Tchouameni Buka Gol, Madrid Singkirkan Benfica di Bernabeu

MADRID — Real Madrid mengamankan tiket ke perempat final Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Benfica 3-1 pada leg kedua play-off di Estadio Santiago Bernabeu, Kamis (26/2) dini hari WIB. De...

Tchouameni Buka Gol, Madrid Singkirkan Benfica di Bernabeu

MADRID — Real Madrid mengamankan tiket ke perempat final Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Benfica 3-1 pada leg kedua play-off di Estadio Santiago Bernabeu, Kamis (26/2) dini hari WIB. Dengan hasil ini, Los Blancos unggul agregat 5-3 dan memastikan diri berada di undian babak berikutnya. Aurelien Tchouameni, gelandang bertahan yang tampil impresif, menjadi sosok sentral dengan mencetak gol pembuka krusial yang mengubah peta pertandingan.

Kemenangan ini tidak lepas dari strategi jitu Carlo Ancelotti yang menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan trio Vinicius, Bellingham, dan Rodrygo di belakang Erling Haaland. Sementara itu, Benfica yang membutuhkan kemenangan minimal dua gol setelah kalah 2-2 di laga pertama, tampil menyerang dengan formasi 4-3-3. Namun, lini belakang Madrid yang dikomandoi Antonio Rudiger dan Eder Militao berhasil meredam agresivitas tamu.

Babak Pertama: Dominasi Madrid dan Gol Cepat Tchouameni

Sejak peluit awal dibunyikan, Madrid langsung mengambil inisiatif serangan. Menit ke-17, publik Bernabeu bergemuruh saat Aurelien Tchouameni sukses menjebol gawang Benfica yang dikawal Anatoliy Trubin. Berawal dari sepak pojok Federico Valverde, bola liar jatuh di kaki Tchouameni yang berdiri bebas di kotak penalti. Tanpa ragu, ia melepaskan tendangan keras kaki kanan yang tak mampu dihalau Trubin. Gol ini membawa keunggulan 1-0 dan keunggulan agregat 3-2.

Benfica mencoba merespons melalui serangan balik cepat yang digerakkan Joao Felix dan Angel Di Maria. Namun, duet Militao-Rudiger tampil solid, dibantu Thibaut Courtois yang sigap mengamankan dua peluang emas. Madrid nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-31 lewat aksi Vinicius yang menusuk dari sisi kiri, namun sepakannya masih membentur tiang. Statistik penguasaan bola di babak pertama sedikit berpihak pada Madrid dengan 58%, sementara shots on target telak 5-2 untuk tuan rumah.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Madrid berhasil menambah gol. Menit ke-42, sebuah kerja sama apik antara Rodrygo dan Bellingham diakhiri dengan sontekan mendatar gelandang Inggris itu yang masuk ke sudut bawah gawang Trubin. Skor 2-0 untuk Madrid di babak pertama, agregat menjadi 4-2.

Babak Kedua: Benfica Memperkecil Kedudukan, Madrid Pastikan Kemenangan

Memasuki babak kedua, Benfica tampil lebih agresif. Pelatih Bruno Lage memasukkan David Neres dan Marcos Leonardo untuk menambah daya gedor. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil ketika wasit menunjuk titik putih pada menit ke-59. Sebuah pelanggaran handball yang dilakukan Eduardo Camavinga di kotak penalti setelah ditinjau VAR memberikan hadiah penalti untuk Benfica. Joao Felix yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Courtois, memperkecil skor menjadi 2-1 dan agregat 4-3.

Gol ini membangkitkan semangat Benfica. Selama 15 menit berikutnya, mereka mengurung pertahanan Madrid. Di Maria beberapa kali melepaskan umpan silang berbahaya, namun lini belakang Madrid tetap disiplin. Statistik penguasaan bola berbalik, Benfica unggul 53% di babak kedua. Tercatat tiga peluang emas berhasil digagalkan Courtois.

Namun, serangan balik mematikan Madrid kembali berbicara. Menit ke-78, sebuah operan terobosan dari Bellingham berhasil dimanfaatkan Vinicius Junior. Dengan kecepatannya, ia melewati Nicolas Otamendi dan dengan dingin menceploskan bola melewati Trubin. Gol ini membuat Bernabeu kembali bergemuruh sekaligus memastikan kemenangan Madrid. Skor akhir 3-1 untuk Madrid, dan agregat 5-3.

Statistik dan Catatan Penting

Sepanjang laga, Madrid mencatatkan 8 shots on target berbanding 4 milik Benfica, sementara total attempts 16-11. Pelanggaran terjadi cukup banyak, dengan Benfica melakukan 14 pelanggaran dan Madrid 12. Kartu kuning diterima oleh Camavinga, Rudiger (Madrid), serta Otamendi dan Rafa Silva (Benfica). Bellingham dinobatkan sebagai man of the match setelah mencatatkan satu gol dan satu assist.

"Saya sangat bangga dengan performa tim malam ini. Kami menghadapi lawan yang kuat, tapi para pemain menunjukkan mentalitas juara. Tchouameni luar biasa, bukan hanya karena golnya, tapi juga perannya dalam memutus serangan lawan," ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Di kubu Benfica, Bruno Lage mengakui keunggulan Madrid. "Kami memberikan perlawanan, tapi detail kecil menentukan. Madrid sangat klinis dalam memanfaatkan peluang. Kami pulang dengan kepala tegak," katanya.

Dengan hasil ini, Real Madrid melaju ke perempat final dan menanti lawan di drawing. Aurelien Tchouameni, yang mencetak gol pembuka, kini telah mengoleksi 6 gol musim ini di semua kompetisi, menjadikannya salah satu gelandang bertahan paling produktif di Eropa. Los Blancos pun menjaga asa untuk kembali mengangkat trofi bergengsi Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User