Endrick Cetak Gol Debut, Real Madrid Bekuk Stuttgart 3-1 di Bernabeu
Skor akhir: Real Madrid 3-1 VfB Stuttgart. Santiago Bernabeu menjadi saksi lahirnya bintang baru Eropa. Endrick, remaja 18 tahun asal Brasil, menutup laga matchday pertama fase liga Liga Champions 202...
Skor akhir: Real Madrid 3-1 VfB Stuttgart. Santiago Bernabeu menjadi saksi lahirnya bintang baru Eropa. Endrick, remaja 18 tahun asal Brasil, menutup laga matchday pertama fase liga Liga Champions 2024/2025 dengan gol pada menit ke-90+5 sekaligus mengukir rekor sebagai pencetak gol termuda Real Madrid dalam sejarah kompetisi elite benua biru, Rabu (18/9) dini hari WIB.
Gol penutup itu melengkapi drama empat gol di ibu kota Spanyol. Kylian Mbappé membuka skor pada menit ke-46, Deniz Undiz menyamakan kedudukan untuk Stuttgart pada menit ke-68, Antonio Rüdiger mengembalikan keunggulan tuan rumah pada menit ke-83, sebelum Endrick membekukan kemenangan lewat serangan balik mematikan di pengujung laga.
Babak Pertama: Stuttgart Tampil Berani, Courtois Jadi Tembok
Jangan salah sangka — tim tamu datang bukan untuk jadi penonton. Stuttgart yang turun dengan formasi 4-2-3-1 langsung menerapkan pressing tinggi sejak peluit dibunyikan, memaksa lini belakang Madrid bekerja ekstra keras. Pasukan Carlo Ancelotti yang memakai skema 4-3-3 dengan trisula Mbappé, Vinícius Júnior, dan Rodrygo justru kesulitan menembus blok pertahanan rapat Die Schwaben.
Thibaut Courtois menjadi nama paling sibuk di 45 menit pertama. Kiper Belgia itu melakukan total enam penyelamatan sepanjang laga, beberapa di antaranya krusial untuk menggagalkan peluang berbahaya Stuttgart lewat pergerakan Undiz dan Enzo Millot. Statistik babak pertama menunjukkan laga yang berimbang: penguasaan bola nyaris seimbang di kisaran 51 berbanding 49 persen, dengan kedua tim sama-sama melepaskan tembakan ke arah gawang. Skor kacamata bertahan hingga jeda, tapi aroma gol sudah tercium.
Babak Kedua: Drama Empat Gol Mengguncang Bernabeu
Ancelotti jelas memberikan instruksi tajam di ruang ganti. Buktinya, menit ke-46, kurang dari semenit setelah restart, Mbappé merobek jala Alexander Nübel. Serangan balik kilat dibangun dari lini tengah, Rodrygo melepaskan umpan matang dari sisi kanan, dan Mbappé menyambutnya dengan penyelesaian dingin di depan gawang. 1-0 untuk Madrid.
Namun Stuttgart menolak menyerah. Menit ke-68, Undiz memanfaatkan kemelut di kotak penalti untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 — gol yang pantas untuk keberanian mereka sepanjang malam. Bernabeu sempat hening, sebelum pengalaman Madrid berbicara. Menit ke-83, sepak pojok presisi Luka Modrić disambut sundulan keras Rüdiger yang bersarang ke gawang mantan klubnya. 2-1, dan momentum kembali ke tangan tuan rumah.
Momen Endrick: 15 Menit yang Mengubah Sejarah
Masuk pada menit ke-80 sebagai pemain pengganti, Endrick hanya butuh waktu singkat untuk menulis namanya di buku rekor. Menit ke-90+5, sang remaja memimpin serangan balik, menggiring bola sendirian dari tengah lapangan, lalu melepaskan tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti yang menghujam sudut bawah gawang Nübel. 3-1. Bernabeu meledak.
Gol itu resmi menjadikan Endrick — yang baru berusia 18 tahun 58 hari — sebagai pencetak gol termuda Real Madrid di Liga Champions, mematahkan rekor legendaris Raúl González (18 tahun 113 hari) yang bertahan sejak 1995. Luar biasanya, ini bukan debut berbuah gol pertamanya musim ini: ia juga mencetak gol di laga perdananya di La Liga. Rekrutan dari Palmeiras itu terus membuktikan bahwa Madrid tidak salah berinvestasi padanya.
Dia punya sesuatu yang spesial. Keberanian, kualitas, dan insting gol yang tidak bisa dilatih. Gol seperti itu menunjukkan kepribadiannya. Kami akan bersabar dengannya, tapi dia terus memberikan jawaban di atas lapangan, ujar Ancelotti usai laga.
Angka di Balik Kemenangan
Statistik akhir mencerminkan betapa ketatnya laga ini. Madrid mencatatkan 20 tembakan dengan 8 shots on target, sementara Stuttgart tidak kalah agresif dengan 17 attempts dan 7 yang tepat sasaran. Tanpa performa heroik Courtois di bawah mistar, cerita malam ini bisa sangat berbeda. Lini tengah Madrid yang diisi Federico Valverde, Aurélien Tchouaméni, dan Jude Bellingham juga bekerja tanpa henti meredam transisi cepat tim tamu.
Tiga poin ini menjadi modal ideal Madrid mengarungi format baru fase liga Liga Champions. Bagi Stuttgart, kekalahan ini pahit, tetapi penampilan berani mereka di Bernabeu layak diapresiasi. Dan bagi Endrick? Malam ini hanyalah awal. Dengan rekor di tangan dan kepercayaan penuh Ancelotti, sepak bola Eropa resmi mendapatkan tontonan baru bernama Endrick Felipe.
Comments (0)