Easycash Bersama OJK dan AFTECH Dorong Literasi Keuangan Pemuda Bali
Denpasar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi keuangan digital bagi generasi muda serta pelaku wir
Denpasar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi keuangan digital bagi generasi muda serta pelaku wirausaha lokal. Melalui kolaborasi strategis dengan platform fintech lending Easycash dan Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH), inisiatif ini bertujuan membekali pemuda Bali dengan pemahaman utuh tentang layanan keuangan digital agar mampu mengelola pinjaman secara bijak, menghindari jerat pinjol ilegal, dan memanfaatkan produk keuangan untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro.
Kolaborasi Triple Helix Perkuat Ekosistem Keuangan Digital
Inisiatif literasi yang digelar di Denpasar ini merupakan wujud nyata sinergi triple helix antara regulator, asosiasi industri, dan pelaku usaha. Kepala OJK Provinsi Bali, dalam sambutannya, menekankan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Bali masih perlu ditingkatkan, terutama di segmen digital. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan indeks literasi keuangan Indonesia berada di angka 56,7%, sementara untuk sektor fintech lending hanya menyentuh 22,3%. “Angka ini menjadi alarm bahwa pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan digital, termasuk risiko dan hak-hak konsumen, masih sangat rendah. Kolaborasi dengan Easycash dan AFTECH diharapkan mampu mempercepat peningkatan indeks literasi di Bali,” ujarnya.
Easycash Ambil Peran Edukasi Pinjaman Bertanggung Jawab
Easycash, sebagai platform fintech lending yang telah berizin dan diawasi OJK, memaparkan program-program edukasi yang selama ini dijalankan. Selain menyediakan akses pendanaan cepat bagi masyarakat underbanked, Easycash juga mengedepankan transparansi biaya, suku bunga yang sesuai regulasi (maksimal 0,4% per hari), serta mekanisme penagihan yang manusiawi. “Kami tidak hanya menyalurkan pinjaman, tetapi juga bertanggung jawab memastikan pengguna memahami kewajiban finansialnya. Literasi keuangan adalah fondasi utama agar layanan kami benar-benar memberdayakan,” jelas Public Relations Manager Easycash. Pelaku wirausaha muda yang hadir dalam acara tersebut mengakui bahwa pemahaman tentang legalitas platform dan manajemen utang sangat membantu mereka dalam memutuskan kapan dan bagaimana mengakses pinjaman modal kerja.
AFTECH Soroti Pentingnya Kesadaran Digital Sejak Dini
Perwakilan AFTECH memaparkan roadmap industri fintech yang menitikberatkan pada perlindungan konsumen. Menurut data AFTECH, hingga triwulan II 2026 terdapat 120 platform fintech lending legal yang terdaftar di OJK, sementara ribuan entitas ilegal masih berkeliaran. “Edukasi mengenai pengenalan ciri-ciri pinjol legal—terdaftar di OJK, bunga transparan, serta alamat kantor jelas—harus dilakukan secara masif. Generasi muda adalah pengguna digital native; mereka harus menjadi garda terdepan dalam memilah layanan keuangan yang aman,” tegas perwakilan AFTECH.
Dampak Nyata: Dari Literasi ke Inklusi
OJK Bali mencatat, setelah serangkaian program literasi yang melibatkan pemuda dan UMKM, terjadi peningkatan signifikan jumlah pengaduan konsumen yang melaporkan pinjol ilegal, sekaligus peningkatan jumlah pengguna fintech lending resmi sebesar 18% di Bali pada tahun berjalan. Hal ini menunjukkan bahwa literasi tidak hanya mencegah kerugian, tetapi juga membuka akses pendanaan yang lebih luas bagi sektor produktif. Salah satu peserta, pemilik usaha kerajinan tangan, mengaku awalnya takut menggunakan pinjaman online karena trauma penipuan. “Setelah ikut workshop, saya tahu cara mengecek di website OJK dan sekarang berani mengajukan pinjaman modal di platform yang legal,” katanya.
Proyeksi dan Rekomendasi
OJK Bali berencana memperluas program literasi ini ke kabupaten/kota lain di Bali, sementara Easycash berkomitmen mengintegrasikan modul edukasi interaktif langsung ke dalam aplikasi. Para pengamat menilai, langkah ini menjadi model kolaborasi yang patut direplikasi di daerah lain. Dengan literasi yang kuat, masyarakat tidak hanya terlindungi dari praktik predator, namun juga dapat memaksimalkan potensi ekonomi digital yang diproyeksikan tumbuh 20% pada lima tahun mendatang.
[SOCIAL_TWEET]: OJK Bali, Easycash, dan AFTECH gelar program literasi keuangan digital untuk anak muda dan pelaku UMKM di Bali. Bersama cegah pinjol ilegal dan bangun ekosistem keuangan sehat! #LiterasiKeuangan #FintechLegal #BaliNaikKelas[SOCIAL_TG]: 📢 OJK Bali gandeng Easycash dan AFTECH perkuat literasi keuangan digital pemuda Bali. Cek agenda dan infonya di 👍
Comments (0)