Dramatis! Janice Tjen Tumbangkan Golubic di Babak Kedua Cincinnati Open

Skor akhir 4-6, 6-3, 7-5 membuat Janice Tjen melangkah ke babak ketiga Cincinnati Open 2026 setelah pertarungan sengit melawan Viktorija Golubic yang berlangsung selama dua jam 11 menit. Petenis Indon...

Dramatis! Janice Tjen Tumbangkan Golubic di Babak Kedua Cincinnati Open

Skor akhir 4-6, 6-3, 7-5 membuat Janice Tjen melangkah ke babak ketiga Cincinnati Open 2026 setelah pertarungan sengit melawan Viktorija Golubic yang berlangsung selama dua jam 11 menit. Petenis Indonesia itu harus berkeringat darah sejak menit ke-12 pertandingan ketika Golubic langsung mengamankan break point pertama lewat backhand slice yang mendarat di sudut mati. Namun, seperti komentator lapangan sering bilang, ini adalah tenis — bukan sprint, melainkan maraton. Tjen membuktikan mentalitas baja dengan membalikkan keadaan di set penentuan yang penuh drama.

Golubic Mendominasi Awal dengan Formasi Agresif

Petenis Swiss itu keluar dari lorong dengan formasi serve-and-volley klasik yang jarang ditemui di era modern. Di menit ke-28, Golubic sudah unggul 4-1 di set pertama berkat tiga kali shots on target berupa volley winner yang tak bisa dijangkau Tjen. Data menunjukkan penguasaan permainan — atau bisa kita sebut penguasaan bola dalam adaptasi tenis — milik Golubic mencapai 64 persen di 30 menit awal. Tjen terlihat frustrasi, mencatat 14 unforced errors dibandingkan hanya delapan winners. Kartu kuning tak terlihat di tenis, tapi wasit memberikan peringatan verbal kepada bench Tjen karena coaching violation di menit ke-41, menambah tekanan mental sang petenis muda. Golubic menutup set pertama 6-4 dengan ace yang bersih, seperti mencatatkan clean sheet di game terakhir tanpa rally sama sekali.

Tjen Lakukan Reset Taktik di Set Kedua

Masuk menit ke-72, Tjen tampak seperti petenis berbeda. Pelatihnya di bench melakukan rotasi strategis — meminta Tjen mundur dua meter dari baseline dan beralih ke formasi counter-punching defensif. Hasilnya? Di menit ke-85, Tjen mencatatkan hat-trick berturut-turut berupa tiga winners forehand crosscourt yang memaksa Golubic berlari dari tiang ke tiang. Break point pertama Tjen tercipta di game keenam, dan ia konversi dengan sempurna lewat passing shot yang seakan mendapat assist dari sinar matahari sore yang mengganggu visi Golubic. Skor 6-3 di set kedua memaksa pertandingan ke set penentuan, dengan Tjen mencatatkan peningkatan drastis: first serve percentage naik dari 48 persen menjadi 71 persen, sementara shots on target berupa winners melonjak menjadi 22.

Drama Set Penentuan dan Momen Ke-127

Set ketiga adalah perang nerve. Kedua petenis saling tukar break di game ketiga dan keempat, membuat skor berimbang 2-2. Di menit ke-127 pertandingan — ya, hampir dua jam penuh — terjadi momen paling kontroversial. Golubic mengklaim bola Tjen keluar di garis baseline saat break point, tapi VAR berupa sistem Hawk-Eye memutuskan bola mendarat 2 milimeter di dalam garis. Keputusan itu seperti offside yang diperiksa di sepak bola: Golubic menggelengkan kepala, Tjen menghela napas lega. Momentum sepenuhnya berpindah. Di menit ke-118, Tjen memimpin 5-4 dan memegang match point di servis Golubic. Petenis Swiss menyelamatkan satu poin lewat dropshot cantik, tapi Tjen tak gentar. Match point kedua di menit ke-131 berakhir dengan backhand error Golubic yang melebar. Tjen menjatuhkan raket, menutup wajah dengan kedua tangan, merayakan kemenangan dramatisnya.

Dari sisi statistik, Tjen menutup pertandingan dengan 34 winners dan 28 unforced errors, sementara Golubic mencatat 29 winners tapi 31 unforced errors. Tjen juga lebih dominan di net dengan 78 persen konversi volley — data yang menunjukkan perubahan taktik di tengah pertandingan berhasil total. Dengan kemenangan ini, Tjen melangkah ke babak ketiga dan akan menghadapi unggulan ketiga turnamen. Starting XI strategi Tjen mungkin tak terlihat, tapi rotasi taktis dan mentalitas comeback-nya layak dapat standing ovation.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User