SURABAYA, BERITAINTI.COM — Pelatih anyar PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, langsung mendapat

Kedatangan van Gastel ke bangku komando PSIM membawa angin segar bagi tim promosi dari Liga 2. Mantan asisten pelatih Ajax Amsterdam, Feyenoord Rotterdam,

SURABAYA, BERITAINTI.COM — Pelatih anyar PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, langsung mendapat
Kedatangan van Gastel ke bangku komando PSIM membawa angin segar bagi tim promosi dari Liga 2. Mantan asisten pelatih Ajax Amsterdam, Feyenoord Rotterdam, dan Timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong tersebut dikenal dengan taktik ofensif dan pendekatan disiplin tinggi. Laga kontra Persebaya menjadi debut resminya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sekaligus pertemuan dengan salah satu klub paling berpengaruh di Tanah Air. Persiapan Intensif Jelang Laga Pembuka Jelang pertandingan, van Gastel terlihat begitu fokus mengawasi para pemainnya selama sesi pemanasan. Ia beberapa kali berdiskusi dengan asisten pelatihnya sambil memegang papan taktis. PSIM yang baru saja promosi ke BRI Super League musim ini diharapkan mampu menunjukkan performa solid meski status mereka adalah tim pendatang. Van Gastel sendiri menyusun strategi khusus untuk menekan lini tengah Persebaya yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman dan legiun asing. Kronologi Pertandingan di Gelora Bung Tomo Pertandingan yang digelar pada Jumat malam itu berlangsung dengan intensitas tinggi sejak wasit meniup peluit panjang. Berikut kronologi perjalanan laga pembuka BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya kontra PSIM Yogyakarta: 1. Menit awal pertandingan: PSIM tampil dengan formasi yang didesain van Gastel untuk menahan tekanan tuan rumah. Persebaya langsung menggeber serangan melalui sayap dengan dukungan ribuan Bonek yang memadati tribun penonton. 2. Jelang pertengahan babak pertama: Persebaya mendominasi penguasaan bola dengan persentase mencapai 65 persen, namun PSIM tetap bertahan rapi berkat instruksi van Gastel yang meminta para pemainnya untuk melakukan pressing tinggi di area tertentu. 3. Babak kedua: Van Gastel melakukan dua perubahan pemain untuk memperkuat lini serang PSIM. Tim tamu mulai berani melakukan serangan balik cepat yang beberapa kali membahayakan pertahanan Persebaya. 4. Menit-menit akhir laga: Kedua tim saling jual beli serangan. Van Gastel terlihat aktif memberikan instruksi dari pinggir lapangan, meski pada akhirnya PSIM harus puas dengan hasil imbang 1-1 setelah wasit meniup peluit panjang. Reaksi Van Gastel Usai Debut Setelah laga usai, Jean-Paul van Gastel menilai debut timnya di BRI Super League sebagai pengalaman berharga. Ia mengakui bahwa bermain di kandang Persebaya bukanlah tugas yang mudah, apalagi bagi tim yang baru promosi. Menurutnya, para pemain sudah menjalankan instruksi dengan baik meski masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki menjelang laga-laga berikutnya. Van Gastel juga menyoroti antusiasme suporter yang luar biasa. Ia menyebut atmosfer di Gelora Bung Tomo sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ia rasakan sepanjang karier kepelatihannya. Hal itu sekaligus menjadi pemicu semangat bagi PSIM untuk terus beradaptasi dengan ritme kompetisi tertinggi di Indonesia. Target ke Depan untuk Laskar Mataram Dengan raihan satu poin dari laga tandang pertama, PSIM Yogyakarta membawa modal cukup positif menjelang jadwal selanjutnya. Van Gastel menegaskan bahwa timnya tidak akan cepat puas. Fokus utama saat ini adalah memperbaiki transisi pertahanan ke serangan serta meningkatkan efisiensi di depan gawang lawan. Kehadiran pelatih berlisensi UEFA Pro ini diharapkan mampu membawa PSIM bertahan di kasta tertinggi dan merangkak ke papan tengah klasemen. Dukungan penuh dari suporter PSIM di Yogyakarta juga menjadi faktor penting dalam perjalanan tim pada musim kompetisi BRI Super League 2025/2026. [SOCIAL_TWEET]: 🟢⚪ Debut manis Jean-Paul van Gastel bersama PSIM Yogyakarta di #BRISuperLeague 2025/2026! Laskar Mataram raih poin dari kandang Persebaya. #PSIM #Persebaya #Liga1 [SOCIAL_TG]: 📰 Pelatih anyar PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, debut di BRI Super League 2025/2026 dengan hasil imbang 1-1 kontra Persebaya Surabaya di GBT. Lihat detail taktik dan reaksi pelatihnya di dalam berita. 🔗 [Link]

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User