Kounde Jadi Pahlawan Barcelona Kunci Kemenangan atas Sociedad
Senyum lebar terpancar dari raut wajah bek tengah Barcelona, usai gol krusialnya ke gawang Real Sociedad memastikan tiga poin berharga di lanjutan La Liga, Minggu (28/9/2025) dini hari WIB. Skor akhir...
Senyum lebar terpancar dari raut wajah bek tengah Barcelona, usai gol krusialnya ke gawang Real Sociedad memastikan tiga poin berharga di lanjutan La Liga, Minggu (28/9/2025) dini hari WIB. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Blaugrana tercipta melalui drama yang menyajikan sepak bola intens dan penuh perhitungan taktis. Jules Kounde menjadi penentu setelah meneruskan umpan matang yang merobek jala Tim Txuri-Urdin pada menit ke-67.
Kemenangan ini menjaga jarak Barcelona di puncak klasemen, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka musim ini. Real Sociedad yang tampil disiplin bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-58 harus mengakui keunggulan tuan rumah yang tampil lebih efisien dalam penyelesaian akhir.
Babak Pertama: Kejutan Awal dan Respons Cepat
Real Sociedad mengejutkan publik Camp Nou saat laga baru berjalan sembilan menit. Serangan balik cepat yang dibangun dari sektor kiri berhasil membongkar lini belakang Barcelona. Mikel Oyarzabal, yang menusuk dari sisi sayap, melepaskan umpan silang mendatar yang disambut tembakan first-time Takefusa Kubo. Bola sempat membentur kaki Pau Cubarsí dan mengecoh kiper Wojciech Szczęsny, membuat skor menjadi 0-1.
Barcelona yang mengandalkan formasi 4-3-3 langsung merespons dengan tekanan tinggi. Penguasaan bola menyentuh angka 68 persen di 30 menit awal, namun penyelesaian akhir masih menjadi masalah. Peluang emas hadir di menit ke-23 lewat sepakan voli Robert Lewandowski yang masih melebar tipis. Kerja sama Lamine Yamal dan Pedri di sisi kanan beberapa kali merepotkan bek kiri Sociedad, Aihen Muñoz, namun umpan-umpan silang belum menemui target.
Gol penyama kedudukan akhirnya lahir pada menit ke-41. Berawal dari tendangan bebas di jarak 22 meter, Raphinha melepaskan eksekusi yang mengecoh pagar betis dan bersarang di sudut kiri gawang tanpa mampu dijangkau Álex Remiro. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, dan statistik mencatat Barcelona melepaskan tujuh tembakan dengan tiga tepat sasaran, sedangkan Sociedad hanya dua tembakan namun satu berbuah gol.
Babak Kedua: Momentum Kartu Merah dan Gol Penentu Kounde
Memasuki babak kedua, intensitas duel semakin meningkat. Titik balik terjadi di menit ke-58 saat bek tengah Sociedad, Igor Zubeldia, menerima kartu kuning kedua setelah menjatuhkan Yamal yang berlari sendirian di tepi kotak penalti. Wasit Alejandro Muñiz Ruiz sempat mengecek VAR sebelum akhirnya mengeluarkan kartu merah. Kehilangan satu pemain memaksa Imanol Alguacil menarik Kubo dan memasukkan bek tambahan, mengubah formasi menjadi 5-3-1.
Barcelona memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan terus menggempur pertahanan lawan. Pelatih Hansi Flick merespons situasi dengan memasukkan Fermín López menggantikan Gavi untuk menambah kreativitas di sepertiga akhir. Namun, rapatnya pertahanan Sociedad sempat membuat frustrasi tuan rumah.
Gol yang dinanti akhirnya tiba di menit ke-67 melalui skema bola mati. Sepak pojok yang dieksekusi Raphinha meluncur ke tiang jauh, disambut tandukan Ferran Torres yang mengarahkan bola kembali ke tengah kotak. Kounde yang berdiri bebas di mulut gawang langsung menyontek bola dengan kaki kanan untuk mengubah skor menjadi 2-1. Ekspresi lega dan penuh emosi langsung terlihat saat ia berlari ke sudut lapangan merayakan gol bersama rekan setim.
Setelah gol tersebut, Flick memasukkan Oriol Romeu untuk memperkuat lini tengah. Real Sociedad mencoba keluar menyerang di 15 menit terakhir namun kesulitan menembus pertahanan terorganisir Barcelona. Hingga peluit panjang dibunyikan, statistik akhir menunjukkan penguasaan bola 71%-29% untuk Barcelona, dengan 14 tembakan (6 tepat sasaran), sementara Sociedad hanya mencatatkan total tiga attempts sepanjang laga.
Performa Istimewa Kounde dan Catatan Dasar Lini Belakang
Jules Kounde layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Bukan hanya karena gol kemenangan yang ia ciptakan, tetapi juga kontribusi defensifnya yang solid. Pemain asal Prancis itu memenangi 5 duel udara, mencatatkan 7 sapuan, dan 3 intersep sepanjang 90 menit. Distribusi bolanya juga impresif, dengan akurasi umpan mencapai 94%—angka tertinggi di antara para bek yang tampil malam itu.
Gol ini menjadi gol ketiganya musim ini di semua ajang, menyamai catatan golnya dari sepanjang musim lalu. Duetnya dengan Cubarsí semakin matang; keduanya mampu meredam pergerakan Umar Sadiq yang masuk sebagai pemain pengganti. Kounde juga membuktikan dirinya sebagai bek modern yang berbahaya dalam situasi bola mati—dua dari tiga golnya musim ini lahir dari situasi set piece.
Kutipan dari ruang ganti turut menegaskan arti penting momen ini. "Kami tahu pertandingan akan sulit, apalagi setelah mereka mencetak gol lebih dulu. Tapi kami tetap tenang dan terus menekan. Saya senang bisa membantu tim dengan gol itu," ucap Kounde seusai pertandingan.
Dengan tiga poin ini, Barcelona kokoh di puncak dengan raihan 21 angka dari 7 laga, unggul empat poin dari rival terdekat mereka. Sementara itu, Real Sociedad tertahan di posisi kesembilan. Tugas selanjutnya bagi pasukan Flick adalah laga tandang ke markas Celta Vigo tengah pekan depan, di mana Kounde diprediksi kembali menjadi pilar penting di jantung pertahanan.
Baca juga:
Comments (0)