SEOUL — Fitch dan Moody's Apresiasi Rancangan Anggaran Korea Selatan
Lembaga pemeringkat kredit global, Fitch Ratings dan Moody's Investors Service, memberikan penilaian positif terhadap rancangan anggaran jangka menengah hi
Lembaga pemeringkat kredit global, Fitch Ratings dan Moody's Investors Service, memberikan penilaian positif terhadap rancangan anggaran jangka menengah hingga tahun 2027 yang diajukan oleh Pemerintah Korea Selatan. Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan mengonfirmasi bahwa langkah konsolidasi fiskal yang diambil pemerintah dinilai sangat efektif dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta menekan laju pertumbuhan utang negara di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlanjut.
Penilaian ini menjadi sinyal penting bagi pasar keuangan internasional bahwa Seoul tetap konsisten menjalankan disiplin anggaran. Langkah ini diambil setelah pemerintah meninjau ulang prioritas belanja negara demi memastikan bahwa kapasitas fiskal tetap tangguh dalam menghadapi ketegangan geopolitik, fluktuasi harga komoditas, dan tekanan demografi akibat penurunan angka kelahiran.
Kronologi Evaluasi dan Pengajuan Anggaran Korea Selatan
Proses penyusunan hingga penilaian positif terhadap Kerangka Fiskal Jangka Menengah Korea Selatan berlangsung melalui serangkaian tahapan evaluasi ketat yang melibatkan lembaga independen internasional:
- Agustus 2024: Kementerian Ekonomi dan Keuangan menyusun alokasi anggaran dengan merestrukturisasi belanja non-prioritas dan memfokuskan alokasi dana pada sektor pertumbuhan masa depan seperti semikonduktor, kecerdasan buatan (AI), serta penanganan krisis demografi.
- Awal September 2024: Pemerintah menyelenggarakan dialog tahunan dan konsultasi teknis bersama tim analis dari Fitch Ratings dan Moody's Investors Service untuk memaparkan proyeksi penerimaan pajak dan skenario pengelolaan utang.
- 9 September 2024: Pemerintah Korea Selatan secara resmi mengumumkan tanggapan positif dari kedua lembaga pemeringkat tersebut, yang memuji komitmen Seoul dalam menekan defisit fiskal secara konsisten hingga 2027.
Analisis Kebijakan Belanja Ketat dan Proyeksi Utang
Dalam laporan evaluasinya, para analis menekankan bahwa keputusan Korea Selatan untuk membatasi ekspansi anggaran adalah langkah cerdas untuk mengamankan ketahanan ekonomi jangka panjang. Pemerintah menetapkan kebijakan fiskal yang memprioritaskan efisiensi anggaran tanpa mengorbankan stimulus pada sektor manufaktur utama.
Sejumlah data dan indikator fiskal utama yang menjadi sorotan penting meliputi:
- Pertumbuhan belanja tahunan dibatasi secara ketat pada kisaran 3,2 persen per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata kenaikan belanja pada periode pandemi.
- Defisit anggaran operasional ditargetkan dapat ditekan dan dijaga secara konsisten di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
- Rasio utang pemerintah terhadap PDB diproyeksikan akan stabil pada kisaran 50 hingga 53 persen hingga akhir tahun 2027, mencegah lonjakan utang yang berisiko memicu penurunan peringkat kredit.
"Penilaian positif dari Fitch dan Moody's menegaskan kepercayaan pasar internasional terhadap disiplin fiskal kami. Pemerintah berkomitmen mempertahankan kredibilitas ini sambil tetap menstimulasi sektor-sektor pertumbuhan baru yang strategis," ujar pejabat senior Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan.
Implikasi Terhadap Peringkat Kredit dan Pasar Keuangan
Keputusan dua lembaga pemeringkat utama ini memberikan dampak langsung terhadap kredibilitas obligasi negara Korea Selatan di pasar global. Saat ini, Fitch mempertahankan peringkat sovereign Korea Selatan pada level AA-, sementara Moody's memberikan peringkat Aa2, keduanya dengan prospek stabil.
Dukungan dari Fitch dan Moody's ini diyakini akan meminimalkan risiko pelarian modal asing (*capital outflow*) dari pasar modal dan pasar obligasi domestik. Selain itu, langkah ini memperkuat posisi mata uang Won terhadap tekanan Dolar AS, karena investor internasional melihat fiskal Korea Selatan dikelola secara prudent dan memiliki bantalan yang kuat terhadap gejolak eksternal.
Comments (0)