Adhyaksa FC Kandaskan PSMS Medan 2-1 di Deli Serdang
Skor akhir 2-1 mewarnai kemenangan dramatis Adhyaksa FC atas PSMS Medan dalam lanjutan Grup Barat Pegadaian Championship 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Sabt...
Skor akhir 2-1 mewarnai kemenangan dramatis Adhyaksa FC atas PSMS Medan dalam lanjutan Grup Barat Pegadaian Championship 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Sabtu (25/4/2026), menyajikan pertarungan intens sejak menit awal. Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Rizky Dwi Febrianto dan Bayu Gatra, sementara PSMS sempat menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Dimas Drajad.
Starting XI Adhyaksa FC yang diturunkan pelatih Eduardo Almeida langsung tampil menggebrak. Formasi 4-2-3-1 andalan dengan duet gelandang bertahan Finky Pasamba dan Dave Mustaine memberi keseimbangan. Di lini depan, bomber asing Rafael Silva menjadi ujung tombak didukung trisula Aldi Al Achya, Rizky Dwi, dan Bayu Gatra. Sementara itu, PSMS Medan mengandalkan skema 4-4-2 klasik dengan Dimas Drajad dan Giorgino Abraham di lini depan.
Dominasi Babak Pertama dan Gol Cepat Adhyaksa
Menit ke-7, kejutan terjadi. Umpan terobosan Bayu Gatra dari sisi kiri berhasil dituntaskan Rizky Dwi Febrianto lewat sepakan mendatar ke tiang jauh. Skor 0-1 untuk Adhyaksa FC. Gol ini menjadi titik balik kepercayaan diri tim tamu yang terus mengurung pertahanan PSMS. Hingga menit ke-25, penguasaan bola Adhyaksa mencapai 58% dengan lima tembakan tepat sasaran.
Namun, PSMS Medan perlahan bangkit. Menit ke-31, bek Adhyaksa, M. Alwi Slamat, melakukan pelanggaran keras di kotak terlarang terhadap Abraham. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR. Dimas Drajad sukses mengecoh kiper Fahri Albar dan menyamakan skor 1-1. Gol ini membakar semangat Ayam Kinantan. Hingga turun minum, kedua tim saling jual beli serangan, namun tak ada gol tambahan.
Babak Kedua Penuh Drama dan Gol Penentu
Memasuki babak kedua, Adhyaksa FC memasukkan gelandang serang Rezam Baskoro untuk menambah daya gedor. Perubahan ini membuahkan hasil. Menit ke-63, umpan silang Rizky Dwi dari sisi kanan disambar tandukan keras Bayu Gatra yang tak mampu dihalau kiper PSMS, M. Ridwan. Skor berubah 1-2. Tertinggal, PSMS meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-78, peluang emas didapat Abraham namun tendangannya membentur mistar.
Ketegangan memuncak pada menit ke-84 saat pemain PSMS, Rendi Irwan, menerima kartu merah langsung setelah tekel berbahaya terhadap Dave Mustaine. Keputusan wasit kembali diperkuat VAR. Bermain dengan 10 orang, PSMS tetap menekan namun kehilangan organisasi. Adhyaksa FC dengan cerdik memainkan ritme, mencatat total 13 shots on target berbanding 8 milik tuan rumah. Hingga peluit panjang, kedudukan 1-2 bertahan.
Statistik dan Reaksi Pelatih
Secara statistik, Adhyaksa FC unggul penguasaan bola 52% - 48% dan lebih efektif dalam penyelesaian akhir. Meski PSMS mencatat 12 pelanggaran dan 3 kartu kuning, tekanan di sepertiga akhir lapangan masih kurang tajam. Kemenangan ini membuat Adhyaksa FC naik ke peringkat 2 klasemen sementara Grup Barat dengan 34 poin, mendekati pemuncak klasemen Persiraja Banda Aceh.
"Saya sangat bangga dengan mental pemain. Mereka menunjukkan karakter setelah gol penalti lawan. Kemenangan ini penting untuk jalur promosi,"ujar Eduardo Almeida dalam konferensi pers usai laga. Sementara itu, pelatih PSMS, Gomes de Olivera, mengakui keunggulan lawan.
"Kami kehilangan fokus di menit krusial. Tapi kami masih punya peluang di sisa pertandingan."
Bagi Adhyaksa FC, hasil ini menjadi modal berharga jelang laga kandang melawan PSPS Riau pekan depan. Dengan konsistensi performa seperti ini, promosi ke Liga 1 musim depan bukan sekadar mimpi. Sementara PSMS Medan harus segera bangkit jika ingin menjaga asa lolos ke babak play-off.
Comments (0)