Mojang Priangan Gebuk Arema FC Women 3-0, Sempurna di Grup A
KUDUS — Mojang Priangan memastikan diri sebagai penguasa Grup A U-15 Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 dengan catatan sempurna. Dalam laga penentuan di Supersoccer Arena, Kamis (9/7/2026),...
KUDUS — Mojang Priangan memastikan diri sebagai penguasa Grup A U-15 Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 dengan catatan sempurna. Dalam laga penentuan di Supersoccer Arena, Kamis (9/7/2026), tim berjersi kuning biru itu menggasak Arema FC Women 3-0 dan menyapu bersih fase grup dengan sembilan poin tanpa sekalipun kebobolan. Tiga gol yang tercipta di babak kedua menjadi penegas dominasi sepanjang turnamen.
Jalannya Pertandingan: Tembok Kokoh Arema Runtuh di Babak Kedua
Arema FC Women, mengenakan jersi putih bersih, mengawali laga dengan strategi bertahan yang rapat. Sepanjang 35 menit pertama, mereka berhasil meredam gelombang serangan yang dilancarkan oleh lini depan Mojang Priangan. Statistik mencatat, penguasaan bola Mojang Priangan menyentuh angka 62% di babak pertama, namun penyelesaian akhir belum cukup tajam. Tiga tembakan tepat sasaran (shots on target) dari total delapan percobaan masih bisa digagalkan oleh penampilan cemerlang kiper Arema, yang mencatat sejumlah penyelamatan krusial.
Memasuki menit ke-36, kebuntuan pecah. Berawal dari tusukan bek kiri Mojang Priangan, Rani Agustina, bola umpan silang mendatar mengarah ke kotak penalti. Penyerang bernomor 9, Zahra Safitri, dengan cerdik menahan bola dan melepaskan tendangan mendatar ke tiang jauh pada menit ke-36, mengubah skor menjadi 1-0. Assist tersebut menjadi buah dari skema overlapping run yang telah dilatih secara intensif oleh pelatih selama pemusatan latihan.
Hanya berselang empat menit, tepatnya menit ke-40, tim asal Jawa Barat itu menggandakan keunggulan. Kali ini lewat skema bola mati. Tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Arema dieksekusi oleh gelandang serang, Nurul Hikmah. Bola melengkung melewati pagar betis dan menyambangi tiang dekat tanpa mampu dihalau kiper. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Arema FC Women tercatat hanya melepaskan satu tembakan sepanjang babak pertama, itu pun masih melenceng dari sasaran.
Gol Penutup dan Rekor Tanpa Kebobolan
Di babak kedua, Mojang Priangan tidak mengendurkan intensitas serangan. Pelatih menambah daya gedor dengan memasukkan pemain sayap cepat, Dinda Permatasari. Hasilnya instan. Pada menit ke-58, Dinda yang baru masuk tiga menit melakukan penetrasi dari sisi kiri dan memberikan umpan tarik ke kotak penalti. Zahra Safitri, yang tampil sebagai Player of the Match, menyambut bola dengan sontekan keras untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-58 sekaligus memastikan skor akhir 3-0. Brace ini menjadikan Zahra sebagai pencetak gol terbanyak sementara tim dengan empat gol dari tiga pertandingan.
Lini pertahanan Mojang Priangan yang dikomandoi kapten tim, Salsabila Putri, kembali mencatatkan clean sheet ketiga secara beruntun. Sepanjang fase grup, gawang mereka sama sekali tidak tersentuh bola lawan. Total, dalam 180 menit pertandingan, kiper utama hanya melakukan dua penyelamatan, sebuah angka yang menunjukkan betapa solidnya koordinasi pertahanan yang dibangun dari lini tengah. Statistik penguasaan bola akhir pertandingan menunjukkan 65% untuk Mojang, dengan total 15 tembakan dan 7 tepat sasaran, berbanding 4 tembakan dan 1 tepat sasaran milik Arema FC Women.
Pelatih Arema FC Women mengakui keunggulan lawan. "Mojang Priangan memang kelasnya di atas kami hari ini. Transisi menyerang mereka sangat cepat, dan kami kesulitan menjaga konsentrasi di 10 menit krusial babak pertama," ujarnya usai laga. Sementara itu, pelatih Mojang Priangan mengapresiasi kesabaran anak asuhnya. "Kami tahu Arema akan bermain defensif. Saya minta pemain untuk tetap sabar dan terus mengalirkan bola. Zahra luar biasa, tapi saya juga bangga dengan clean sheet ketiga kami. Itu kerja kolektif," katanya.
Jalan Mojang Priangan Menuju Puncak Grup
Dengan hasil ini, Mojang Priangan melaju ke babak semifinal sebagai juara Grup A dengan catatan sempurna: tiga kemenangan, sembilan poin, delapan gol memasukkan, dan nol gol kemasukan. Perjalanan mereka di fase grup diawali dengan kemenangan 2-0 atas tim Papua United, kemudian menghancurkan Bali Angels 3-0, dan puncaknya menekuk Arema FC Women dengan skor identik. Sebaliknya, Arema FC Women yang sebelumnya mengantongi enam poin dari dua kemenangan harus puas sebagai runner-up grup. Meski kalah, mereka masih berhak melaju ke babak selanjutnya dan berpotensi bertemu kembali dengan Mojang Priangan jika kedua tim melaju ke final.
Kemenangan ini juga mencatatkan sejumlah statistik individu yang menarik. Gelandang tengah, Amelia Rahmawati, mencatat akurasi umpan hingga 88% dengan empat key passes yang menciptakan peluang. Sementara itu, jumlah kartu kuning dalam laga ini hanya satu, diberikan kepada bek Arema pada menit ke-72 karena protes berlebihan—sebuah indikasi bahwa meskipun tensi tinggi, kedua tim tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Apakah dominasi Mojang Priangan akan berlanjut di semifinal? Dengan rekor tanpa kebobolan dan ketajaman Zahra Safitri di lini depan, mereka jelas menjadi tim yang patut diwaspadai. Semua mata di Supersoccer Arena kini tertuju pada babak gugur yang dipastikan menyajikan pertarungan lebih panas.
Comments (0)