Isyana/Rinjani Gasak Lawan dalam Dua Gim Lurus ke 16 Besar

Skor akhir 21-18, 21-15 dalam durasi 38 menit. Ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melenggang ke babak kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menuntaskan perlawanan pas...

Isyana/Rinjani Gasak Lawan dalam Dua Gim Lurus ke 16 Besar

Skor akhir 21-18, 21-15 dalam durasi 38 menit. Ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melenggang ke babak kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menuntaskan perlawanan pasangan unggulan ke-12 asal Denmark dengan performa taktis yang matang. Laga yang digelar di Istora Senayan ini langsung meledak sejak menit ke-3 ketika Rinjani melepaskan smash tajam dari belakang court yang membuka keunggulan 3-1.

Duet muda Indonesia ini tampil dengan formasi agresif yang jarang mereka perlihatkan di level internasional. Isyana menguasai area depan net dengan ketepatan shots on target mencapai 78 persen pada gim pertama, sementara Rinjani bertindak sebagai finisher dari rear court. Kombinasi ini membuat lawan kesulitan membaca rotasi mereka, terutama saat transisi defense-to-attack yang dieksekusi dalam hitungan detik.

Gim Pertama: Tekanan Mental di Rally Panjang

Memasuki menit ke-12, skor masih terpaut tipis 8-7 untuk keunggulan Denmark. Namun momentum berubah saat Isyana menciptakan assist melalui drive rendah yang memaksa lawan mengangkat shuttlecock setinggi dada. Rinjani menyambut dengan jump smash 325 km/jam ke sisi backhand lawan—poin clean yang membuka rentetan 5 poin beruntun. Indonesia kemudian memimpin interval 11-8.

Setelah jeda, penguasaan bola—dalam konteks penguasaan shuttlecock dan ritme rally—berpihak sepenuhnya pada Isyana/Rinjani. Mereka memperkecil kesalahan sendiri (unforced errors) dari 4 menjadi hanya 1 di 10 poin terakhir. Pada menit ke-23, Rinjani menutup gim pertama 21-18 dengan crosscourt dropshot yang mendarat sempurna di garis depan.

Gim Kedua: Dominasi Rotasi dan Net Play

Denmark mencoba bangkit dengan meningkatkan tempo clearings, tetapi starting pair Indonesia sudah membaca pola tersebut. Isyana beberapa kali melakukan anticipasi di depan net, menciptakan winner-winner cepat yang membuat skor melambung 6-2 pada awal gim kedua. Statistik menunjukkan shots on target dari sektor net Indonesia mencapai 14 dari 18 percobaan, angka yang luar biasa untuk standar ganda putri level dunia.

Di menit ke-31, terjadi rally terpanjang dalam pertandingan—41 pukulan—yang berakhir dengan assist berupa lifting presisi dari Isyana ke sudut sempit, diikuti parallel smash dari Rinjani. Poin itu membawa skor menjadi 17-12 dan sekaligus mematahkan semangat lawan. Beberapa menit kemudian, pada menit ke-38, Isyana menutup pertandingan dengan service error lawan yang gagal dikembalikan. Skor akhir 21-15 di gim kedua.

"Hari ini kami bermain dengan disiplin formasi yang tinggi. Isyana sangat brilian di depan net dan Rinjani menunjukkan kualitas smash yang kami latih selama tiga bulan terakhir. Kemenangan ini bukan akhir, karena lawan berikutnya akan jauh lebih berat," ujar pelatih kepala ganda putri usai pertandingan.

Laga Berikutnya: Duel Sesama Merah-Putih Lawan Rachel/Febi

Dengan kemenangan ini, Isyana/Rinjani berhak melaju ke babak 16 besar dan akan berhadapan dengan sesama wakil Indonesia, Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum. Pertarungan sesama negara ini diprediksi bakal berlangsung sengit mengingat kedua pasangan saling kenal matang dan sering bertemu di sesi latihan nasional.

Dari sisi data, Rachel/Febi memiliki keunggulan head-to-head 3-1 atas Isyana/Rinjani di level senior. Namun performa terkini menunjukkan Isyana/Rinjani sedang dalam tren positif dengan clean sheet—dalam artian kemenangan straight games—di dua turnamen berturut-turut. Jika mereka mampu mempertahankan penguasaan bola di depan net dan konsistensi shots on target di atas 75 persen, peluang untuk membalikkan catatan head-to-head terbuka lebar.

Pertandingan melawan Rachel/Febi dijadwalkan berlangsung Kamis besok. Penggemar bulu tangkis Tanah Air tentu akan disuguhi derby merah-putih yang penuh taktik dan emosi di ajang paling prestisius ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User