Gol Lamine Yamal Bawa Spanyol Taklukkan Arab Saudi di Piala Dunia

Atlanta, 21 Juni 2026 — Spanyol mengawali kampanye Grup H Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Arab Saudi di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta. Lamine Yamal menjadi bintang pertunjuka...

Gol Lamine Yamal Bawa Spanyol Taklukkan Arab Saudi di Piala Dunia

Atlanta, 21 Juni 2026 — Spanyol mengawali kampanye Grup H Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Arab Saudi di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta. Lamine Yamal menjadi bintang pertunjukan setelah mencetak gol pembuka pada menit ke-31, sebuah momen yang langsung menggetarkan 71.000 penonton yang memadati stadion berkapasitas raksasa itu. Pemain berusia 18 tahun tersebut merayakan gol dengan sujud syukur di sudut lapangan, menciptakan foto ikonik yang dipotret oleh Butch Dill dari Associated Press.

Dominasi Sejak Peluit Awal

Pelatih Luis de la Fuente menurunkan formasi 4-3-3 ofensif dengan starting XI yang menampilkan Unai Simon di bawah mistar, barisan belakang Dani Carvajal, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, dan Alejandro Balde. Lini tengah digerakkan oleh Pedri, Rodri, dan Gavi. Trisula serangan diisi oleh Lamine Yamal di sayap kanan, Nico Williams di kiri, serta Álvaro Morata sebagai ujung tombak. Strategi ini terbukti efektif sejak menit pertama. Spanyol mencatat penguasaan bola sebesar 68 persen di babak pertama, memaksa Arab Saudi bertahan dalam blok rendah 5-4-1 racikan Hervé Renard.

Statistik berbicara sangat jelas. Dalam 45 menit pertama, La Roja melepaskan 11 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Arab Saudi tidak mampu mencatat satu pun tembakan ke gawang. Morata nyaris membuka skor pada menit ke-12 melalui sundulan yang membentur mistar gawang. Peluang emas berikutnya lahir dari sepakan first-time Pedri di menit ke-23, namun sayang masih melambung tipis di atas mistar. Tekanan terus-menerus Spanyol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31.

Momen Magis Lamine Yamal

Berawal dari transisi cepat di lini tengah, Pedri mengirimkan bola terobosan akurat ke sisi kanan pertahanan Arab Saudi. Lamine Yamal, yang berdiri di posisi onside berdasarkan tinjauan VAR beberapa detik kemudian, menerima bola dengan sentuhan pertama yang mematikan. Ia mengecoh bek kiri Yasser Al-Shahrani dengan gerakan cut inside, lalu melepaskan tendangan melengkung kaki kiri ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau kiper Mohammed Al-Owais. Skor 1-0. Gol tersebut merupakan gol kedua Yamal di Piala Dunia, menambah koleksinya setelah mencetak satu gol di edisi 2026 babak kualifikasi melawan Georgia.

Perayaan gol Yamal menjadi sorotan utama. Ia berlari ke sudut lapangan, melakukan sujud syukur, lalu merentangkan kedua tangannya ke arah langit. Rekan-rekannya, termasuk Nico Williams dan Pedri, langsung menyusul dan memeluk sang wonderkid. Suasana Mercedes-Benz Stadium bergemuruh. Momen ini terekam sempurna oleh lensa fotografer AP dan langsung menyebar secara viral di media sosial. Yamal menyelesaikan pertandingan dengan statistik individu mengesankan: 4 dribel sukses, 3 umpan kunci, akurasi oper 91 persen, dan 1 gol dari 3 tembakan.

Babak Kedua dan Penutup Kemenangan

Memasuki paruh kedua, Arab Saudi mencoba keluar dari tekanan dengan memasukkan Salem Al-Dawsari menggantikan Firas Al-Buraikan. Namun, Spanyol tetap tak terbendung. Gol kedua hadir pada menit ke-58 melalui sundulan Morata usai menerima umpan silang presisi Balde dari sisi kiri. Assist tersebut menjadi yang ketiga bagi Balde di level internasional. Skor berubah menjadi 2-0. De la Fuente kemudian melakukan rotasi pemain: Dani Olmo masuk menggantikan Pedri, sementara Ferran Torres menggantikan Williams di menit ke-65.

Gol penutup lahir pada menit ke-79 melalui titik putih. Handball tidak disengaja Abdulelah Al-Amri di kotak penalti setelah tinjauan VAR menghasilkan hadiah penalti untuk Spanyol. Rodri yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengirim bola ke sudut kanan bawah, memperdaya Al-Owais. Skor akhir 3-0 menjadi kemenangan terbesar Spanyol di laga pembuka Piala Dunia sejak mengalahkan Kosta Rika 7-0 di Qatar 2022 lalu. Statistik penuh pertandingan: penguasaan bola 65%-35%, total tembakan 20-4, tembakan tepat sasaran 9-1, sepak pojok 8-2, dan kartu kuning 1-2.

"Lamine adalah pemain spesial. Dia baru berusia 18 tahun, namun sudah menunjukkan kematangan seperti pemain berusia 28 tahun. Golnya malam ini hanyalah awal dari sesuatu yang lebih besar," ujar Luis de la Fuente dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Kemenangan ini menempatkan Spanyol di puncak klasemen sementara Grup H dengan selisih gol +3, unggul atas Meksiko dan Tunisia yang sebelumnya bermain imbang 1-1. Tim Matador akan menghadapi Tunisia pada laga kedua, Jumat 26 Juni 2026, sementara Arab Saudi harus segera bangkit melawan Meksiko di hari yang sama. Dengan performa seperti ini, Yamal dan kolega mengirimkan pesan tegas: Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar untuk berpartisipasi, melainkan untuk mengulang kejayaan 2010.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User