Belanda Susah Payah Tundukkan Senegal 2-0

Skor akhir 2-0 untuk Belanda. Dua gol di pengujung laga memastikan tiga poin perdana Oranje di Grup A Piala Dunia 2022, meski Senegal tampil solid selama lebih dari 80 menit di Stadion Al Thumama, Doh...

Belanda Susah Payah Tundukkan Senegal 2-0

Skor akhir 2-0 untuk Belanda. Dua gol di pengujung laga memastikan tiga poin perdana Oranje di Grup A Piala Dunia 2022, meski Senegal tampil solid selama lebih dari 80 menit di Stadion Al Thumama, Doha, Senin (21/11/2022). Starting XI Belanda mengusung formasi 3-4-1-2 racikan Louis van Gaal, sementara Aliou Cissé menurunkan 4-3-3 dengan Ismaila Sarr dan Krépin Diatta mengapit Boulaye Dia di lini depan. Statistik penguasaan bola menunjukkan dominasi Belanda di angka 54% berbanding 46%, namun shots on target justru lebih banyak dicatatkan Senegal dengan empat tembakan tepat sasaran dari total 15 percobaan, sedangkan Belanda hanya mencatatkan tiga dari sepuluh tembakan sepanjang 90 menit. Ini bukan kemenangan nyaman—ini kerja keras yang baru terbayar di menit-menit kritis.

Babak Pertama: Kebuntuan dan Disiplin Senegal

Sejak peluit pertama dibunyikan, Belanda langsung mengambil inisiatif membangun serangan dari lini belakang melalui Virgil van Dijk dan Nathan Aké yang aktif mengirimkan umpan diagonal ke sayap. Frenkie de Jong beroperasi sebagai deep-lying playmaker, mendikte tempo dari lini tengah. Namun, pressing tinggi yang diterapkan Senegal berulang kali mematahkan transisi Belanda. Menit ke-16, Ismaila Sarr nyaris membuka skor setelah melewati kawalan Jurriën Timber dan melepaskan tendangan menyilir tipis di sisi kanan gawang Andries Noppert. Senegal justru tampil lebih mengancam lewat skema serangan balik cepat. Menit ke-25, tendangan voli Boulaye Dia dari umpan silang Youssouf Sabaly masih dapat dimentahkan lini pertahanan. Belanda kesulitan menembus blok rendah Senegal—Cody Gakpo yang dipasang sebagai second striker bersama Vincent Janssen minim suplai bola bersih. Babak pertama ditutup tanpa gol, dengan statistik tembakan 7-5 untuk Senegal.

Babak Kedua: Gol Telat dan Momentum yang Berbalik

Memasuki babak kedua, Van Gaal memasukkan Memphis Depay menggantikan Janssen untuk menambah daya gedor. Perubahan mulai terlihat: Belanda lebih sering melakukan kombinasi satu-dua di area sepertiga akhir. Menit ke-64, peluang terbuka lewat tendangan kaki kanan Steven Berghuis dari luar kotak penalti, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Edouard Mendy. Senegal bukan tanpa ancaman—menit ke-73, sundulan Papa Gueye dari tendangan sudut memaksa Noppert melakukan penyelamatan gemilang. Ketegangan pecah di menit ke-84: Umpan terobosan Frenkie de Jong menemukan pergerakan cerdas Cody Gakpo yang mengecoh kiper Mendy dengan tandukan terarah ke tiang jauh. Gol pertama lahir dari assist De Jong yang mendikte sepanjang laga dengan 87% akurasi umpan. Masuk menit injury time, tepatnya 90+9’, Davy Klaassen menggandakan keunggulan lewat rebound liar setelah sepakan Memphis Depay ditepis Mendy. VAR sempat memeriksa potensi offside, namun gol dinyatakan sah. Skor akhir 2-0.

Analisis Pemain Kunci dan Catatan Pertandingan

Frenkie de Jong layak dinobatkan sebagai pemain terbaik laga ini. Gelandang Barcelona tersebut mencatatkan 94 sentuhan bola, 87% akurasi umpan, dan satu assist krusial yang membuka kebuntuan. Di sisi lain, Edouard Mendy melakukan tiga penyelamatan penting meski dua kali harus memungut bola dari gawangnya sendiri. Lini belakang Belanda yang dikawal Van Dijk mencatatkan clean sheet perdananya di turnamen ini—sebuah modal berharga sebelum menghadapi Ekuador yang juga meraih kemenangan identik atas Qatar. Bagi Senegal, absennya Sadio Mané akibat cedera benar-benar terasa. Kreasi peluang lebih banyak bertumpu pada Sarr dan Diatta yang kerap kehilangan momentum di sepertiga akhir.

"Kami tahu Senegal akan menyulitkan. Disiplin mereka luar biasa. Saya harus mengubah pendekatan di babak kedua dan bersyukur para pemain merespons dengan baik. Tiga poin pertama selalu krusial di fase grup," ujar Louis van Gaal seusai pertandingan.

Dengan hasil ini, Belanda memuncaki klasemen sementara Grup A, unggul produktivitas gol identik dari Ekuador di peringkat kedua. Perjalanan masih panjang, namun angka di papan skor sudah diukir. Laga berikutnya menghadapi Ekuador akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi armada Van Gaal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User