Final U-18 HYDROPLUS: Akademi Persib Bandung Hadapi Putri Garut
Duel seru tersaji di partai puncak HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 kategori U-18. Pertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (22/6) akan memperte...
Duel seru tersaji di partai puncak HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 kategori U-18. Pertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (22/6) akan mempertemukan dua kekuatan muda sepak bola Jawa Barat: Akademi Persib Bandung dan Putri Garut. Kedua tim berhasil menyingkirkan lawan-lawan berat di babak semifinal untuk mengamankan satu tempat di laga final yang diprediksi bakal berlangsung ketat.
Akademi Persib Bandung yang tampil dominan sepanjang musim melaju ke final setelah menumbangkan Patriot Bekasi dengan skor telak 3-0. Sementara itu, Putri Garut menciptakan kejutan dengan menyingkirkan unggulan kedua, Bina Taruna Cimahi, lewat adu penalti dramatis 5-4 setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal. Kemenangan itu sekaligus menegaskan status Putri Garut sebagai kuda hitam turnamen.
Perjalanan Tanpa Cela Akademi Persib
Akademi Persib Bandung datang ke final dengan rekor sempurna: 8 kemenangan dari 9 pertandingan, hanya sekali imbang, tanpa kekalahan. Tim asuhan pelatih Asep Suhendar ini menjadi tim paling produktif dengan torehan 32 gol dan hanya kebobolan lima gol—catatan pertahanan terbaik di liga. Lini depan mereka menjadi momok berkat ketajaman striker andalan, Reza Maulana, yang sudah mengoleksi 14 gol dan berpeluang besar meraih gelar top scorer.
Di lini tengah, kapten tim Dika Pratama menjadi otak permainan dengan 11 assist. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Suhendar terbukti efektif, dengan penguasaan bola rata-rata mencapai 63 persen per pertandingan. “Kami sudah mempersiapkan tim ini sejak awal musim. Final adalah bukti kerja keras anak-anak,” ujar Suhendar dalam konferensi pers jelang laga.
Kejutan Putri Garut
Putri Garut menapaki final dengan status underdog yang mengejutkan. Tim besutan pelatih Dadang Hermawan ini hanya finis di peringkat ketiga klasemen akhir fase grup, namun tampil trengginas di fase gugur. Kunci kekuatan Putri Garut terletak pada semangat juang tinggi dan serangan balik mematikan yang dikomandoi winger lincah, Rizky Fauzan (9 gol, 7 assist).
Meski kalah pengalaman, Putri Garut membuktikan diri mampu mengalahkan tim-tim besar. Di perempat final, mereka menumbangkan juara bertahan Bandung United dengan skor 2-1, sebelum drama penalti kontra Bina Taruna. “Mental pemain kami sudah teruji. Kami tidak takut siapa pun lawannya,” tegas Dadang. Statistik menunjukkan akurasi tembakan mereka mencapai 48 persen, lebih tinggi dari rata-rata liga.
Data dan Statistik Kunci
Berdasarkan data dari operator liga, berikut perbandingan kedua tim di sepanjang musim 2025/2026: Akademi Persib unggul penguasaan bola (63% berbanding 47%), namun Putri Garut mencatatkan rata-rata shots on target lebih efisien (4,8 per laga berbanding 4,1). Kedua tim dikenal disiplin: Persib mengoleksi 12 kartu kuning, sementara Putri Garut 15. Belum ada kartu merah dari kedua kubu.
Di atas kertas, Akademi Persib lebih diunggulkan. Namun, rekor pertemuan kedua tim di fase grup menunjukkan fakta menarik: pertemuan pertama dimenangkan Persib 2-0, tetapi di laga kedua, Putri Garut mampu menahan imbang 1-1. Gol penyama Putri Garut saat itu tercipta di menit ke-87 melalui sundulan Rizky Fauzan, menjadi bukti mereka tidak mudah menyerah.
Antusiasme dan Prediksi
Laga final diprediksi akan disaksikan ribuan penonton dan disiarkan langsung oleh platform streaming HYDROPLUS. Tiket sudah terjual habis dalam 48 jam. Pertemuan dua filosofi bermain—dominasi penguasaan bola Persib versus serangan balik cepat Putri Garut—menjadi suguhan taktik yang menarik.
Pengamat sepak bola muda, Ade Lukman, menilai kunci pertandingan ada di lini tengah. “Jika Dika Pratama bisa dikunci, permainan Persib akan terganggu. Sebaliknya, pertahanan Putri Garut harus mewaspadai pergerakan Reza Maulana yang sangat mobile,” tuturnya. Siapakah yang akan keluar sebagai juara? Kita tunggu aksi dua tim muda berbakat ini di final U-18 HYDROPLUS Soccer League 2025/2026.
Comments (0)