Dwigol Greenwood Bawa Marseille Hancurkan Lens 4-1 di Velodrome

Skor akhir 4-1 untuk kemenangan telak Olympique Marseille atas RC Lens di Stade Vélodrome, Minggu malam (14/5), menjadi panggung sempurna bagi Mason Greenwood. Pemain sayap kanan berusia 22 tahun itu...

Dwigol Greenwood Bawa Marseille Hancurkan Lens 4-1 di Velodrome

Skor akhir 4-1 untuk kemenangan telak Olympique Marseille atas RC Lens di Stade Vélodrome, Minggu malam (14/5), menjadi panggung sempurna bagi Mason Greenwood. Pemain sayap kanan berusia 22 tahun itu mencatatkan dwigol (menit ke-23 dan 67') serta satu assist untuk gol Pierre-Emerick Aubameyang, membuktikan ketajamannya yang kian mematikan di bawah arahan pelatih Roberto De Zerbi.

Statistik Kunci yang Membungkam Lens

Meski Lens sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Elye Wahi di menit ke-8, Marseille langsung merespons dengan dominasi total. Penguasaan bola Les Phocéens mencapai 64% berbanding 36%, dengan 18 tembakan dilepaskan dan 9 di antaranya tepat sasaran (shots on target). Sementara itu, Lens yang memakai formasi 3-4-2-1 hanya mampu mencatatkan 3 shots on target sepanjang laga, menyoroti ketangguhan lini belakang tuan rumah yang dikawal duo Samuel Gigot dan Leonardo Balerdi. Statistik umpan sukses Marseille pun mencolok: 567 dari 631 percobaan (akurasi 90%), menunjukkan kontrol permainan yang nyaris tanpa cela.

Starting XI Berani dan Taktik De Zerbi yang Cair

De Zerbi menurunkan starting XI ofensif dengan formasi dasar 4-2-3-1 yang kerap bertransformasi menjadi 3-2-5 saat menyerang. Greenwood ditempatkan di sayap kanan, bebas bergerak ke dalam untuk menciptakan situasi dua lawan satu bersama Aubameyang yang menjadi ujung tombak. Di belakang mereka, Amine Harit dan Geoffrey Kondogbia menjadi motor serangan dari lini kedua. Sementara itu, Lens mengandalkan kecepatan Wahi dan Florian Sotoca, tetapi kehilangan keseimbangan setelah kartu merah Kevin Danso di menit ke-54 akibat pelanggaran keras pada Greenwood yang dikonfirmasi VAR.

Gol penyama kedudukan Marseille terjadi di menit ke-23: umpan terobosan Kondogbia berhasil dikontrol Greenwood dengan sentuhan pertama sempurna, lalu melewati Adrien Thomasson sebelum melepaskan tendangan melengkung ke tiang jauh yang tak terjangkau Brice Samba. Proses gol itu sempat dicek VAR untuk potensi offside, tetapi teknologi garis gawang dan tayangan ulang memastikan Greenwood berada dalam posisi onside. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Kartu Merah dan Pesta Greenwood

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Marseille meningkat. Di menit ke-54, Danso yang menjadi bek terakhir melanggar Greenwood saat tinggal berhadapan dengan kiper. Wasit Clément Turpin awalnya hanya memberikan kartu kuning, tetapi setelah tinjauan VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah langsung. Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan: di menit ke-62, Greenwood mengirimkan umpan silang mendatar dari sisi kanan yang disambar Aubameyang untuk mengubah skor menjadi 2-1. Assist itu adalah yang kelima bagi Greenwood di Ligue 1 musim ini.

Dwigolnya sendiri disempurnakan di menit ke-67 melalui serangan balik cepat. Menerima bola dari Amine Harit, Greenwood menusuk ke kotak penalti, mengecoh dua bek, dan melepaskan tembakan rendah ke pojok kiri gawang. Samba tak berdaya, dan skor menjadi 3-1. Gol keempat Marseille dicetak oleh pengganti, Ismaïla Sarr, di menit ke-83 memanfaatkan kemelut di depan gawang Lens yang sudah kehilangan struktur. Clean sheet memang tidak tercapai bagi Pau López, tetapi tiga poin membuat Marseille tetap dalam jalur Liga Champions.

"Mason menunjukkan kualitas yang sudah kami kenal sejak kedatangannya. Bukan hanya gol, tetapi juga pergerakan tanpa bola dan kemauan membantu pertahanan. Ini performa yang kami harapkan terus berlanjut," ujar De Zerbi dalam konferensi pers usai laga.

Dengan tambahan dua gol, Greenwood kini mengoleksi 11 gol dan 5 assist dalam 24 penampilan liga musim ini, menjadikannya salah satu pemain tersubur di Prancis. Jika mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin ia akan masuk dalam radar tim nasional Inggris kembali. Sementara bagi Marseille, kemenangan ini mempertegas status mereka sebagai penantang serius di papan atas klasemen Ligue 1, dengan serangan yang kian terasah tajam berkat kontribusi langsung dari rekrutan kontroversial mereka yang perlahan berubah menjadi idola baru Vélodrome.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User