Veda Ega Pratama Melesat di Kualifikasi Moto3 Thailand, Start Tujuh Besar

Detik-detik penutup kualifikasi Moto3 Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Sabtu (28/2/2026), berubah menjadi momen menegangkan ketika Veda Ega Pratama melintasi garis finis dengan catata...

Veda Ega Pratama Melesat di Kualifikasi Moto3 Thailand, Start Tujuh Besar

Detik-detik penutup kualifikasi Moto3 Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Sabtu (28/2/2026), berubah menjadi momen menegangkan ketika Veda Ega Pratama melintasi garis finis dengan catatan waktu 1 menit 42,789 detik. Pembalap muda Indonesia andalan Honda Team Asia itu mengunci posisi start ketujuh pada sesi penentuan grid balapan pembuka musim, sebuah hasil yang menjadi sinyal kuat kesiapannya bertarung di barisan depan kelas Moto3.

Sore itu, tribun Sirkuit Buriram dipadati ratusan suporter Tanah Air yang rela terbang ke Negeri Gajah Putih. Bendera merah putih berkibar di beberapa sudut sirkuit, menciptakan atmosfer layaknya balapan kandang. Veda sendiri tampil tenang sejak sesi latihan bebas, dan ketenangan itu terbukti menjadi modal berharga ketika tekanan kualifikasi datang.

Jalannya Kualifikasi: Lolos Q1, Melesat di Q2

Perjuangan Veda dimulai dari sesi Q1 yang berlangsung ketat. Pada menit ke-8, ia menorehkan waktu 1 menit 43,102 detik yang cukup untuk menempatkannya di empat besar dan memastikan tiket lolos ke Q2. Keputusan tim untuk memasang ban segar di akhir sesi terbukti tepat, karena persaingan memperebutkan slot Q2 hanya dipisahkan selisih kurang dari 0,2 detik di antara enam pembalap.

Memasuki Q2, strategi cerdas ditunjukkan Honda Team Asia. Veda keluar dari pit pada menit ke-6 dan memanfaatkan slipstream dari pembalap di depannya di lintasan lurus sepanjang hampir satu kilometer. Flying lap pertamanya menempatkannya di posisi sepuluh, sebelum lap pamungkas di pengujung sesi mengangkatnya ke posisi ketujuh. Ia hanya terpaut 0,4 detik dari peraih pole position, margin yang sangat kompetitif untuk ukuran kelas Moto3 yang terkenal rapat.

Bedah Statistik Sektor per Sektor

Data telemetri menunjukkan kekuatan Veda terletak di sektor ketiga, bagian teknis sirkuit yang menuntut presisi pengereman dan keberanian membuka gas lebih awal. Ia mencatatkan sektor tercepat keempat secara keseluruhan di area tersebut. Sementara di lintasan lurus, top speed motor Honda NSF250RW miliknya menyentuh 235 km/jam, angka yang sejajar dengan para pembalap pabrikan lain berkat kepiawaiannya memanfaatkan efek slipstream.

Konsistensi juga menjadi catatan positif. Dari enam flying lap yang ia catatkan di Q2, empat di antaranya berada di kisaran 1 menit 42 detik, menunjukkan ritme balapan yang stabil — aspek krusial mengingat balapan Moto3 kerap ditentukan oleh ketahanan ban dan manajemen ritme hingga lap terakhir. Kepala kru tim menyebut set-up motor dengan suspensi lebih keras di bagian depan bekerja sesuai rencana di karakter lintasan Buriram yang abrasif.

Modal Berharga Menuju Balapan Minggu

'Saya senang dengan hasil hari ini. Motor terasa nyaman sejak pagi, dan kami tahu balapan besok akan ketat. Target saya adalah bertahan di grup depan dan memperjuangkan hasil terbaik untuk tim dan suporter Indonesia yang datang jauh-jauh ke sini,' ujar Veda usai sesi kualifikasi.

Start dari baris ketiga memberi Veda posisi strategis. Statistik menunjukkan 70 persen pemenang balapan Moto3 di Buriram dalam lima musim terakhir berasal dari tiga baris terdepan grid. Dengan karakter sirkuit yang memungkinkan banyak aksi salip-menyalip di Tikungan 3 dan Tikungan 12, peluang pembalap kelahiran Gunung Kidul itu untuk menembus rombongan depan terbuka lebar.

Balapan Moto3 Thailand sendiri akan digelar pada Minggu (1/3/2026) sebanyak 19 lap dengan suhu lintasan yang diprediksi menyentuh 45 derajat Celsius. Bagi Veda Ega Pratama dan Honda Team Asia, kualifikasi hari Sabtu ini bukan sekadar angka di grid — ini adalah pernyataan bahwa wakil Indonesia siap berbicara banyak di panggung dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User