Trader yang Cuan $49 Juta dari Short Kehilangan $24 Juta pada ETH dalam 12 Detik
Seorang trader kripto yang sebelumnya mencetak keuntungan fantastis sebesar US$49 juta dari aktivitas short di pasar cryptocurrency kini harus menelan pil pahit setelah kehilangan US$24 juta (setara Rp384 miliar, kurs Rp16.000 per dolar AS) hanya dal
Seorang trader kripto yang sebelumnya mencetak keuntungan fantastis sebesar US$49 juta dari aktivitas short di pasar cryptocurrency kini harus menelan pil pahit setelah kehilangan US$24 juta (setara Rp384 miliar, kurs Rp16.000 per dolar AS) hanya dalam tempo 12 detik. Insiden ini menimpa dompet digital yang dikenal dengan nama pension-usdt.eth di platform perdagangan derivatif terdesentralisasi Hyperliquid, ketika posisi short sebesar 50.000 ether (ETH) miliknya terpaksa dilikuidasi akibat lonjakan harga ETH yang sangat cepat.
Posisi Short 50.000 ETH Terkena Liquidasi Beruntun
Berdasarkan data yang beredar, trader tersebut membuka posisi short — yakni strategi perdagangan di mana investor meminjam aset untuk dijual dengan harapan bisa membelinya kembali di harga lebih rendah — dengan ukuran sangat besar mencapai 50.000 ETH di Hyperliquid. Namun, ketika harga ETH mengalami reli tajam, margin atau jaminan yang ditempatkan trader tidak cukup menahan floating loss (kerugian mengambang). Akibatnya, sistem protokol DeFi secara otomatis menutup posisi tersebut melalui mekanisme likuidasi.
Yang membuat peristiwa ini semakin dramatis adalah terjadinya lima order likuidasi secara beruntun dalam waktu sangat singkat. Proses penutupan paksa posisi short yang sangat besar ini justru memberikan tekanan beli tambahan di pasar, karena sistem harus membeli ETH untuk menutup posisi pinjaman. Fenomena ini, yang dikenal sebagai short squeeze, menciptakan efek bola salju yang mendorong harga ETH semakin tinggi selama proses unwind atau pembubaran posisi berlangsung.
Dampak ke Pasar dan Risiko Leverage Tinggi
Kejadian ini menjadi peringatan keras tentang risiko penggunaan leverage atau daya ungkit yang berlebihan dalam perdagangan aset kripto. Meskipun platform seperti Hyperliquid menawarkan transparansi penuh karena semua transaksi tercatat di blockchain, volatilitas ekstrem pasar crypto dapat menghapus keuntungan yang dikumpulkan selama bertahun-tahun hanya dalam hitungan detik. Bagi para trader retail atau pemula, insiden ini menggambarkan bahwa keuntungan besar dari posisi short tidak selalu berakhir manis, terutama ketika pasar bergerak melawan posisi dengan kecepatan tinggi.
Dari sisi pasar, likuidasi besar-besaran seperti ini sering kali menjadi pemicu fluktuasi harga jangka pendek yang signifikan. Ketika posisi short dengan nilai ratusan juta dolar ditutup paksa, permintaan beli yang muncul dari proses likuidasi dapat memperkuat momentum kenaikan harga. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa meskipun ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) telah berkembang pesat, mekanisme perdagangan leverage tetap membawa risiko sistemik yang perlu diwaspadai oleh semua peserta pasar.
Sumber: CoinDesk
Disclaimer: Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum berinvestasi dalam aset kripto. Harga aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi.
Analisis dan Pelajaran Bagi Investor
Peristiwa yang menimpa dompet pension-usdt.eth mengingatkan kita akan sifat pasar kripto yang tidak bisa diprediksi. Ke {"title":"Trader yang Cuan $49 Juta dari Short Kehilangan $24 Juta pada ETH dalam 12 Detik
Comments (0)