Veda Ega Pratama Start Baris Depan Moto3 Brasil 2026
Interlagos, São Paulo – Veda Ega Pratama sukses mengamankan posisi start ketiga pada sesi kualifikasi Moto3 Brasil 2026, Sabtu (18/10) waktu setempat. Pembalap Honda Team Asia itu mencatatkan waktu...
Interlagos, São Paulo – Veda Ega Pratama sukses mengamankan posisi start ketiga pada sesi kualifikasi Moto3 Brasil 2026, Sabtu (18/10) waktu setempat. Pembalap Honda Team Asia itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 56,832 detik di sesi Q2, hanya terpaut 0,178 detik dari peraih pole position, sementara posisi kedua direbut pembalap tuan rumah dengan selisih 0,091 detik. Hasil ini menempatkan Veda di baris terdepan grid start yang akan digelar Minggu besok, memberikan peluang besar untuk merebut poin maksimal di Sirkuit José Carlos Pace.
Sesi kualifikasi Moto3 berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dengan suhu lintasan 42 derajat Celsius. Veda, yang mengenakan balutan livery khusus Honda Team Asia edisi Brasil, langsung menunjukkan kecepatan kompetitif sejak sesi latihan bebas ketiga pagi harinya. Pada Q1 yang diikuti 14 pembalap, ia sempat berada di posisi keempat sebelum akhirnya memperbaiki catatan waktu di menit terakhir untuk lolos ke Q2 dengan selisih 0,021 detik dari batas aman. “Sesi Q1 selalu menegangkan, saya harus benar-benar memanfaatkan slipstream dengan baik,” ujar Veda selepas sesi.
Jalannya Kualifikasi: Q2 Penuh Drama
Memasuki Q2, Veda langsung keluar pit pada menit pertama bersama dua pembalap Spanyol yang menjadi pesaing terberatnya musim ini. Menggunakan ban belakang soft dan ban depan medium—strategi yang dipilih sebagian besar tim—ia mencatatkan time attack perdananya di lap ketiga dengan 1 menit 57,104 detik. Namun, catatan itu hanya cukup untuk posisi keenam sementara. Menyadari harus meningkatkan ritme, Veda kembali ke pit untuk penyesuaian tekanan ban depan dan menambah satu klik preload suspensi.
Pada stint kedua, ia kembali ke trek dan langsung mencatatkan sektor pertama terbaik, 24,223 detik. Sektor kedua yang terdiri dari sejumlah tikungan teknis, ia lewati dalam 45,691 detik, hanya lebih lambat 0,012 detik dari pembalap tercepat di sektor itu. Puncaknya di sektor ketiga, Veda mempertaruhkan pengereman di tikungan Junção, menghasilkan exit speed 146 km/jam yang membantunya menutup lap dengan 1 menit 56,832 detik. Waktu tersebut mengantarnya naik tiga posisi ke urutan ketiga, memicu riuh tepuk tangan dari kru Honda Team Asia di garasi.
Analisis Sektor dan Data Telemetri
Data telemetri memperlihatkan bahwa kunci keberhasilan Veda terletak pada sektor pertama dan ketiga. Di sektor pertama yang didominasi tikungan cepat, ia mencatat kecepatan puncak 232,4 km/jam di Reta Oposta, hanya 1,2 km/jam di bawah pembalap dengan motor KTM yang terkenal kencang di lintasan lurus. Namun, Veda unggul di area pengereman: titik rem di Descida do Lago ia lakukan 4 meter lebih lambat dibanding rival, namun mampu menjaga minimum speed 86 km/jam—lebih tinggi 3 km/jam dari rata-rata. Ini menunjukkan karakter line-nya yang halus dan kemampuan trail braking yang baik.
Sektor ketiga menjadi sektor terbaik Veda secara keseluruhan. Kombinasi tikungan Bico de Pato dan Junção ia selesaikan dengan throttle opening lebih agresif di apex, memungkinkan akselerasi lebih awal. Data menunjukkan throttle mencapai 100% 0,12 detik lebih cepat dari pole sitter, walau kecepatan puncaknya sedikit di bawah akibat faktor drag. Kekurangan justru terlihat di sektor kedua, di mana ia kehilangan waktu saat transisi di tikungan Ferradura. “Saya sedikit terlalu lebar di exit Ferradura, mungkin karena angin ekor yang tiba-tiba berubah arah,” jelasnya.
Komentar Veda Ega dan Target Balapan
Usai kualifikasi, Veda memberikan komentarnya kepada awak media. “Saya senang dengan posisi ini, tetapi pole position selalu jadi target. Tim bekerja luar biasa. Motor terasa sangat baik di pengereman dan akselerasi keluar tikungan lambat. Di balapan nanti, kami harus waspada dengan degradasi ban belakang karena sirkuit ini cukup abrasive,” katanya. Ia juga menyoroti start yang akan menjadi krusial karena jarak ke tikungan pertama hanya sekitar 300 meter dengan lebar lintasan yang menyempit. “Start harus sempurna. Jika bisa mempertahankan posisi di awal, kami punya peluang fight untuk kemenangan,” imbuh pembalap berusia 19 tahun itu.
Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama mengumpulkan poin penting dalam klasemen sementara. Saat ini ia berada di peringkat keempat dengan 183 poin, terpaut 22 poin dari pemuncak klasemen yang start dari posisi kelima. Balapan Moto3 Brasil akan digelar pukul 11.00 waktu setempat, dan Honda Team Asia optimistis strategi ban serta pemilihan mapping mesin yang irit bahan bakar dapat mendukung Veda sepanjang 22 lap. Data penguasaan bola dan tembakan tepat sasaran tidak relevan, namun statistik penting lainnya akan menjadi penentu akhir pekan ini.
Baca juga:
Comments (0)