Kudus — Garuda Pertiwi Sikat Malaysia 3-0 pada Laga Grup Srikandi Merdeka Cup 2026
Kudus — Tim nasional sepak bola putri Indonesia, Garuda Pertiwi, sukses meraih kemenangan gemilang pada laga perdana fase grup Srikandi Merdeka Cup 2026. B
Kudus — Tim nasional sepak bola putri Indonesia, Garuda Pertiwi, sukses meraih kemenangan gemilang pada laga perdana fase grup Srikandi Merdeka Cup 2026. Bermain di Stadion Supersoccer Arena, Kota Kudus, Jawa Tengah, Minggu (16/8) malam, skuad asuhan pelatih Satoru Mochizuki menaklukkan Malaysia dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini sekaligus menjadi langkah awal yang sempurna bagi Garuda Pertiwi dalam misi meraih gelar juara di turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.
Garuda Pertiwi Tampil Agresif sejak Babak Pertama
Sejak wasit meniup peluit panjang tanda dimulainya pertandingan, Garuda Pertiwi langsung menunjukkan ambisi besar untuk mencuri gol cepat. Tuan rumah yang mendapat dukungan penuh dari ribuan penonton di Stadion Supersoccer Arena menguasai permainan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen pada 20 menit pertama. Tekanan bertubi-tubi dari lini serang Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23 ketika striker andalan, Claudia Scheunemann, memanfaatkan umpan silang tepat dari Septi Dwi Rahayu untuk membuka keunggulan.
Gol pembuka tersebut semakin membuka ruang bagi para pemain Indonesia untuk bermain lebih lepas. Duet lini tengah Zahra Muzdalifah dan Marsela Yuliana berhasil mengontrol ritme permainan dengan efektif, membuat para pemain Malaysia kesulitan membangun serangan balik. Beberapa peluang berbahaya kembali tercipta melalui sayap kiri yang ditempati Shalika Aurelia, namun skor 1-0 tetap bertahan hingga jeda babak pertama usai.
Tiga Gol Tanpa Balas Kukuhkan Kemenangan
Memasuki babak kedua, Garuda Pertiwi tidak melunakkan tempo permainan. Justru sebaliknya, para penggawa timnas putri Indonesia tampil lebih agresif dengan melakukan pressing tinggi di daerah pertahanan lawan. Hasilnya, gol kedua berhasil dicetak pada menit ke-58 melalui aksi individual Reva Octaviani yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut kiri gawang yang tidak mampu dijangkau kiper Malaysia.
Kelelahan para pemain Malaysia semakin terlihat di 15 menit terakhir pertandingan. Pelatih Satoru Mochizuki melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga intensitas serangan, dan strategi tersebut berhasil. Pada menit ke-84, pemain pengganti Sheva Imut menyempurnakan kemenangan timnya dengan gol ketiga setelah meneruskan bola muntah dari tendangan kiper lawan. Skor 3-0 untuk keunggulan Garuda Pertivi bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
- Penguasaan bola: Indonesia 62% vs Malaysia 38%
- Tendangan ke gawang: Indonesia 14 (8 on target) vs Malaysia 3 (1 on target)
- Pelanggaran: Indonesia 8 vs Malaysia 12
- Tendangan sudut: Indonesia 7 vs Malaysia 2
"Kami sangat puas dengan performa para pemain hari ini. Mereka menjalankan instruksi dengan disiplin tinggi dan menunjukkan mentalitas juara sejak menit pertama. Namun, ini baru permulaan. Kami harus segera fokus ke laga berikutnya karena persaingan di grup ini masih sangat terbuka," ujar Pelatih Kepala Garuda Pertiwi, Satoru Mochizuki, usai pertandingan.
Persaingan Grup C Makin Ketat
Kemenangan 3-0 atas Malaysia membuat Garuda Pertiwi untuk sementara memuncaki klasemen sementara Grup C Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan perolehan tiga poin dan selisih gol yang menguntungkan. Di laga lain yang digelar di venue yang sama, Vietnam berhasil menahan imbang Myanmar dengan skor 1-1 sehingga kedua tim mengemas satu poin di bawah Indonesia.
Dengan hasil ini, langkah Garuda Pertiwi menuju babak semifinal terbuka lebar. Pasukan Merah Putih hanya membutuhkan minimal hasil imbang pada laga kedua kontra Vietnam, Rabu (19/8) mendatang, untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Namun, pelatih Satoru Mochizuki menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain defensif dan tetap akan mengejar kemenangan demi menjaga momentum positif.
Sementara itu, kekalahan telak dari Indonesia membuat Malaysia terbenam di dasar klasemen Grup C. Pelatih Malaysia, Soleen Al-Zarouni, mengakui timnya kesulitan menghadapi tekanan intens dari para pemain Indonesia. Ia berjanji akan melakukan evaluasi mendalam sebelum menghadapi Myanmar pada laga penentuan kelolosan nanti.
Srikandi Merdeka Cup 2026 sendiri diikuti oleh delapan tim nasional putri dari kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur yang dibagi ke dalam dua grup. Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke babak semifinal. Turnamen ini menjadi ajang penting bagi Garuda Pertiwi untuk menguji kualitas para pemain jelang kualifikasi Piala Asia Wanita 2027 mendatang.
Kemenangan perdana ini tentu menjadi suntikan moral besar bagi timnas putri Indonesia. Dukungan luar biasa dari masyarakat Kudus yang memadati Stadion Supersoccer Arena membuktikan bahwa sepak bola putri tanah air kini semakin mendapat tempat di hati pecinta olahraga nasional.
[SOCIAL_TWEET]: Garuda Pertiwi sikat Malaysia 3-0 di laga pembuka Srikandi Merdeka Cup 2026! 🦅🇮🇩 Tiga gol tanpa balas di Kudus. #GarudaPertiwi #TimnasPutri #SrikandiMerdekaCup [SOCIAL_TG
Comments (0)