Spanyol Singkirkan Portugal 2-1, Ronaldo Terpukul di 16 Besar
Skor akhir: Spanyol 2-1 Portugal. Mimpi Cristiano Ronaldo menutup karier internasional dengan trofi Piala Dunia resmi kandas. La Roja menyingkirkan Seleção das Quinas pada babak 16 besar Piala Dunia...
Skor akhir: Spanyol 2-1 Portugal. Mimpi Cristiano Ronaldo menutup karier internasional dengan trofi Piala Dunia resmi kandas. La Roja menyingkirkan Seleção das Quinas pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 dalam derbi Iberia yang berjalan panas selama 90 menit, dan kamera menangkap ekspresi kekecewaan mendalam sang kapten berusia 41 tahun itu begitu wasit meniup peluit panjang. Ronaldo tertunduk, memegangi wajahnya, sebelum berjalan perlahan menuju lorong stadion dengan langkah berat.
Spanyol membuka keunggulan pada menit ke-34 ketika Nico Williams menyambut umpan silang mendatar Lamine Yamal dengan sontekan kaki kanan dari jarak enam meter. Portugal menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Bruno Fernandes pada menit ke-58 setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran Aymeric Laporte terhadap Rafael Leão di kotak terlarang. Namun Álvaro Morata tampil sebagai pembeda pada menit ke-76, menanduk umpan terukur Pedri yang memaksa Diogo Costa memungut bola dari gawangnya untuk kedua kalinya.
Babak Pertama: Dominasi Penguasaan Bola ala La Roja
Luis de la Fuente menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3 yang mengandalkan Rodri sebagai jangkar di lini tengah, ditemani Pedri dan Dani Olmo. Hasilnya langsung terlihat: Spanyol mencatatkan penguasaan bola 64 persen berbanding 36 persen hingga akhir laga, dengan lebih dari 600 operan sukses yang membuat Portugal lebih sering mengejar bola daripada menguasainya.
Menit ke-12, Lamine Yamal sudah mengancam lewat tendangan melengkung dari sisi kanan yang masih melebar tipis. Tekanan berkelanjutan akhirnya berbuah gol pada menit ke-34. Berawal dari pergerakan Pedri di half-space, bola dialirkan ke Yamal yang melepaskan umpan silang rendah — Williams menyelinap di antara Rúben Dias dan Nuno Mendes untuk mencetak gol ketiganya di turnamen ini. Portugal praktis hanya mengandalkan serangan balik, dengan hanya satu shots on target sepanjang 45 menit pertama.
Babak Kedua: Drama Penalti dan Sundulan Penentu Morata
Roberto Martínez merespons dengan mengubah formasi menjadi 4-2-3-1, menarik keluar João Palhinha dan memasukkan João Félix untuk menambah daya gedor. Perubahan itu membuahkan hasil. Menit ke-56, Leão dijatuhkan Laporte di kotak penalti. Wasit awalnya melanjutkan permainan, tetapi tinjauan VAR membatalkan keputusan itu. Bruno Fernandes yang maju sebagai algojo mengecoh Unai Simón dengan dingin — skor 1-1.
Namun momentum kembali berpihak ke Spanyol. Menit ke-76, Pedri melepaskan umpan lambung akurat ke tiang jauh, dan Morata — yang masuk menggantikan Mikel Oyarzabal pada menit ke-63 — menang duel udara melawan Gonçalo Inácio untuk menanduk bola masuk ke sudut gawang. Statistik akhir mencatat shots on target 7 berbanding 3 untuk Spanyol, dengan total tembakan 16 berbanding 9. Portugal juga harus kehilangan Nuno Mendes pada menit ke-84 akibat kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua karena melanggar Yamal.
Ronaldo: Malam yang Tak Berpihak pada Sang Kapten
Ini bukan malam milik Ronaldo. Bermain penuh 90 menit sebagai penyerang tengah, CR7 hanya mencatatkan dua tembakan dengan satu tepat sasaran, 24 sentuhan bola, dan dua kali terjebak offside. Peluang terbaiknya datang pada menit ke-71 ketika sundulannya menyambut umpan silang Bernardo Silva masih membentur mistar gawang. Ia juga diganjar kartu kuning pada menit ke-88 karena protes keras kepada wasit.
Begitu peluit panjang berbunyi, Ronaldo terlihat menahan emosinya di tengah lapangan sebelum akhirnya dibantu rekan setimnya berjalan ke ruang ganti. Pada usia 41 tahun, besar kemungkinan ini adalah pertandingan Piala Dunia terakhir dalam karier legendarisnya.
"Kami sudah memberikan segalanya di lapangan. Spanyol tim yang luar biasa, tetapi anak-anak tidak perlu menunduk. Soal Cristiano, dia adalah kapten kami, hari ini dan selamanya," ujar pelatih Portugal, Roberto Martínez, seusai laga.
"Menghadapi Portugal selalu sulit. Kami menghormati mereka, tetapi malam ini para pemain saya menunjukkan karakter juara," kata pelatih Spanyol, Luis de la Fuente.
Dengan hasil ini, Spanyol melaju ke perempat final dan akan menunggu pemenang laga 16 besar lainnya. Sementara bagi Portugal dan Ronaldo, perjalanan di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang diimpikan — meninggalkan tanda tanya besar tentang masa depan sang megabintang di pentas internasional.
Comments (0)