Rodri Pahlawan, City Gulung Sheffield United 2-0 di Etihad

Etihad Stadium, Sabtu malam—gelandang bertahan andalan Manchester City, Rodri, tampil sebagai aktor utama kala The Citizens menekuk Sheffield United dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-20 Premier Lea...

Rodri Pahlawan, City Gulung Sheffield United 2-0 di Etihad

Etihad Stadium, Sabtu malam—gelandang bertahan andalan Manchester City, Rodri, tampil sebagai aktor utama kala The Citizens menekuk Sheffield United dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-20 Premier League 2023/2024. Gol brilian Rodri di menit 14 menjadi pembuka, sebelum Julian Alvarez melengkapi kemenangan pada menit 61. Dengan performa dominan sepanjang pertandingan, City tak hanya mengamankan tiga poin, namun juga mengirimkan pesan kuat kepada para pesaing di papan atas.

Babak Pertama: Gol Spektakuler Rodri dan Dominasi Total

Sejak peluit awal, Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-2-3-1 pilihan Pep Guardiola, dengan Rodri dan Mateo Kovacic berduet sebagai poros ganda, memberi kestabilan di lini tengah sekaligus kreativitas melalui Phil Foden, Bernardo Silva, dan Jack Grealish. Di lini depan, Julian Alvarez dipercaya sebagai ujung tombak. Sheffield United sendiri menerapkan skema 5-4-1 yang rapat, namun mereka kesulitan membendung pressing tinggi City.

Pada menit ke-14, skema permainan pendek The Citizens menghasilkan keajaiban. Umpan silang mendatar dari sisi kiri dilepaskan oleh Phil Foden. Bola meluncur ke arah depan kotak penalti, disambut Rodri dengan tendangan voli kaki kanan first-time. Lesakan keras itu mengarah deras ke sudut kiri gawang Wes Foderingham yang tak mampu dijangkau. Publik Etihad bergemuruh—itu gol keempat Rodri di liga musim ini, sekaligus bukti kualitasnya sebagai gelandang yang tak hanya piawai menghancurkan serangan lawan.

City terus menggempur. Data penguasaan bola di babak pertama mencapai 73 persen. Mereka melepaskan 8 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran. Di sisi lain, Sheffield hanya mencatatkan 1 tembakan tanpa mengancam gawang Ederson. Menit ke-23, Bernardo Silva hampir menggandakan skor setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang, tetapi sepakannya masih menyamping tipis. Foden juga nyaris menambah gol via tendangan bebas pada menit 37 yang melambung di atas mistar. Meski hanya tercipta satu gol, dominasi City begitu jelas dan menyisakan kekecewaan mereka hanya memimpin tipis saat turun minum.

Babak Kedua: Alvarez Menutup Pertandingan, Clean Sheet Terjaga

Pasukan Chris Wilder mencoba keluar dari tekanan di babak kedua. Sheffield sedikit lebih berani menekan, dan pada menit 51, Oliver McBurnie berhasil melepaskan tembakan yang diblok oleh Ruben Dias. Namun, respons City sangat cepat. Hanya berselang 10 menit kemudian, tepatnya menit 61, serangan balik cepat membuahkan hasil. Berawal dari umpan terobosan Jack Grealish, Julian Alvarez lolos dari jebakan offside. Striker asal Argentina itu mengontrol bola dengan tenang, mengecoh Foderingham, lalu dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong. Skor menjadi 2-0.

Efektivitas serangan City di babak ini tak kalah impresif. Meski penguasaan bola turun menjadi 68 persen, mereka justru menciptakan 10 tembakan dengan 5 on target. Rodri nyaris membukukan brace pada menit 73 andai tendangan jarak jauhnya tidak membentur tiang gawang. Di sisi lain, Sheffield hanya menambah satu tembakan tepat sasaran, yang mampu ditepis Ederson dengan cemerlang pada menit 82. Kartu kuning dikeluarkan wasit untuk pemain Sheffield, Andre Brooks, akibat pelanggaran keras terhadap Foden pada menit 69.

Dalam 20 menit terakhir, Guardiola memasukkan Oscar Bobb dan Phil Foden digantikan untuk menjaga kebugaran. City mengendalikan tempo tanpa memberi peluang berarti bagi tim tamu. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang.

Analisis Pemain Kunci dan Statistik Penuh

Rodri layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Di luar golnya, ia mencatatkan 92 persen akurasi umpan, 3 tekel sukses, dan 4 intersep. Ia menjadi jangkar yang tak tergantikan di lini tengah. Foden juga brilian dengan satu assist dan tiga peluang kunci yang diciptakan. Sementara itu, Alvarez kian tajam sebagai false nine, mencatatkan 2 tembakan tepat sasaran dan 1 gol. Clean sheet yang diraih Ederson merupakan yang ke-8 di Premier League musim ini, berkat performa solid dari empat bek: Kyle Walker, Manuel Akanji, Ruben Dias, dan Josko Gvardiol.

Statistik penuh pertandingan:Penguasaan Bola: Manchester City 70% – 30% Sheffield United. Total Tembakan: 18 – 5. Tembakan Tepat Sasaran: 9 – 1. Pelanggaran: 6 – 11.Offside: 2 – 1.Kartu Kuning: 0 – 1. City juga unggul dalam akurasi umpan (89% vs 67%) dan jumlah corner (8 vs 2).

"Rodri adalah pemain spesial. Golnya membawa ketenangan yang kami butuhkan, dan secara keseluruhan permainannya luar biasa. Saya sangat puas dengan reaksi tim setelah laga padat akhir tahun," ucap Guardiola dalam konferensi pers pasca laga.

Tambahan tiga poin membawa Manchester City naik ke posisi tiga klasemen sementara dengan 40 poin, menempel ketat pemuncak klasemen. Sementara Sheffield United kian terbenam di dasar tabel dengan 9 poin. City akan menghadapi ujian berikutnya melawan tim kuat, dan performa seperti ini menjadi modal berharga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User