Kamboja Kalah Tipis 1-3 dari Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Kamboja harus mengakui keunggulan Indonesia dengan skor akhir 1-3 dalam laga kualifikasi putaran kedua Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Nasional Morodok Techo, Phnom Penh, Selasa (10/6/202...
Timnas Kamboja harus mengakui keunggulan Indonesia dengan skor akhir 1-3 dalam laga kualifikasi putaran kedua Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Nasional Morodok Techo, Phnom Penh, Selasa (10/6/2025) malam. Gol-gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Marselino Ferdinan (menit ke-12), Rafael Struick (34'), dan Elkan Baggott (78'), sementara Kamboja sempat memperkecil ketertinggalan lewat Sieng Chanthea pada menit ke-67.
Statistik Pertandingan: Penguasaan bola: Kamboja 41% - 59% Indonesia. Shots on target: Kamboja 3 - 7 Indonesia. Total shots: Kamboja 8 - 16 Indonesia. Operan sukses: Kamboja 312 - 451 Indonesia. Pelanggaran: Kamboja 14 - 11 Indonesia. Kartu kuning: Kamboja 2 (Sareth Kry, menit 55; Orn Chanpolin, 72') - Indonesia 1 (Rizky Ridho, 45+1'). Offside: Kamboja 1 - 3 Indonesia. Tendangan sudut: Kamboja 2 - 8 Indonesia.
Babak Pertama: Garuda Muda Tampil Mendominasi
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Formasi 3-4-3 yang diterapkan pelatih Shin Tae-yong membuat Kamboja kesulitan keluar dari tekanan. Menit ke-12, Marselino Ferdinan melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti setelah menerima umpan pendek dari Saddil Ramdani. Bola menghujam deras ke pojok kiri atas gawang tanpa bisa dijangkau kiper Hul Kimhuy. Gol! 0-1 untuk Indonesia.
Kamboja mencoba merespons dengan serangan balik cepat mengandalkan kecepatan sayap, namun rapatnya pertahanan Indonesia yang dikawal Elkan Baggott dan Rizky Ridho meredam setiap ancaman. Menit ke-34, Indonesia menggandakan keunggulan melalui sundulan Rafael Struick memanfaatkan crossing akurat Asnawi Mangkualam dari sisi kanan. Bola sundulan Struick menggetarkan jala gawang Kamboja untuk kedua kalinya. 0-2 Indonesia.
Hingga babak pertama usai, Kamboja hanya mampu mencatatkan satu shot on target lewat tendangan bebas Chan Vathanaka yang masih bisa ditepis kiper Ernando Ari. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Kebangkitan Singkat dan Pukulan Telak
Memasuki babak kedua, pelatih Kamboja melakukan perubahan taktik dengan memasukkan pemain sayap segar. Perubahan ini membuahkan hasil pada menit ke-67. Berawal dari serangan balik cepat, umpan terobosan dari Lim Pisoth berhasil diterima Sieng Chanthea yang lolos dari jebakan offside. Dengan tenang, Chanthea menaklukkan Ernando Ari melalui sepakan mendatar ke pojok kiri gawang. 1-2, Kamboja memperkecil ketertinggalan! Gol ini disambut gemuruh sekitar 50.000 pendukung tuan rumah yang memadati stadion.
Sayangnya, euforia itu hanya bertahan 11 menit. Indonesia kembali memperlebar jarak pada menit ke-78 melalui skema bola mati. Sepak pojok yang dieksekusi Pratama Arhan disambut tandukan keras Elkan Baggott yang tak mampu dihalau lini pertahanan. Bola masuk ke gawang, 1-3. Pertahanan Kamboja yang lengah dalam mengawal bek tinggi Indonesia menjadi biang keladi gol ketiga ini.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Kamboja tak mampu menambah gol. Beberapa peluang emas dari kaki Chan Vathanaka dan Mat Noron masih melebar atau dapat diblok bek Indonesia. Skor akhir 1-3 untuk kemenangan Indonesia.
Analisis Taktik dan Evaluasi Pelatih
Secara permainan, Indonesia unggul dalam hampir semua aspek. Penguasaan bola 59% menunjukkan dominasi mereka dalam membangun serangan dari lini belakang. Jumlah operan sukses Indonesia yang mencapai 451 berbanding 312 milik Kamboja memperlihatkan perbedaan kualitas distribusi bola. Statistik shots on target 3-7 juga menggambarkan betapa tumpulnya lini depan Kamboja malam itu.
Pelatih Kamboja, Felix Dalmas, dalam konferensi pers usai pertandingan mengakui keunggulan lawan. "Kami sudah berusaha keras, terutama setelah mencetak gol. Tapi mereka tim yang sangat terorganisir. Kami harus banyak belajar dari kekalahan ini," ujarnya.
Formasi 4-4-2 klasik yang dimainkan Kamboja kerap kalah jumlah di lini tengah saat meladeni 3-4-3 Indonesia. Minimnya kreativitas dari sektor gelandang membuat striker Kamboja kesulitan mendapatkan suplai bola. Di sisi lain, solidnya pertahanan Indonesia yang digalang Elkan Baggott dengan 5 clearances dan 3 intersep sukses menjadi tembok kokoh bagi serangan tuan rumah.
Kekalahan ini membuat Kamboja tetap tertahan di dasar klasemen Grup F dengan 1 poin dari 4 laga. Sementara Indonesia naik ke peringkat kedua. Laga selanjutnya, Kamboja akan bertandang ke markas Thailand pada pekan depan, sementara Indonesia menjamu Vietnam. Akankah Kamboja mampu bangkit dan meraih poin perdana? Waktu yang akan menjawab.
Comments (0)