Zubimendi Gemilang, Arsenal Kandaskan Everton 3-1
Emirates Stadium bergemuruh pada Minggu (15/3/2026) ketika Arsenal memastikan tiga poin krusial dengan mengalahkan Everton 3-1 dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Martin Zubimendi, yang baru bergab...
Emirates Stadium bergemuruh pada Minggu (15/3/2026) ketika Arsenal memastikan tiga poin krusial dengan mengalahkan Everton 3-1 dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Martin Zubimendi, yang baru bergabung pada bursa musim dingin, mencuri perhatian dengan penampilan brilian sebagai motor serangan The Gunners.
Babak Pertama: Dominasi Mutlak Tanpa Gol
Sejak menit awal, Arsenal langsung menggempur pertahanan Everton. Menerapkan formasi 4-3-3 dengan Zubimendi sebagai gelandang tengah, tuan rumah mencatat penguasaan bola 69% di 45 menit pertama. Peluang pertama lahir pada menit ke-8 melalui sundulan Gabriel Jesus yang memanfaatkan sepak pojok Martin Odegaard, namun bola masih membentur mistar. Statistik menunjukkan Arsenal melepaskan 12 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran, namun pertahanan disiplin Everton yang digalang kapten James Tarkowski berhasil meredam setiap ancaman. Kiper Jordan Pickford juga tampil sigap dengan dua penyelamatan krusial dari tembakan Bukayo Saka di menit ke-23 dan Martinelli di menit ke-39.
Babak Kedua: Zubimendi Pecah Telur, Drama VAR Mewarnai
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Arsenal meningkat. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-53. Berawal dari pergerakan pintar Zubimendi yang merangsek ke kotak penalti, ia menerima umpan tarik mendatar dari Saka dan tanpa ragu melepaskan tendangan first-time yang mengoyak jala gawang Pickford. Skor berubah 1-0. Gol ini menjadi titik balik. Everton mencoba merespons dengan serangan balik, tetapi pertahanan Arsenal yang kokoh memutus peluang Dominic Calvert-Lewin. Pada menit ke-72, drama terjadi ketika wasit berkonsultasi dengan VAR setelah Declan Rice dijatuhkan di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih, dan Martin Odegaard dengan tenang mengeksekusi penalti menjadi gol 2-0. Everton memperkecil kedudukan di menit ke-84 melalui sundulan jarak dekat Tarkowski hasil situasi sepak pojok. Namun, Arsenal langsung memastikan kemenangan di menit ke-89. Zubimendi kembali beraksi, kali ini mengirimkan assist ciamik kepada Gabriel Jesus yang dengan mudah menceploskan bola. 3-1 untuk Arsenal.
Statistik Kunci dan Dominasi Taktik Mikel Arteta
Arsenal mengakhiri laga dengan total penguasaan bola 71%, melepaskan 24 tembakan dengan 9 shots on target. Everton hanya mencatatkan 5 tembakan dan 1 on target sepanjang 90 menit. Akurasi operan Arsenal mencapai 88%, menunjukkan filosofi penguasaan bola Arteta berjalan sempurna. Zubimendi secara individu mencatat 112 sentuhan, 4 umpan kunci, dan 2 intersepsi. Statistik ini menegaskan betapa vitalnya perannya dalam transisi menyerang dan bertahan. Di sisi lain, absennya Amadou Onana di lini tengah Everton membuat mereka kehilangan keseimbangan, meskipun Tarkowski tampil heroik dengan 8 sapuan dan 4 blok.
Reaksi Pelatih dan Pujian untuk Zubimendi
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memuji penampilan anak asuhnya.
"Martin menunjukkan kualitas yang kami butuhkan. Dia tidak hanya mencetak gol dan assist, tetapi juga membawa energi dan kontrol di lini tengah. Performa tim sangat solid, dan kami layak menang,"ujarnya dalam konferensi pers pasca-pertandingan. Sementara itu, pelatih Everton mengakui keunggulan lawan.
Comments (0)