Akademi Persib Bandung Taklukkan Putri JP Jakarta 2-1, Melaju ke Final
Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, menjadi saksi perjuangan sengit dua tim muda berbakat saat Akademi Persib Bandung sukses mengamankan tiket final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Dala...
Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, menjadi saksi perjuangan sengit dua tim muda berbakat saat Akademi Persib Bandung sukses mengamankan tiket final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Dalam duel semifinal U-18 yang berlangsung Sabtu (11/7/2026), skuat muda berjuluk Maung Ngora ini berhasil meredam agresivitas Putri JP Jakarta dengan skor akhir 2-1. Pertandingan yang menyajikan tempo tinggi sejak menit awal ini menampilkan adu strategi dan mental baja dari kedua kubu.
Jalannya Pertandingan: Drama di Supersoccer Arena
Begitu peluit babak pertama dibunyikan, Akademi Persib Bandung yang mengenakan jersey putih-biru khas langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi ofensif yang diterapkan pelatih berbuah manis di menit ke-17. Lewat skema serangan balik cepat yang dibangun dari lini tengah, seorang gelandang serang melepaskan umpan terobosan yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh striker mereka. Tendangan mendatar ke sudut kiri gawang tak mampu dijangkau kiper Putri JP Jakarta, membuat skor berubah menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Putri JP Jakarta yang tampil dengan jersey merah khas meningkatkan intensitas tekanan. Penguasaan bola mereka mencapai 54% sepanjang babak pertama, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala. Dari 4 shots on target yang dilepaskan, sebagian besar mampu dimentahkan oleh kiper Akademi Persib yang tampil prima. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan.
Babak Kedua: Gol Cepat dan Pertahanan Kokoh
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin memanas. Putri JP Jakarta yang jelas tak ingin menyerah berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-52. Berawal dari eksekusi tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Akademi Persib, bola liar di kotak penalti disambar oleh pemain depan mereka. Skor pun berubah imbang 1-1, memicu perayaan dari bench tim ibu kota.
Namun, euforia Putri JP tak berlangsung lama. Hanya berselang tujuh menit, tepatnya di menit ke-59, Akademi Persib kembali unggul. Gol kedua lahir dari situasi sepak pojok. Bola kiriman dari sisi kiri disambut oleh sundulan bek tengah yang naik membantu serangan, mengubah skor menjadi 2-1. Gol ini menjadi pukulan telak bagi mental pemain Putri JP.
Di sisa waktu, Akademi Persib bermain lebih disiplin dengan menurunkan blok pertahanan. Statistik menunjukkan, total penguasaan bola Akademi Persib hanya 42% sepanjang laga, namun efektivitas serangan balik mereka sangat klinis dengan 5 shots on target. Di sisi lain, Putri JP Jakarta yang mendominasi penguasaan bola hingga 58% justru kesulitan menembus rapatnya barisan belakang lawan.
Analisis Taktik dan Pemain Kunci
Kemenangan Akademi Persib tak lepas dari kedisiplinan formasi yang diterapkan. Transisi bertahan-ke-menyerang yang cepat menjadi senjata utama mereka meredam dominasi penguasaan bola lawan. Gelandang bertahan Akademi Persib tampil sebagai motor pemutus serangan dengan mencatatkan beberapa tekel sukses dan intersep krusial.
Sementara itu, Putri JP Jakarta harus mengakui keunggulan lawan meski secara statistik mereka lebih banyak menciptakan peluang. Kegagalan memanfaatkan peluang emas, termasuk satu kali kesempatan emas yang membentur mistar gawang di menit ke-72, menjadi penyesalan tersendiri. Kartu kuning yang diterima salah satu bek mereka di menit ke-81 akibat pelanggaran keras juga menandakan frustrasi yang mulai melanda tim.
Skema counter-attack yang diterapkan Akademi Persib terbukti menjadi kunci sukses. Dari lima peluang yang berhasil diciptakan, dua gol berhasil disarangkan, menunjukkan tingkat konversi yang sangat tinggi. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa dominasi penguasaan bola tak selalu berbuah kemenangan jika tak diimbangi klinisnya penyelesaian akhir.
Dengan hasil ini, Akademi Persib Bandung akan bersiap menghadapi laga puncak yang dijadwalkan berlangsung keesokan harinya, Minggu (12/7/2026). Sementara bagi Putri JP Jakarta, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga dalam mengelola mentalitas dan efisiensi serangan. Final HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-18 dipastikan akan menyajikan duel tak kalah sengit antara Akademi Persib melawan pemenang semifinal lainnya.
Baca juga:
Comments (0)