Spanyol Gulung Prancis 2-0, Sabet Tiket Final Piala Dunia 2026

DALLAS — Spanyol memastikan langkah ke partai puncak Piala Dunia 2026 setelah menekuk Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga semifinal yang berlangsung di Stadion Dallas, Texas. Dua gol yang ...

Spanyol Gulung Prancis 2-0, Sabet Tiket Final Piala Dunia 2026

DALLAS — Spanyol memastikan langkah ke partai puncak Piala Dunia 2026 setelah menekuk Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga semifinal yang berlangsung di Stadion Dallas, Texas. Dua gol yang lahir dari skema serangan terstruktur membuat La Roja mengamankan tiket final tanpa celah, menegaskan klaim pelatih Luis de la Fuente bahwa anak asuhnya adalah tim terbaik di planet ini saat ini.

Pertandingan yang disaksikan langsung oleh lebih dari 80 ribu penonton itu menyajikan duel taktik kelas tinggi. Spanyol turun dengan formasi 4-3-3 andalan, menempatkan Nico Williams dan Lamine Yamal di kedua sayap untuk menusuk pertahanan Prancis yang dikomandoi William Saliba. Sementara itu, Les Bleus mengandalkan kecepatan Kylian Mbappé dan pengalaman Antoine Griezmann di lini depan dengan pola 4-2-3-1.

Babak Pertama: Dominasi dan Gol Pembuka

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola mereka mencapai 64% di 15 menit pertama, memaksa Prancis bermain rapat di sepertiga lapangan sendiri. Menit ke-23, Yamal nyaris membuka keunggulan lewat sepakan melengkung dari luar kotak penalti, namun bola masih bisa ditepis kiper Mike Maignan.

Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-34. Berawal dari umpan terobosan Pedri yang memotong dua lini pertahanan, Nico Williams dengan dingin melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh setelah mengecoh Jules Koundé. Skor berubah 1-0. Assist tersebut menjadi bukti kejelian visi Pedri sebagai metronom lini tengah. Hingga turun minum, Spanyol mencatatkan 8 shots on target berbanding 2 milik Prancis, dengan penguasaan bola total 61% melawan 39%.

Babak Kedua: VAR, Kartu Merah, dan Gol Penutup

Memasuki babak kedua, Prancis mencoba meningkatkan intensitas. Menit ke-52, Mbappé berhasil mengecoh dua bek sebelum melepaskan tembakan keras, namun Unai Simón melakukan penyelamatan gemilang. Tekanan Les Bleus sempat membuat Spanyol terkurung selama 10 menit, tetapi lini belakang Rodri dan Aymeric Laporte tampil disiplin mematahkan setiap umpan silang.

Momen krusial terjadi pada menit ke-67. Wasit meninjau insiden pelanggaran Eduardo Camavinga terhadap Gavi di kotak terlarang melalui VAR. Setelah pengecekan, hadiah penalti diberikan dan Camavinga diganjar kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Prancis harus bermain dengan 10 orang. Eksekusi penalti diambil oleh Kapten Álvaro Morata, namun tendangannya membentur mistar gawang.

Meski gagal dari titik putih, Spanyol tak mengendurkan serangan. Menit ke-78, kombinasi apik antara Yamal dan Pedri kembali menghadirkan gol. Yamal menusuk dari sisi kanan, melewati Adrien Rabiot, lalu menyodorkan bola ke kotak enam yard yang diselesaikan dengan sontekan oleh Ferran Torres yang baru masuk sebagai pemain pengganti. Skor menjadi 2-0 dan praktis mengunci kemenangan. Total shots on target Spanyol menjadi 12, sedangkan Prancis hanya menambah satu di babak kedua.

Statistik Kunci dan Sorotan Pemain

Sepanjang 90 menit, Spanyol mencatatkan penguasaan bola 59% dengan akurasi umpan mencapai 88%. Mereka melesakkan total 17 tembakan, 12 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Prancis hanya menghasilkan 7 tembakan dengan 3 mengarah ke gawang. Statistik expected goals (xG) pun kontras: 2,3 untuk Spanyol dan 0,4 untuk Prancis, menunjukkan betapa efektifnya penyelesaian akhir La Roja sekaligus minimnya ancaman berarti dari Mbappé dkk.

Lamine Yamal dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Di usianya yang masih 18 tahun, ia mencatatkan satu assist, tiga dribel sukses, dan dua umpan kunci. Gavi tak kenal lelah memenangi 8 duel dan melakukan 4 tekel bersih. Di kubu Prancis, Maignan layak diacungi jempol dengan 7 penyelamatan penting yang mencegah kekalahan lebih telak.

“Prancis adalah lawan yang luar biasa, tapi malam ini mereka kalah dari tim terbaik di dunia. Saya bangga dengan kerja keras dan kecerdasan taktikal pemain saya. Kami layak berada di final,” ujar De la Fuente dalam konferensi pers usai laga.

Jalan Menuju Final

Dengan hasil ini, Spanyol melangkah ke final Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi pemenang laga antara Argentina dan Brasil yang digelar esok hari. La Roja belum terkalahkan dalam 19 laga terakhir di semua kompetisi, mencetak 48 gol dan hanya kebobolan 6 gol — sebuah rekor defensif yang mengerikan. Clean sheet melawan Prancis menjadi yang ke-13 dalam periode tersebut.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi pil pahit bagi generasi emas Prancis yang gagal menambah trofi setelah Piala Dunia 2018. Didier Deschamps mengakui keunggulan lawan: “Spanyol bermain di level yang berbeda malam ini. Penguasaan bola dan transisi mereka terlalu cepat untuk kami antisipasi. Kami harus menerima bahwa lawan memang lebih baik dalam segala aspek.”

Spanyol kini tinggal selangkah lagi meraih gelar juara dunia kedua setelah terakhir kali pada 2010. Apakah mereka akan mengulang sejarah? Jawabannya akan terungkap di final yang dijadwalkan pada akhir pekan ini di stadion yang sama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User