KukuBima Sido Muncul-Yayasan TOP Operasi Bibir Sumbing Gratis di Jonggol
Jonggol, Bogor — Suasana haru mewarnai seremoni penyerahan bantuan program Operasi Gratis Sumbing Bibir dan Langit-Langit yang digelar di Rumah Sakit Perma
Jonggol, Bogor — Suasana haru mewarnai seremoni penyerahan bantuan program Operasi Gratis Sumbing Bibir dan Langit-Langit yang digelar di Rumah Sakit Permata Jonggol, Jumat (22/5/2026). Program kolaborasi antara produk legendaris KukuBima dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk bersama Yayasan TOP ini menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat kurang mampu di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Ratusan calon pasien tampak memadati area rumah sakit sejak pagi hari. Mereka datang dari berbagai penjuru daerah, mulai dari Bogor, Cianjur, Sukabumi, hingga Jakarta. Mayoritas merupakan keluarga pra-sejahtera yang selama ini tidak memiliki akses terhadap prosedur operasi plastik rekonstruksi karena terkendala biaya.
Latar Belakang Program CSR
Direktur Marketing Sido Muncul, Leonard Soetjipto, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program operasi bibir sumbing gratis ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. "Kami percaya bahwa senyum anak-anak Indonesia adalah investasi masa depan bangsa. KukuBima sebagai produk yang sudah menemani masyarakat lintas generasi merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata," ujar Leonard.
Yayasan TOP, yang selama ini dikenal aktif dalam program kesehatan masyarakat, bertindak sebagai mitra pelaksana di lapangan. Kolaborasi ini bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya, keduanya telah berhasil menyelenggarakan operasi serupa di berbagai daerah dengan total penerima manfaat mencapai ribuan pasien.
Target dan Skala Program
Program kali ini menargetkan sedikitnya 150 pasien yang akan menjalani operasi dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan ke depan. Prioritas diberikan kepada anak-anak berusia di bawah 12 tahun, meski tidak menutup kemungkinan pasien dewasa dengan kondisi khusus tetap dilayani setelah melalui proses screening ketat.
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Penyelenggara | KukuBima Sido Muncul & Yayasan TOP |
| Lokasi | RS Permata Jonggol, Bogor |
| Tanggal Pelaksanaan | 22 Mei 2026 – Agustus 2026 |
| Target Pasien | 150 penerima manfaat |
| Kategori Pasien | Anak-anak dan dewasa pra-sejahtera |
| Biaya | Sepenuhnya gratis |
Proses Screening dan Prosedur Medis
Ketua Yayasan TOP, Dr. Rita Kusumadewi, Sp.BP-RE, menjelaskan bahwa setiap calon pasien harus melewati serangkaian pemeriksaan awal yang meliputi cek darah lengkap, pemeriksaan kondisi gizi, serta konsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi. "Tidak semua kasus bisa langsung operasi. Ada beberapa kondisi yang memerlukan persiapan terlebih dahulu, terutama dari aspek gizi dan kesehatan umum," terang Dr. Rita.
Tim medis yang terlibat terdiri dari dokter spesialis bedah plastik, dokter anestesi, perawat berpengalaman, serta tenaga medis pendukung dari RS Permata Jonggol. Seluruh prosedur dilakukan dengan standar operasional tinggi demi menjamin keselamatan pasien.
Harapan dan Dampak Sosial
Salah satu orang tua pasien, Siti Aisyah (34), warga asal Ciampea, mengaku bersyukur anaknya mendapatkan kesempatan operasi gratis. "Sudah tiga tahun saya menunggu momen ini. Anak saya sering diejek teman-temannya di sekolah. Setelah operasi nanti, saya berharap dia bisa lebih percaya diri," ujar Siti dengan mata berkaca-kaca.
Kasus bibir sumbing dan langit-langit di Indonesia masih cukup tinggi. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa angka kejadian bibir sumbing mencapai 1 dari 700 kelahiran hidup. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada estetika, tetapi juga pada kemampuan bicara, makan, hingga kepercayaan diri penderitanya.
Komitmen Jangka Panjang
Sido Muncul melalui KukuBima menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial. "Ini adalah komitmen jangka panjang. Kami tidak hanya berhenti pada operasi, tetapi juga akan melakukan pendampingan pasca-operasi hingga pasien benar-benar pulih," tegas Leonard.
Program serupa direncanakan akan kembali digelar di kota-kota lain pada semester kedua 2026, termasuk di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masyarakat yang ingin mendaftar dapat menghubungi call center Yayasan TOP atau langsung datang ke RS Permata Jonggol pada jam operasional.
"Senyum adalah hak setiap anak. Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang harus menanggung beban stigma karena kondisi medis yang sebenarnya bisa ditangani." — Leonard Soetjipto, Direktur Marketing Sido Muncul
Dengan semangat kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga sosial, program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam aksi kepedulian sosial serupa. Bantuan yang diberikan bukan hanya berupa biaya operasi, tetapi juga harapan baru bagi masa depan penerima manfaat.
[SOCIAL_TWEET]: KukuBima Sido Muncul & Yayasan TOP gelar operasi bibir sumbing gratis untuk 150 pasien di RS Permata Jonggol. Program CSR yang menyentuh hati! 💙 #BibirSumbingGratis #SidoMuncul #YayasanTOP[SOCIAL_TG]: 🤝💙 KukuBima Sido Muncul × Yayasan TOP = Operasi Bibir Sumbing GRATIS untuk 150 pasien di Jonggol! Ayo share biar makin banyak yang terbantu 🙏✨
Comments (0)