Torres dan Yamal Jadi Pahlawan, Barcelona ke Perempat Final Copa del Rey

Barcelona memastikan langkah mulus ke perempat final Copa del Rey usai menumbangkan Unionistas de Salamanca dengan skor akhir 2-0 di Estadio Reina Sofía, Kamis (16/1) dini hari WIB. Dua gol kemenanga...

Torres dan Yamal Jadi Pahlawan, Barcelona ke Perempat Final Copa del Rey

Barcelona memastikan langkah mulus ke perempat final Copa del Rey usai menumbangkan Unionistas de Salamanca dengan skor akhir 2-0 di Estadio Reina Sofía, Kamis (16/1) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Blaugrana lahir dari aksi individu brilian Ferran Torres pada menit ke-66 dan lesakan penutup Lamine Yamal di masa injury time (90+6’). Meski mendominasi penguasaan bola hingga 72 persen dan melepaskan 19 tembakan, tim asuhan Xavi Hernandez harus bersabar menembus rapatnya tembok pertahanan lawan yang bermain dengan formasi 5-4-1 ultra-defensif.

Buntu di Babak Pertama, Penyelesaian Akhir Jadi Masalah

Sejak peluit kick-off, Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 dengan trio penyerang Ferran Torres, Robert Lewandowski, dan Lamine Yamal tampil ofensif total. Unionistas, yang tampil dalam formasi 5-4-1, memilih menumpuk pemain di sepertiga akhir lapangan sendiri. Strategi ini berhasil meredam kreativitas lini tengah Barca yang digawangi Pedri, Frenkie de Jong, dan Ilkay Gundogan. Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan. Statistik mencatat, dari 10 tembakan yang dilepaskan Barcelona hanya satu yang tepat sasaran—sebuah tandukan Lewandowski pada menit ke-33 yang masih mampu ditepis kiper. Penguasaan bola mencapai 74 persen, namun akurasi umpan di area final third hanya 68 persen, menandakan kurangnya penetrasi akut.

Momen Cemerlang Ferran Torres Pecah Kebuntuan

Memasuki babak kedua, Xavi memasukkan Joao Felix untuk menambah daya gedor. Perubahan langsung terasa. Pada menit ke-66, sebuah skema serangan cepat yang dibangun dari tengah lapangan menghasilkan gol pembuka. Pedri mengirimkan through ball terukur ke arah Ferran Torres yang berlari di sisi kiri. Dengan tenang, penyerang internasional Spanyol itu mengecoh kiper Unionistas, Ivan Martinez, melalui sebuah chip halus yang melambung indah sebelum masuk ke gawang. Gol tersebut merupakan gol ke-11 Torres di semua kompetisi musim ini dan menjadi momentum pecahnya kebuntuan yang telah berlangsung lebih dari satu jam. Umpan kunci Pedri menjadi assist ke-8-nya musim ini, menegaskan peran vitalnya sebagai kreator serangan utama.

Lamine Yamal Kunci Tiket di Menit Akhir

Unionistas sempat meningkatkan intensitas serangan balik setelah tertinggal. Mereka mencatatkan dua tembakan tepat sasaran melalui skema bola mati, namun masih bisa dimentahkan oleh kiper Inaki Pena yang tampil solid menjaga clean sheet. Barcelona kembali menggandakan keunggulan pada menit 90+6’ lewat aksi sensasional Lamine Yamal. Menerima umpan tarik dari Raphinha yang menusuk dari kanan, Yamal yang baru berusia 17 tahun melakukan kontrol sempurna sebelum melepaskan tembakan menyusur tanah yang tak terjangkau kiper. Gol ini menahbiskan Yamal sebagai pencetak gol termuda Barcelona di Copa del Rey musim ini, dan mengunci tiket perempat final secara dramatis. Hingga peluit panjang berbunyi, statistik akhir menunjukkan tembakan tepat sasaran 7-2 untuk Barcelona, total 19 berbanding 6 tembakan, dan jumlah umpan sukses mencapai 692 berbanding 213.

Xavi Puji Mentalitas dan Efektivitas Tim

Usai laga, Xavi Hernandez memberikan apresiasi pada kesabaran anak asuhnya. “Kami tahu ini akan menjadi laga yang sulit melawan tim yang bertahan sangat dalam. Kuncinya adalah kepercayaan pada rencana permainan dan tidak terburu-buru. Ferran menunjukkan kualitas penyelesaian akhir kelas dunia dan Lamine adalah talenta luar biasa yang terus berkembang,” ujarnya dalam konferensi pers. Ditanya soal perubahan taktik di babak kedua, Xavi menjelaskan, “Kami menarik Gundogan lebih ke depan dan memperlebar sayap. Itu membuka ruang di tengah yang dimanfaatkan Pedri dengan brilian.” Sementara itu, pelatih Unionistas Dani Ponz mengakui keunggulan lawan namun bangga dengan perjuangan timnya. “Kami bertahan disiplin selama 65 menit. Gol pertama adalah hukuman atas satu detik kehilangan konsentrasi. Barcelona pantas menang.”

Dengan hasil ini, Barcelona menjaga peluang meraih trofi domestik selain La Liga setelah sempat tersingkir di semifinal Supercopa de España. Lawan di perempat final masih menunggu hasil undian, namun performa tajam Torres dan Yamal menjadi modal berharga bagi Xavi untuk menghadapi jadwal padat di semua kompetisi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User