Alexis Mac Allister Bawa Argentina Unggul 1-0 atas Swiss
Argentina menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Swiss dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Bank of America Stadium, Charlotte, Minggu (12/7/2026) dini hari WIB. Al...
Argentina menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Swiss dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Bank of America Stadium, Charlotte, Minggu (12/7/2026) dini hari WIB. Alexis Mac Allister mencetak gol penentu pada menit ke-32.
Dominasi Argentina di Separuh Waktu
Sejak peluit pertama dibunyikan, La Albiceleste langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 yang dimainkan pelatih Lionel Scaloni terbukti efektif mengurung pertahanan Swiss yang mengandalkan formasi 3-5-2. Lionel Messi, meski dijaga ketat oleh Granit Xhaka dan Manuel Akanji, mampu melepaskan sejumlah umpan kunci yang membahayakan gawang Yann Sommer.
Gol yang dinanti akhirnya lahir pada menit ke-32. Bermula dari tusukan Nahuel Molina di sisi kanan, bola dialirkan ke Enzo Fernandez di lini tengah. Gelandang Chelsea itu kemudian melepaskan umpan terobosan kepada Alexis Mac Allister yang berdiri bebas di luar kotak penalti. Tanpa pikir panjang, Mac Allister melepaskan tendangan mendatar kaki kanan yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang. Sommer yang sempat bergerak ke arah yang salah tak mampu menjangkau bola. Skor 1-0 untuk Argentina.
Itu adalah tembakan keempat tepat sasaran Argentina dari total delapan percobaan di babak pertama. Sebaliknya, Swiss hanya mencatatkan satu shots on target dari tiga upaya mereka. Statistik penguasaan bola menunjukkan dominasi Argentina dengan 61% berbanding 39% milik Swiss. Argentina juga unggul dalam sepak pojok (5 vs 2) dan jumlah operan sukses (298 vs 183).
Swiss Mengejutkan Lewat Serangan Balik
Meski kalah dalam penguasaan bola, Swiss bukan tanpa peluang. Breel Embolo nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-27 ketika ia lolos dari jebakan offside dan menerima umpan panjang dari Xhaka. Namun, tendangan Embolo dari jarak dekat berhasil diblok oleh Emiliano Martinez yang keluar cepat dari sarangnya. Itu adalah satu-satunya momen serius dari Swiss sepanjang babak pertama.
Pelatih Murat Yakin tampak frustrasi di tepi lapangan. Formasi 3-5-2 yang diterapkannya sejatinya bertujuan untuk mematikan kreativitas Messi dan memberikan keleluasaan pada wing-back Ricardo Rodriguez dan Silvan Widmer untuk menusuk. Sayangnya, Rodriguez dan Widmer terlalu sibuk membantu pertahanan sehingga dukungan untuk lini depan terbatas.
Swiss juga kehilangan momentum setelah kartu kuning pertama pertandingan diterima oleh Manuel Akanji pada menit ke-40. Bek Manchester City itu terpaksa melanggar Messi yang sedang merangsek masuk ke kotak penalti. Hasilnya, tendangan bebas yang dilayangkan Messi masih membentur mistar gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan.
Analisis Taktik: Kunci di Lini Tengah
Pertarungan di lini tengah menjadi faktor penentu jalannya pertandingan. Trio Argentina yang dihuni Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul, dan Alexis Mac Allister tampil solid dalam menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. De Paul secara khusus berperan sebagai "jembatan" yang menghubungkan lini belakang dengan Messi, sementara Mac Allister lebih agresif menusuk ke area pertahanan lawan.
Di kubu Swiss, Xhaka dan Remo Freuler kewalahan menghadapi pressing tinggi Argentina. Xhaka, yang biasanya menjadi playmaker utama, kehilangan bola sebanyak 6 kali dan hanya mencatat persentase operan sukses 79%. Jauh dari standar normalnya. Swiss juga gagal memanfaatkan kelemahan potensial Argentina di sektor bek kiri yang dijaga Nicolas Tagliafico, karena Widmer lebih sering berada di area bertahan.
Dari segi pelanggaran, pertandingan berlangsung cukup keras. Argentina mencatat 9 pelanggaran, sementara Swiss melakukan 11 pelanggaran. Selain kartu kuning Akanji, wasit juga sempat memberikan peringatan kepada Cristian Romero setelah tekel keras terhadap Embolo pada menit ke-23.
Statistik Babak Pertama
Berikut ringkasan statistik pertandingan babak pertama antara Argentina dan Swiss:
Penguasaan Bola: Argentina 61% - 39% Swiss
Total Tembakan: Argentina 8 (4 tepat sasaran) - 3 (1 tepat sasaran) Swiss
Sepak Pojok: Argentina 5 - 2 Swiss
Offside: Argentina 2 - 1 Swiss
Pelanggaran: Argentina 9 - 11 Swiss
Kartu Kuning: Argentina 0 - 1 Swiss (Akanji 40')
Kartu Merah: 0
Argentina perlu mempertahankan fokus dan tidak mengulangi kesalahan seperti di pertandingan sebelumnya. Swiss dipastikan akan meningkatkan intensitas serangan di babak kedua dengan kemungkinan memasukkan Haris Seferovic untuk menambah daya gedor. Pertahanan Argentina yang dikomandoi Cristian Romero dan Nicolas Otamendi harus lebih disiplin menghadapi umpan silang yang menjadi senjata Swiss. Duel seru masih menanti.
Baca juga:
Comments (0)