JDT Siap Ukir Sejarah: Rekor Tanpa Kalah Terpanjang di Dunia

Skor akhir 3-0 untuk Johor Darul Ta'zim (JDT). Menit ke-90+3, wasit meniup peluit panjang, dan Sultan Ibrahim Stadium kembali bergemuruh. Tiga poin penuh, clean sheet ke-17 musim ini, dan satu langkah...

JDT Siap Ukir Sejarah: Rekor Tanpa Kalah Terpanjang di Dunia

Skor akhir 3-0 untuk Johor Darul Ta'zim (JDT). Menit ke-90+3, wasit meniup peluit panjang, dan Sultan Ibrahim Stadium kembali bergemuruh. Tiga poin penuh, clean sheet ke-17 musim ini, dan satu langkah lagi menuju buku sejarah. Sang penguasa Liga Super Malaysia kini berdiri di ambang rekor yang belum pernah dicapai klub Asia Tenggara mana pun: deretan pertandingan tanpa kekalahan terpanjang di dunia.

Menuju Angka Ajaib

Musim ini, JDT mencatatkan 28 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di semua kompetisi. Catatan itu sudah memecahkan rekor domestik Malaysia yang sebelumnya dipegang Selangor pada era 1990-an. Namun target tim asuhan pelatih asal Spanyol itu jauh lebih ambisius. Rekor dunia versi tercatat selama ini dipegang klub Rumania, Steaua Bucharest, dengan 104 laga tak terkalahkan pada periode 1986-1989, sementara Celtic pernah menorehkan 69 laga beruntun di kompetisi domestik Skotlandia.

Artinya, perjalanan JDT masih panjang. Tapi arahnya sudah jelas: setiap laga kini menjadi partai final. Penguasaan bola 68 persen, shots on target 9 berbanding 2, dan akurasi umpan di atas 85 persen menjadi menu standar yang disajikan hampir di setiap pertandingan. Lawan tak pernah sekadar kalah dari JDT, melainkan kalah gaya.

Formasi 4-3-3 dan Kedalaman Skuad Jadi Kunci

Kunci konsistensi JDT bukan kebetulan. Pelatih menerapkan formasi 4-3-3 yang fleksibel menjadi 3-4-3 saat penguasaan bola. Dua full-back tinggi berperan ganda: menekan ke lini depan saat menyerang dan membentuk tiga bek saat bertahan. Pola ini membuat JDT unggul jumlah pemain di lini tengah, area yang menjadi medan tempur utama mereka.

Menit ke-23, gelandang serang melepaskan tendangan first-time dari tepi kotak penalti — bola melengkung ke tiang jauh dan membentur jaring. Satu assist matang dari umpan terobosan di antara dua bek lawan. Gol-gol semacam ini bukan aksi individu semata; ini hasil latihan pola pressing yang dimulai dari lini depan, memaksa lawan melakukan kesalahan di area sendiri. Statistik menunjukkan 60 persen gol JDT musim ini lahir dari turnover lawan di sepertiga akhir lapangan.

Kedalaman skuad juga menjadi pembeda. Starting XI JDT bisa berganti hingga enam pemain dari satu laga ke laga tanpa menurunkan intensitas permainan. Rotasi ini menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal padat, sekaligus membuat para pemain muda mendapat menit bermain. Di Liga Super, JDT seperti memainkan dua tim berlevel juara secara bergantian.

"Kami tidak bicara soal rekor di ruang ganti. Yang kami bicarakan hanya satu hal: memenangkan pertandingan berikutnya. Rekor itu buah dari kerja keras, bukan tujuan," ujar pelatih kepala JDT usai laga terakhir.

Jalan Terjal di Kompetisi Asia

Namun, jalan menuju rekor dunia tak semulus catatan liga domestik. Tantangan terbesar justru datang dari AFC Champions League Elite, di mana JDT kerap bertemu klub-klub Korea Selatan, Jepang, dan Arab Saudi dengan kedalaman skuad lebih besar. Perjalanan tandang lintas benua, perbedaan zona waktu, dan intensitas fisik laga Asia menjadi ujian nyata bagi rekor ini.

Di laga tandang musim ini, JDT memang sempat mendapat kartu kuning kedua untuk bek tengahnya pada menit ke-78, sebuah insiden yang membuat pelatih mengubah strategi menjadi lebih bertahan. Beruntung, VAR tidak menemukan pelanggaran pada momen offside yang sempat membatalkan gol lawan di menit ke-60. Drama-drama seperti ini membuktikan bahwa rekor tak pernah hadir tanpa ketegangan.

Era Emas Sepak Bola Malaysia

JDT bukan sekadar klub kaya dengan pemain asing bintang. Mereka membangun infrastruktur: akademi berstandar internasional, analisis data berbasis statistik, hingga pusat kebugaran kelas dunia. Dari 28 laga tanpa kekalahan itu, 19 di antaranya berakhir dengan kemenangan dan 9 seri, dengan total 71 gol dan hanya 12 kebobolan.

Bagi sepak bola Asia Tenggara, pencapaian ini lebih dari sekadar angka. Ini bukti bahwa klub kawasan bisa bersaing di level dunia. Setiap pekan, jutaan pasang mata menyaksikan apakah langkah berikutnya akan membawa JDT lebih dekat ke rekor Steaua Bucharest. Satu hal pasti: setiap peluit akhir yang berbunyi tanpa kekalahan, sejarah perlahan sedang ditulis di Johor.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User