Erick Thohir: Sepak Bola Indonesia Sudah Bangkit, Terima Kasih Para Pelatih Garuda

Ketua Umum PSSI Erick Thohir melontarkan satu pernyataan yang langsung menyita perhatian publik sepak bola Tanah Air: sepak bola Indonesia sudah bangkit. Pernyataan itu tidak berdiri sendiri — Erick...

Erick Thohir: Sepak Bola Indonesia Sudah Bangkit, Terima Kasih Para Pelatih Garuda

Ketua Umum PSSI Erick Thohir melontarkan satu pernyataan yang langsung menyita perhatian publik sepak bola Tanah Air: sepak bola Indonesia sudah bangkit. Pernyataan itu tidak berdiri sendiri — Erick sekaligus menyampaikan apresiasi tinggi kepada sederet pelatih yang pernah memegang kendali skuad Garuda, dari Indra Sjafri hingga nama teranyar di kursi pelatih, John Herdman.

Menurut Erick, kebangkitan ini bukan hasil kerja satu orang atau satu era. Ia menyebutnya sebagai proses berjenjang, di mana setiap pelatih menaruh fondasi yang membuat tim nasional terus bergerak naik. Penilaian positif itu ia berikan tanpa membeda-bedakan, baik untuk pelatih lokal maupun pelatih asing yang silih berganti menukangi Merah Putih dalam satu dekade terakhir.

Sejak Erick memimpin PSSI pada Februari 2023, federasi memang gencar melakukan pembenahan — dari tata kelola kompetisi, pembinaan wasit, hingga program naturalisasi. Pernyataan soal kebangkitan ini bisa dibaca sebagai evaluasi atas perjalanan tiga tahun terakhir sekaligus penegasan arah ke depan.

Indra Sjafri dan Fondasi dari Akar Rumput

Nama Indra Sjafri disebut Erick sebagai bagian penting dari perjalanan panjang ini. Pelatih asal Sumatera Barat itu membangun reputasinya dari level usia muda: juara Piala AFF U-19 2013 menjadi bukti awal, jauh sebelum ia mempersembahkan medali emas SEA Games 2023 yang mengakhiri puasa gelar sepak bola Indonesia selama 32 tahun di ajang multievent Asia Tenggara.

Tidak berhenti di situ, Indra juga membawa timnas U-20 menembus putaran final Piala Asia U-20 dan membuka jalan bagi generasi muda Garuda tampil di panggung kontinental. Bagi Erick, kontribusi semacam itu adalah batu pertama dari bangunan besar yang kini mulai terlihat bentuknya.

Estafet Shin Tae-yong hingga John Herdman

Tongkat estafet kemudian berpindah ke Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu mengubah wajah timnas senior secara drastis: Indonesia menembus babak 16 besar Piala Asia 2023 untuk pertama kalinya, melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dan membawa timnas U-23 ke semifinal Piala Asia U-23 2024 hingga nyaris lolos ke Olimpiade Paris.

Peringkat FIFA Merah Putih ikut terdongkrak dari kisaran 170-an ke 130 besar dunia — lonjakan signifikan yang tidak terjadi dalam bertahun-tahun sebelumnya. Setelah masa transisi singkat di bawah Patrick Kluivert, PSSI menunjuk John Herdman, pelatih yang membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022, sebagai nahkoda baru. Erick menilai penunjukan ini sebagai langkah menjaga tren positif, bukan memulai segalanya dari nol.

Herdman sendiri datang dengan rekam jejak mentereng. Ia tercatat sebagai pelatih yang pernah membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara tampil di Piala Dunia — bersama Kanada putri dan Kanada putra. Pengalaman membangun program jangka panjang itulah yang membuat PSSI yakin ia sosok tepat melanjutkan fondasi yang sudah ada.

Angka-Angka di Balik Kata Bangkit

Klaim kebangkitan itu memang punya pijakan data. Dalam tiga tahun terakhir, timnas Indonesia konsisten lolos ke turnamen besar lintas kelompok usia. Timnas U-17 tampil di Piala Dunia U-17 2023 yang digelar di tanah sendiri, tim U-20 dan U-23 rutin menembus putaran final Asia, sementara tim senior kini menjadi kekuatan yang diperhitungkan, bukan lagi sekadar pelengkap di Asia Tenggara.

Dua pilar disebut Erick menjadi kunci: pembinaan usia muda yang berkesinambungan dan kehadiran pemain naturalisasi berkualitas yang mengangkat level kompetisi di dalam skuad. Kombinasi keduanya membuat kedalaman timnas kini jauh lebih baik dibanding satu dekade lalu.

Pesan Erick: Momentum Harus Dijaga

Meski memberi nilai positif, Erick menegaskan bahwa bangkit bukanlah garis finis. Ia meminta seluruh elemen — pelatih, pemain, pengurus, hingga suporter — menjaga momentum agar tren positif tidak berhenti di tengah jalan. Apresiasi untuk para pelatih, katanya, adalah bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa perjuangan masih panjang.

Kini, dengan Herdman memegang kendali starting XI Garuda dan fondasi yang diwariskan dari generasi Indra Sjafri serta Shin Tae-yong, timnas Indonesia memikul satu misi besar: mengubah status dari tim yang baru bangkit menjadi tim yang benar-benar berjaya di panggung Asia, bahkan dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User