Selebrasi Siu Aleksa Kunci Kemenangan Bersejarah Persita

Skor akhir 1-0 mewarnai duel sengit antara Persita Tangerang dan Borneo FC Samarinda di pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. Laga yang digelar di Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (9/1/2026) sore WI...

Selebrasi Siu Aleksa Kunci Kemenangan Bersejarah Persita

Skor akhir 1-0 mewarnai duel sengit antara Persita Tangerang dan Borneo FC Samarinda di pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. Laga yang digelar di Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (9/1/2026) sore WIB, itu menjadi panggung bagi Andrejic Aleksa. Gol tunggal sang striker asing pada menit ke-67, yang diakhiri dengan selebrasi khas siu ala Cristiano Ronaldo, memastikan tiga poin bersejarah bagi Pendekar Cisadane—sebutan Persita.

Pertandingan ini bukan sekadar kemenangan biasa. Ini adalah kali pertama Persita mengalahkan Borneo FC dalam tiga musim terakhir. Atmosfer stadion yang dihadiri 12.500 penonton itu langsung meledak begitu bola bersarang di gawang yang dikawal Nadeo Winata. Assist ciamik dari sayap kanan, Muhammad Toha, yang mengirim umpan silang terukur, menjadi kunci terbukanya pertahanan rapat Pesut Etam.

Perjalanan Laga: Ketat Sejak Menit Awal

Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit Thoriq Alkatiri, kedua tim langsung menampilkan permainan tempo tinggi. Borneo FC, yang datang dengan status tim papan atas, mencoba mendikte penguasaan bola. Formasi 4-3-3 andalan pelatih Pieter Huistra membuat lini tengah yang digalangi Kei Hirose dan Stefano Lilipaly cukup mendominasi. Namun, Persita dengan disiplin formasi 4-4-2 diamond di bawah asuhan Joko Susilo bermain sabar dan mengandalkan serangan balik cepat.

Menit ke-12, Borneo nyaris membuka skor lewat sepakan jarak jauh Kei Hirose yang membentur mistar gawang. Enam menit berselang, giliran Persita yang mengancam lewat tandukan Aleksa hasil sepak pojok, namun masih bisa ditepis Nadeo. Statistik babak pertama menunjukkan penguasaan bola 58% untuk Borneo, tapi urusan shots on target, kedua tim sama-sama mencatatkan dua peluang tepat sasaran. Skor kaca mata bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Momentum Pecah di Menit 67

Memasuki paruh kedua, Persita mulai berani keluar menekan. Masuknya gelandang serang Ramiro Fergonzi pada menit ke-55 menambah daya gedor tuan rumah. Serangan demi serangan dilancarkan dari kedua sayap. Puncaknya terjadi pada menit ke-67. Sebuah serangan balik cepat yang dibangun dari lini pertahanan sendiri.

Bek tengah Javlon Guseynov melepaskan bola panjang ke sisi kanan yang ditempati Muhammad Toha. Tanpa berpikir panjang, Toha mengirim crossing melengkung ke kotak penalti. Aleksa yang sudah membaca arah bola, melepaskan diri dari kawalan Agung Prasetyo, dan dengan satu sentuhan first-time volley kaki kanan, ia menghujamkan bola ke pojok kanan bawah gawang. Nadeo tak berdaya. Skor berubah 1-0.

Begitu bola masuk, Aleksa langsung berlari ke sudut lapangan dan melakukan selebrasi khas siu—lompatan sambil berputar di udara—yang disambut gemuruh suporter. Sebuah momen yang langsung viral di media sosial. Bukan hanya gol, tapi perayaan itu menjadi ikon pertandingan ini.

Statistik dan Dominasi Tersembunyi

Meski Borneo FC unggul dalam penguasaan bola (52% berbanding 48%), efektivitas Persita dalam menyerang jauh lebih tajam. Total shots on target Persita mencapai 5, sedangkan Borneo hanya 3. Akurasi operan kedua tim tergolong tinggi: Persita 78%, Borneo 81%. Namun, yang membedakan adalah keberhasilan Persita dalam memenangi duel udara di kotak penalti lawan—sebanyak 11 kali, sementara Borneo hanya 5 kali.

Kartu kuning diberikan kepada Muhammad Toha (Persita, menit ke-31) dan Diego Michiels (Borneo, menit ke-74) setelah keduanya terlibat pelanggaran keras. Total foul yang terjadi mencapai 27, menandakan betapa sengitnya laga ini. VAR sempat digunakan pada menit ke-82 untuk memeriksa kemungkinan handball di kotak penalti Persita, namun wasit memutuskan tidak ada pelanggaran. Clean sheet yang diraih oleh kiper Persita, Dhika Bayangkara, menjadi fondasi penting di balik tiga poin ini.

Kutipan Pelatih: Kebanggaan dan Evaluasi

"Kami tahu Borneo tim kuat. Tapi saya katakan kepada anak-anak, mainlah dengan hati, disiplin, dan percaya pada strategi. Gol Aleksa adalah buah dari latihan yang kami rancang. Selebrasinya? Itu cerminan karakter dan motivasinya," ujar Joko Susilo dalam konferensi pers usai laga.

Sementara itu, pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, mengakui kekalahan ini cukup mengecewakan.

"Kami memiliki lebih banyak penguasaan, tapi mereka berhasil mengeksekusi satu peluang dengan sempurna. Itulah sepak bola. Kami harus segera bangkit,"
katanya singkat.

Dengan hasil ini, Persita naik ke peringkat ke-7 klasemen sementara dengan 27 poin dari 18 pertandingan, memangkas jarak dengan zona empat besar. Sedangkan Borneo FC tetap di posisi ke-3 dengan 34 poin, namun kini tekanan dari pesaing di bawah semakin ketat. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persita jelang laga tandang melawan PSM Makassar pekan depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User