ESMA Tambah 14 CASP di Tengah Perlambatan Lisensi MiCA, Ripple dan Bank Mulai Masuk Daftar

Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) resmi menambahkan 14 Penyedia Layanan Aset Kripto (CASP) baru ke dalam daftar resmi kerangka regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA), menjadikan total penyedia berlisensi mencapai 294 entitas per Juni 2026.

ESMA Tambah 14 CASP di Tengah Perlambatan Lisensi MiCA, Ripple dan Bank Mulai Masuk Daftar

Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) resmi menambahkan 14 Penyedia Layanan Aset Kripto (CASP) baru ke dalam daftar resmi kerangka regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA), menjadikan total penyedia berlisensi mencapai 294 entitas per Juni 2026. Penambahan ini menarik perhatian karena mencakup bank-bank tradisional dan Ripple Payments Europe, menandai pergeseran signifikan dalam lanskap kepatuhan industri kripto di Uni Eropa. Namun, momentum perizinan menunjukkan perlambatan yang cukup terasa dibandingkan dengan lonjakan awal pasca tenggat waktu regulasi.

Detail Penambahan 14 CASP dan Dominasi Pemain Baru

Dari 14 entitas yang baru terdaftar, kehadiran institusi perbankan konvensional dan perusahaan pembayaran lintas batas seperti Ripple Payments Europe menjadi sorotan utama. Langkah ini mencerminkan bahwa MiCA bukan lagi sekadar domain bursa kripto murni atau startup fintech, melainkan telah menjadi medan regulasi yang diminati oleh sektor keuangan tradisional. CASP sendiri merupakan istilah teknis dalam MiCA yang merujuk pada setiap badan hukum yang menyediakan layanan penitipan, perdagangan, penukaran, atau transfer aset kripto untuk pihak ketiga di wilayah UE. Dengan total 294 CASP yang kini terdaftar, Uni Eropa memperkuat posisinya sebagai yurisdiksi dengan kerangka perizinan kripto paling komprehensif dan terstruktur di dunia. Namun, perlu dicatat bahwa angka ini mencakup berbagai kategori layanan, mulai dari dompet kustodian, platform pertukaran, hingga penyedia layanan transfer.

Perlambatan Momentum Perizinan Pasca Tenggat Waktu

Data menunjukkan bahwa laju perizinan mulai kehilangan momentum setelah tenggat waktu transisi MiCA berakhir. Fase awal implementasi MiCA ditandai dengan antusiasme tinggi dari para pelaku industri yang bergegas mengamankan status legal mereka sebelum tenggat. Perlambatan yang terjadi saat ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pemain besar telah menyelesaikan proses pendaftaran, dan kini pasar memasuki fase konsolidasi. Beberapa analis industri berpendapat bahwa gelombang kedua pendaftaran mungkin akan datang dari perusahaan yang sebelumnya mengambil pendekatan wait-and-see, termasuk bank investasi dan manajer aset tradisional yang mulai merasakan tekanan kompetitif untuk memasuki ruang aset digital. Penurunan kecepatan perizinan juga dapat mencerminkan proses uji tuntas yang semakin ketat oleh otoritas nasional yang ditunjuk di masing-masing negara anggota UE, seiring dengan semakin matangnya interpretasi regulasi.

Dampak Terhadap Pasar Kripto dan Sentimen Investor

Penambahan CASP baru, khususnya yang melibatkan nama-nama seperti Ripple, memberikan sinyal bullish terbatas bagi pasar aset digital. Di satu sisi, masuknya bank ke dalam daftar MiCA menegaskan legitimasi industri dan berpotensi membuka pintu bagi adopsi institusional yang lebih dalam. Integrasi layanan kripto dengan perbankan tradisional di bawah payung regulasi yang sama dapat mempermudah investor ritel dan institusi dalam mengakses aset digital melalui saluran yang sudah mereka percayai. Namun, perlambatan perizinan juga memunculkan kekhawatiran tersendiri bahwa gelombang awal adopsi mungkin telah mencapai puncaknya dalam jangka pendek. Pasar kripto global saat ini bergerak dalam fase akumulasi yang hati-hati dengan dominasi Bitcoin yang masih tinggi di kisaran 58 hingga 62 persen, menunjukkan bahwa investor masih mencari kepastian regulasi sebagai katalis utama untuk pergerakan harga yang signifikan.

Analisis dan Perspektif ke Depan

Fase perlambatan ini seharusnya tidak dimaknai sebagai menurunnya minat terhadap kerangka MiCA, melainkan sebagai normalisasi alami setelah periode transisi yang intens. Implikasi jangka panjangnya justru lebih penting: MiCA mulai membuktikan diri sebagai cetak biru regulasi yang mampu menjembatani kesenjangan antara keuangan tradisional dan ekosistem kripto. Masuknya bank dan perusahaan pembayaran dalam daftar CASP adalah validasi bahwa aset kripto tidak lagi dipandang sebagai kelas aset paralel yang beroperasi di luar sistem. Bagi pelaku industri di luar UE, perkembangan ini menjadi sinyal kuat bahwa kepatuhan terhadap standar internasional adalah harga yang harus dibayar untuk mengakses pasar Eropa yang bernilai triliunan euro. Ke depan, pengamat pasar akan terus memantau apakah gelombang pendaftaran berikutnya mampu melampaui angka 300 CASP dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi likuiditas serta fragmentasi pasar kripto di kawasan tersebut.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan tidak mengandung ajakan atau rekomendasi untuk membeli, menjual, atau menyimpan aset kripto tertentu. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca setelah melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan profil risiko masing-masing. Sumber asli berita ini berasal dari CoinTelegraph dengan tautan https://cointelegraph.com/news/mica-licensing-momentum-slows-post-deadline.

Sumber: CoinTelegraph

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User