Endrick Pecahkan Rekor Muda, Real Madrid Bungkam Stuttgart 3-1
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Real Madrid atas VfB Stuttgart di Santiago Bernabeu pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025, Rabu (18/09/2024) dini hari WIB, akan selalu dikenang sebagai malam ...
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Real Madrid atas VfB Stuttgart di Santiago Bernabeu pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025, Rabu (18/09/2024) dini hari WIB, akan selalu dikenang sebagai malam debut gemilang Endrick Felipe. Striker muda asal Brasil itu hanya butuh beberapa menit di atas lapangan untuk mencetak gol spektakuler di menit ke-90+5 yang sekaligus menutup pertandingan dan mengukir rekor personal yang gemilang di ajang elite Eropa.
Pertandingan yang dihelat di depan publik sendiri ini tidak berjalan mulus bagi tuan rumah. Stuttgart yang tampil dengan formasi 4-2-3-1 memberikan tekanan tinggi sejak menit awal dan berhasil membobol gawang Thibaut Courtois lebih dulu pada menit ke-34 melalui serangan balik cepat yang dimaksimalkan dengan tendangan rendah dari dalam kotak penalti. Starting XI Los Blancos dalam formasi 4-3-3 yang diisi Kylian Mbappé, Vinícius Júnior, dan Rodrygo di lini serang sempat frustrasi oleh disiplin pertahanan tim tamu.
Babak Pertama: Stuttgart Mengguncang Bernabeu Lebih Dulu
Menit ke-12, Stuttgart nyaris membuka keunggulan lewat tendangan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis Courtois. Tuan rumah membalas pada menit ke-23 ketika Federico Valverde melepaskan tembakan keras dari luar kotak, namun kiper Alexander Nübel berhasil mengamankan bola. Penguasaan bola di babak pertama relatif imbang, dengan Real Madrid menguasai 52 persen berbanding 48 persen milik Stuttgart, namun shots on target Los Blancos hanya dua kali dibanding tiga upaya tepat sasaran dari tim tamu.
Kartu kuning pertama keluar pada menit ke-41 untuk bek Stuttgart akibat pelanggaran keras terhadap Vinícius Júnior yang berusaha melesat dari sisi kiri. Situasi itu memicu insiden kecil namun wasit dengan bantuan VAR memutuskan tidak ada pelanggaran berat yang memerlukan kartu merah. Tuan rumah tertinggal 0-1 saat jeda turun minum, sebuah hasil yang mengejutkan mengingat dominasi kualitas individu para pemain bintang Real Madrid.
Babak Kedua: Mbappé dan Rüdiger Membalikkan Momentum
Masuk babak kedua, Carlo Ancelotti langsung mengubah instruksi taktis dengan mempercepat transisi serangan. Hasilnya terlihat hanya dalam waktu satu menit. Menit ke-46, Kylian Mbappé menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menerima umpan terobosan dari Rodrygo dan melepaskan tendangan kaki kiri yang bersarang di sudut gawang. Gol itu mengubah seluruh dinamika pertandingan dan memaksa Stuttgart menurunkan barisan pertahanan mereka.
Real Madrid terus menekan dengan shots on target yang meningkat drastis. Menit ke-68, Vinícius Júnior melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti namun Nübel kembali tampil gemilang. Ancelotti melakukan pergantian strategis pada menit ke-75 dengan memasukkan Luka Modrić dan Endrick, menggantikan Tchouaméni dan Rodrygo. Keputusan itu terbukti krusial. Menit ke-83, Antonio Rüdiger yang naik dari lini belakang untuk menerima umpan sudut menyundul bola dengan kuat membobol gawang Stuttgart dan membawa Real Madrid unggul 2-1.
Statistik penguasaan bola di menit-menit akhir menunjukkan dominasi 58 persen bagi tuan rumah sementara Stuttgart hanya bisa mengandalkan serangan sporadis. Tim tamu mencoba menyamakan kedudukan namun lini pertahanan Real Madrid yang diperkuat Eder Militão dan Carvajal berhasil memutus aliran umpan dengan beberapa tekel penting.
Rekor Gemilang: Endrick Menutup Pertandingan dengan Gol Debut
Klimaks pertandingan tercipta pada masa injury time. Menit ke-90+5, Luka Modrić merebut bola di tengah lapangan dan mengirimkan umpan matang kepada Endrick yang berlari menuju kotak penalti. Pemain berusia 18 tahun itu tidak ragu-ragu, langsung melepaskan tembakan kaki kanan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok atas gawang. Santiago Bernabeu meledak dalam sorak-sorai. Gol tersebut menegaskan skor akhir 3-1 sekaligus menjadi momen bersejarah.
Dengan gol tersebut, Endrick mencatatkan namanya sebagai pemain termuda asal Brasil yang mencetak gol untuk Real Madrid di ajang Liga Champions. Bukan hanya sekadar gol debut, tetapi juga sebuah pernyataan bahwa generasi baru Los Blancos telah tiba di panggung elite Eropa dengan gaya yang megah. Statistik akhir pertandingan menunjukkan Real Madrid mencatatkan tujuh shots on target dari total 18 tembakan, sementara Stuttgart hanya mengemas lima shots on target dari 11 percobaan.
"Endrick memiliki mentalitas pembunuh. Gol itu bukan keberuntungan, melainkan hasil dari keberanian dan kualitas teknik yang luar biasa untuk usianya," ujar Carlo Ancelotti usai laga.
Kemenangan 3-1 ini membawa Real Madrid memimpin klasemen sementara grup mereka dengan tiga poin dan catatan clean sheet yang terjaga hingga Stuttgart berhasil menembus pertahanan di babak pertama. Bagi Endrick, malam di Bernabeu ini adalah awal dari babak baru yang menjanjikan di kompetisi paling bergengsi di benua biru.
Comments (0)