Paredes Bongkar Rencana Messi: Pensiun dari Timnas Argentina Pasca-Piala Dunia 2026
Gelandang tangguh Argentina, Leandro Paredes, secara mengejutkan membongkar rencana besar rekan setimnya, Lionel Messi. Dalam sebuah wawancara eksklusif yang dirilis pada Rabu (10/4/2026) waktu setemp...
Gelandang tangguh Argentina, Leandro Paredes, secara mengejutkan membongkar rencana besar rekan setimnya, Lionel Messi. Dalam sebuah wawancara eksklusif yang dirilis pada Rabu (10/4/2026) waktu setempat, Paredes mengonfirmasi bahwa sang mega bintang akan menutup karier internasionalnya yang gemilang segera setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Bocoran ini langsung memicu gelombang reaksi di kalangan penggemar sepak bola global, sekaligus mengakhiri spekulasi panjang tentang masa depan La Pulga bersama Tim Tango.
Momen Kunci dalam Wawancara
Paredes, yang saat ini bermain untuk klub AS Roma, berbicara panjang lebar dalam program televisi olahraga “El Loco y el Cuerdo”. Ia menyebut bahwa Messi telah mantap dengan keputusannya, meskipun masih menyimpan ambisi besar untuk membela Argentina di panggung tertinggi. “Leo sudah bilang kepada kami, keluarga inti tim, bahwa Piala Dunia berikutnya akan menjadi tarian terakhirnya. Tidak ada yang bisa mengubah pikirannya,” ujar Paredes, dikutip dari transkrip wawancara. Pernyataan itu sekaligus mengakhiri spekulasi soal kemungkinan Messi tampil di Piala Dunia 2030, yang akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko—negara-negara yang memiliki kedekatan emosional dengan sang pemain.
Sang gelandang menceritakan momen saat Messi menyampaikan niatnya dalam sesi makan malam tim usai kemenangan di Copa America 2024 lalu. “Suasananya haru. Semua diam, lalu Leo berdiri dan mengucapkan terima kasih. Itu bukan pengumuman resmi, tapi kami semua mengerti,” tambah Paredes. Ia menegaskan bahwa sang kapten memiliki alasan kuat: ingin berhenti di puncak.
Warisan Sang Legenda dalam Angka
Keputusan Messi untuk pensiun setelah Piala Dunia 2026 menandai akhir dari salah satu babak paling ikonik dalam sejarah olahraga. Saat ini, pria berusia 38 tahun itu telah mencatatkan 189 penampilan dan 112 gol untuk Argentina, menjadikannya pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan caps terbanyak dalam sejarah tim nasional. Sejak debutnya pada 2004, ia telah membawa Argentina meraih gelar Copa America (2021, 2024), Piala Dunia (2022), dan Finalissima (2022). Trofi Piala Dunia terakhir menjadi puncak yang sempurna, namun Messi tampaknya ingin menutup buku dengan satu lagi tarian di Amerika Utara.
Perjalanan Messi tidak selalu mulus. Publik Argentina mengingat momen kelam di Copa America Centenario 2016, ketika ia sempat menyatakan mundur dari timnas setelah gagal di final melawan Chile. Namun, ia berbalik arah, dan keputusan itu menjadi fondasi kebangkitan yang menghasilkan tiga trofi mayor. Kini, beda: pensiun kali ini dipastikan final. Di panggung Piala Dunia, Messi telah mencetak 15 gol dalam 5 edisi, termasuk dua gol di final 2022—sebuah rekor yang sulit dipecahkan oleh penerusnya kelak.
Dampak bagi Skuad Argentina
Kepergian Messi akan meninggalkan lubang besar di tim asuhan Lionel Scaloni. Argentina saat ini tengah dalam transisi generasi, dengan pemain-pemain muda seperti Alejandro Garnacho, Valentin Carboni, dan Thiago Almada mulai menanjak. Namun, kepemimpinan dan momen-momen magis Messi tidak tergantikan. Paredes sendiri mengakui bahwa tim sudah membicarakan bagaimana mengatasi ketidakhadiran sang idola. “Kami harus siap. Tapi satu hal yang pasti: kami ingin memberinya perpisahan yang pantas di Piala Dunia,” tegas gelandang berusia 31 tahun itu.
Saat ini, Argentina bertengger di posisi kedua klasemen kualifikasi zona CONMEBOL, dengan Messi menyumbang 3 gol dalam 6 laga. Meski usianya tidak muda, dribelnya masih sulit dihentikan. Dengan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di 16 kota di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, Argentina akan datang sebagai juara bertahan dan salah satu favorit. Messi, yang akan berusia 39 tahun 11 bulan saat final, akan menjadi pemain tertua dalam sejarah turnamen jika ia tampil. Pertanyaan besarnya bukan lagi apakah ia akan bermain, melainkan seberapa jauh Argentina bisa melangkah dalam turnamen perpisahannya.
Paredes menolak menyebut siapa yang akan menggantikan peran Messi sebagai ikon tim. “Leo unik. Kami tidak akan mencari penggantinya, karena tidak ada. Kami hanya akan membangun tim yang berbeda,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa generasi emas Argentina, termasuk dirinya, Angel Di Maria, dan Nicolas Otamendi, juga kemungkinan akan mengikuti jejak Messi setelah turnamen tersebut.
Reaksi Publik dan Langkah Selanjutnya
Ungkapan Paredes memicu reaksi beragam di media sosial. Tagar #GraciasLeo kembali menggema, mengingatkan pada momen haru setelah final Piala Dunia 2022 di Qatar. Banyak penggemar yang berharap Messi berubah pikiran, sementara yang lain mendukung keputusan itu sebagai akhir yang sempurna. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) belum mengeluarkan pernyataan resmi, tetapi sumber internal mengonfirmasi bahwa federasi telah menyiapkan rangkaian penghormatan khusus sepanjang kualifikasi dan turnamen.
Dengan hampir 23 tahun mengabdi di level tertinggi, perjalanan Messi bersama Albiceleste telah melampaui batas-batas olahraga. Keputusan pensiun yang diungkap Paredes bukanlah titik, melainkan koma terakhir sebelum tanda tanya besar tentang siapa yang akan menjadi wajah baru sepak bola Argentina. Untuk saat ini, satu hal yang pasti: setiap detik Messi di lapangan menuju Piala Dunia 2026 akan menjadi momen bersejarah yang wajib dinikmati.
Comments (0)