Skor Akhir 3-1, Vietnam Lolos Final AFF Usai Taklukkan Malaysia

Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Vietnam atas Malaysia di Stadion My Dinh, Hanoi, pada leg kedua semifinal Piala AFF 2026, Rabu (19/8). Ribuan suporter tuan rumah menyaksikan langsung bagaimana skuad b...

Skor Akhir 3-1, Vietnam Lolos Final AFF Usai Taklukkan Malaysia

Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Vietnam atas Malaysia di Stadion My Dinh, Hanoi, pada leg kedua semifinal Piala AFF 2026, Rabu (19/8). Ribuan suporter tuan rumah menyaksikan langsung bagaimana skuad besutan Kim Sang Sik menutup laga dengan dominan setelah sempat tertahan di babak pertama. Gol penentu datang pada menit ke-79 melalui eksekusi dingin dari striker andalan mereka, yang memastikan langkah Vietnam ke final dengan agregat 4-2. Suasana Stadion My Dinh bergemuruh ketika wasit meniup peluit panjang, sementara Kim Sang Sik terlihat memberikan acungan jempol kepada seluruh starting XI yang berjuang habis-habisan selama 90 menit.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Vietnam yang menurunkan formasi 4-2-3-1 langsung mengambil alih penguasaan bola dan menekan melalui kedua sayap. Menit ke-14, kegigihan wing-back kiri mengirimkan umpan silang mendatar ke kotak penalti, yang berhasil disambut oleh striker dengan sundulan keras untuk membuka skor. Gol tersebut didahului oleh assist yang memperlihatkan koordinasi tinggi antara lini tengah dan serang. Namun, keunggulan tidak bertahan lama. Menit ke-33, Malaysia membalas lewat tendangan bebas yang meliuk di sudut gawang, membuat kiper Vietnam tak berdaya. Wasit sempat memeriksa keputusan melalui VAR karena dugaan offside pada proses pemicunya, namun gol dinyatakan sah. Kedua tim kemudian saling jual beli serangan hingga jeda babak pertama dengan skor imbang 1-1.

Babak Pertama: Dominasi Sayap dan Kartu Kuning

Statistik babak pertama menunjukkan Vietnam menguasai penguasaan bola sebesar 58 persen dengan lima shots on target dari total delapan tembakan. Malaysia meski lebih banyak bertahan, tetap berbahaya lewat serangan balik dengan formasi 5-3-2 yang mereka terapkan. Lini belakang Vietnam harus bekerja ekstra keras menahan laju penyerang sayap Malaysia yang memiliki kecepatan di atas rata-rata. Menit ke-41, gelandang bertahan Vietnam menerima kartu kuning setelah melakukan tekel keras di tengah lapangan untuk menghentikan transisi cepat lawan. Beberapa menit berselang, bek tengah Malaysia juga masuk ke dalam buku catatan wasit dengan kartu kuning akibat tarikan di luar kotak penalti. Tendangan bebas yang dihasilkan sayangnya masih bisa diantisipasi kiper lawan, sehingga skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Taktik Kim Sang Sik Berbuah Gol

Masuk ke babak kedua, Kim Sang Sik melakukan penyesuaian taktis dengan memperketat pressing di area tengah dan mempercepat perpindahan bola. Hasilnya terlihat jelas pada menit ke-58, ketika seorang gelandang serang Vietnam menyambut umpan terobosan dari lini belakang, melewati satu pemain Malaysia, dan melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di sudut kanan gawang. Gol tersebut mengembalikan keunggulan 2-1 bagi tuan rumah sekaligus memaksa Malaysia membuka formasi untuk mengejar ketertinggalan agregat. Vietnam kemudian memanfaatkan ruang yang tercipta di belakang pertahanan Malaysia. Menit ke-79, sebuah serangan balik cepat dimulai dari sayap kanan, di mana winger Vietnam berhasil melewati bek lawan sebelum memberikan assist akurat ke tengah kotak penalti. Striker yang menjaga posisi dengan baik, jauh dari jebakan offside, langsung mengeksekusi bola dengan tenang untuk mencetak gol ketiga.

"Saya memuji para pemain karena mereka menunjukkan mentalitas juara hari ini. Kami tahu Malaysia akan datang dengan motivasi tinggi, tetapi starting XI kami berhasil menjalankan instruksi dengan disiplin tinggi. Gol pada menit ke-58 sangat penting karena mengubah momentum, dan cara kami menutup pertandingan di menit ke-79 menunjukkan kematangan taktikal," ujar Kim Sang Sik usai pertandingan.

Analisis Data: Superioritas Vietnam di My Dinh

Dari sisi statistik, Vietnam benar-benar mengontrol jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 62 persen hingga akhir laga, sedangkan Malaysia hanya menguasai 38 persen. Shots on target Vietnam berjumlah delapan kali dari total 14 tembakan, sementara Malaysia hanya mampu melepaskan tiga shots on target dari tujuh percobaan. Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan Kim Sang Sik terbukti efektif untuk mengeksploitasi kelemahan transisi pertahanan Malaysia yang kerap kehilangan posisi saat bola direbut. Meski gagal meraih clean sheet karena kebobolan di menit ke-33, lini belakang Vietnam sukses menjalankan offside trap dengan tepat sebanyak empat kali di babak kedua, menggagalkan upaya serangan balik lawan. Tidak ada pemain yang menerima kartu merah, namun wasit mengeluarkan tiga kartu kuning sepanjang laga, dua untuk Vietnam dan satu untuk Malaysia. Dengan kemenangan ini, Vietnam melangkah ke final Piala AFF 2026 dan kini menanti lawan dari laga semifinal lainnya untuk memperebutkan trofi regional yang bergengsi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User