Argentina Menang Dramatis 3-2 Atas Tanjung Verde di Miami

Skor akhir 3-2 untuk kemenangan dramatis Argentina atas Tanjung Verde di Stadion Miami pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Minggu (4/7/2026) dini hari WIB. Namun, siapa sangka, La Albiceleste harus ...

Argentina Menang Dramatis 3-2 Atas Tanjung Verde di Miami

Skor akhir 3-2 untuk kemenangan dramatis Argentina atas Tanjung Verde di Stadion Miami pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Minggu (4/7/2026) dini hari WIB. Namun, siapa sangka, La Albiceleste harus berkeringat darah hingga menit akhir untuk membungkam keberanian skuad Blue Sharks yang hampir memaksakan perpanjangan waktu. Menit ke-68, Sidny Lopes Cabral, penggawa bernomor punggung 13, melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang merobek gawang Argentina, mencetak gol kedua Tanjung Verde dan menyamakan kedudukan 2-2 di hadapan 67.000 penonton yang terpaku.

Pertandingan yang dihelat di Miami Gardens, Florida, ini langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak wasit meniup peluit panjang. Argentina yang tampil dengan formasi 4-3-3 klasik langsung menggempur pertahanan Tanjung Verde yang memasang starting XI dengan formasi 5-4-1 low block. Penguasaan bola Albiceleste mencapai 68 persen pada 45 menit pertama, dengan shots on target sebanyak lima kali berbanding satu. Namun, keunggulan justru didapat Elang Biru Afrika ketika serangan balik cepat di menit ke-34 berbuah gol pembuka usai umpan silang dari sayap kiri disambut tandukan striker andalan Tanjung Verde.

Babak Pertama: Dominasi Argentina dan Kejutan Tanjung Verde

Menit ke-12, Argentina membuka keran gol. Sebuah umpan terobosan dari lini tengah menemui striker andalan di kotak penalti, yang dengan dingin melesatkan bola ke sudut bawah gawang. 1-0. Tuan rumah Amerika Selatan itu terus menekan, dengan tiki-taka khas di area final third. Namun, formasi bertengger Tanjung Verde dengan lima bek dan dua gelandang bertahan berhasil memacetkan ruang gerak nomor 10 Argentina.

Kartu kuning pertama keluar di menit ke-28 setelah tekel keras bek tengah Tanjung Verde menghentikan serangan cepat di sisi sayap. VAR sempat meninjau insiden tersebut, namun wasit memutuskan tidak ada penalti. Menit ke-34, kejutan besar terjadi. Tanjung Verde melancarkan transisi ofensif dalam tiga sentuhan, melewati pressing tinggi Argentina, dan umpan silang dari sayap kiri berhasil disambut tandukan presisi untuk membobol gawang kiper Argentina. Skor berubah 1-1. Argentina tampak frustrasi, dan di menit ke-45+1, mereka akhirnya kembali unggul lewat eksekusi set piece yang dimanfaatkan dengan sempurna oleh sang kapten untuk membawa skor 2-1 di akhir babak pertama.

Babak Kedua: Sidny Lopes Cabral Bikin Stadion Miami Bergemuruh

Masuk babak kedua, Tanjung Verde tak gentar. Mereka justru menaikkan intensitas pressing di tengah lapangan. Argentina masih menguasai penguasaan bola secara keseluruhan hingga 64 persen, namun ritme permainan mulai terpecah. Menit ke-56, Tanjung Verde melakukan substitusi ganda untuk memperkuat lini serang. Dampaknya terasa lima menit kemudian ketika sebuah serangan balik memaksa kiper Argentina melakukan penyelamatan spektakuler.

Lalu datanglah momen magis menit ke-68. Sidny Lopes Cabral menerima umpan tarik dari rekan setim di tepi kotak penalti. Dengan kontrol bola pertama yang sempurna, Cabral memutar badan dan melepaskan tendangan kaki kanan ke gawang. Bola meluncur kencang melewati celah kaki bek dan kiper Argentina sebelum bersarang di pojok kanan bawah. Gol! Kedudukan 2-2! Cabral merayakan gol keduanya di turnamen ini dengan berlari ke sudut lapangan, disambut sorak gila penonton netral yang terkesima dengan keberanian tim underdog. Assist untuk gol tersebut dicatatkan atas nama gelandang serang Tanjung Verde yang memenangkan duel kedua di lini tengah sebelum memberikan umpan terobosan.

Argentina terkejut. Messi dan kawan-kawan meningkatkan tempo. Menit ke-74, tendangan bebas Messi dari jarak 22 meter nyaris masuk, namun tiang gawang menyelamatkan Tanjung Verde. Shots on target Argentina meningkat drastis menjadi delapan kali, sementara Tanjung Verde memiliki empat kali tembakan tepat sasaran. Tekanan demi tekanan dilancarkan, dengan sayap kanan dan kiri Argentina terus mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti.

Momen Krusial dan Statistik Akhir Pertandingan

Menit ke-89, ketika pertandingan seolah akan menuju perpanjangan waktu, Argentina akhirnya menemukan celah. Sebuah umpan silang dari sayap kiri berhasil diantisipasi oleh striker pengganti yang menyundul bola dengan kepala ke arun tiang jauh. Kipert Tanjung Verde sempat menyentuh bola, namun daya sundulan terlalu keras. Skor akhir 3-2 untuk Argentina. Kejutan besar dari Tanjung Verde harus terhenti di babak 32 besar.

Dari sisi statistik, penguasaan bola akhir pertandingan menunjukkan dominasi Argentina dengan 66 persen berbanding 34 persen milik Tanjung Verde. Namun, shots on target kedua tim cukup imbang, delapan untuk Argentina dan lima untuk Tanjung Verde. Tanjung Verde juga mencatatkan dua kartu kuning akibat tekel-tekel keras untuk menghentikan serangan, sementara Argentina bersih dari catatan kartu. Clean sheet pun tak berhasil diraih kedua kiper setelah masing-masing kebobolan dua dan tiga gol.

"Kami bangga dengan perjuangan anak-anak hari ini. Melawan juara dunia, kami tidak hanya bertahan, tapi kami menyerang dan membuat mereka ketar-ketir. Sidny Lopes Cabral tampil luar biasa, gol kedua kami adalah bukti kualitas tim ini," ucap pelatih kepala Tanjung Verde usai laga.

Argentina memang lolos ke babak 16 besar, tetapi kemenangan ini datang dengan harga mahal. Mereka harus bekerja ekstra keras dan hampir dipermalukan oleh tim dari Afrika Barat. Sementara itu, meski tersingkir, Tanjung Verde pulang dengan kepala tegak setelah memberikan salah satu pertandingan paling dramatis di Piala Dunia 2026. Bagi Sidny Lopes Cabral, golnya di menit ke-68 akan abadi sebagai momen ketika seorang pemain nomor punggung 13 berhasil mengguncang fondasi juara dunia di tengah malam Miami.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User