Zubimendi Gemilang, Arsenal Tundukkan Everton 2-0
Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Arsenal atas Everton dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Minggu (15/3/2026). Dua gol kemenangan The Gunners tercipta di babak kedua melalui aksi ...
Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Arsenal atas Everton dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Minggu (15/3/2026). Dua gol kemenangan The Gunners tercipta di babak kedua melalui aksi brilian Martin Zubimendi dan penyerang muda Ethan Nwaneri. Hasil ini menjaga Arsenal tetap dalam persaingan gelar, sementara Everton harus pulang dengan tangan hampa setelah tampil disiplin sepanjang 70 menit pertama.
Babak Pertama: Kebuntuan di Tengah Tembok Biru
Sejak menit awal, Arsenal mengambil inisiatif dengan formasi 4-3-3 ofensif. Penguasaan bola mereka mencapai 62% sepanjang 45 menit pertama, namun Everton dengan blok pertahanan 4-5-1 berhasil meredam setiap ancaman. Martin Zubimendi yang beroperasi sebagai gelandang jangkar tampak sibuk mengalirkan bola—ia mencatatkan 74 sentuhan dan akurasi operan 91% di babak pembuka. Sementara itu, kiper Jordan Pickford layak diacungi jempol setelah menggagalkan sundulan Gabriel Magalhães di menit ke-33. Total temabakan tepat sasaran dari Arsenal hanya dua dari 10 percobaan, memperlihatkan ketangguhan pertahanan tim tamu.
Babak Kedua: Zubimendi dan Nwaneri Pecah Kegelapan
Mikel Arteta merespons dengan memasukkan Ethan Nwaneri pada menit ke-60 untuk menambah daya gedor. Namun justru sebuah serangan yang dibangun dari kaki ke kaki yang membuka kunci. Menit ke-71, umpan pendek Martin Ødegaard diteruskan Kai Havertz yang dengan cerdik mengirim bola kepada Martin Zubimendi di ruang kosong di depan kotak penalti. Tanpa ragu, pemain internasional Spanyol itu melepaskan sepakan mendatar kaki kanan dari jarak 20 meter yang bersarang deras di pojok kiri bawah gawang Pickford. Gol indah itu sekaligus menjadi gol ketiga Zubimendi di musim ini. Sepuluh menit berselang, Nwaneri menggandakan keunggulan lewat skema serangan balik cepat yang diakhiri tendangan melengkung kaki kiri dari sudut sempit. VAR sempat memeriksa potensi offside, namun konfirmasi akhir menyatakan gol sah.
Analisis Pemain: Martin Zubimendi, Jenderal Lini Tengah
Penampilan Zubimendi menjadi sorotan utama. Sepanjang 90 menit, ia mencatatkan 97 sentuhan, 107 operan sukses dari 118 percobaan (akurasi 91%), 3 intersep, dan satu gol penentu. Peta operannya menunjukkan dominasi di sepertiga tengah dan kemampuannya mempercepat transisi dari pertahanan ke serangan. Dibandingkan dengan rekan duetnya, Declan Rice, Zubimendi unggul dalam progressive passes (14 berbanding 9) dan menjadi jembatan vital yang meruntuhkan dua lapis pertahanan Everton.
"Martin menunjukkan kualitas kelas dunia malam ini. Dia bukan hanya soal gol, tapi tentang bagaimana dia membaca permainan dan mengontrol tempo. Kami sangat beruntung memilikinya," ujar Mikel Arteta usai laga.
Statistik akhir menunjukkan Arsenal mendominasi penguasaan bola total 61% dengan 18 tembakan (5 tepat sasaran). Everton hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran sepanjang laga, salah satunya spekulasi lewat Dominic Calvert-Lewin yang mudah diamankan David Raya. Clean sheet ke-14 Raya musim ini membawa Arsenal kokoh di peringkat dua klasemen dengan selisih gol +38, hanya terpaut dua poin dari pemuncak. Sementara Everton masih terpaku di papan tengah, kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan tandang mereka menjadi enam laga beruntun.
Comments (0)