De la Fuente Sanjung Tim Usai Spanyol Lolos Semifinal Piala Dunia 2026

Skor akhir: Spanyol 2-1 Belgia. La Roja memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah laga sengit yang diwarnai gol cepat, kartu merah, dan penyelamatan krusial. Dwigol Álvaro Morata pada m...

De la Fuente Sanjung Tim Usai Spanyol Lolos Semifinal Piala Dunia 2026

Skor akhir: Spanyol 2-1 Belgia. La Roja memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah laga sengit yang diwarnai gol cepat, kartu merah, dan penyelamatan krusial. Dwigol Álvaro Morata pada menit ke-14 dan menit ke-67 menjadi pembeda, sementara Belgia hanya mampu membalas via tendangan jarak jauh Kevin De Bruyne di menit ke-81. Statistik memperlihatkan penguasaan bola Spanyol mencapai 64% dengan 9 shots on target dari total 17 percobaan, sedangkan Belgia mencatat 4 shots on target dan penguasaan bola 36%.

Pertandingan di Estádio Nacional, Brasília, berlangsung dalam tempo tinggi sejak peluit awal. De la Fuente menurunkan formasi 4-3-3 dengan Pedri, Gavi, dan Rodri di lini tengah, sementara Belgia mengandalkan 3-4-2-1 arahan Domenico Tedesco. Lini serang Spanyol langsung menggebrak: umpan terobosan Pedri pada menit ke-14 diselesaikan Morata dengan sontekan mendatar yang tak mampu dijangkau Thibaut Courtois. Assist itu menjadi assist ketiga Pedri sepanjang turnamen, mengukuhkan perannya sebagai kreator utama.

Babak Pertama: Dominasi dan Kontroversi VAR

Sejak gol pembuka, Spanyol nyaman mengontrol ritme. Penguasaan bola mereka menyentuh 70% pada 30 menit pertama, memaksa Belgia bertahan dalam blok rendah. Statistik expected goals (xG) babak pertama menunjukkan Spanyol unggul 1,47 berbanding 0,28. Namun, momen kontroversial terjadi pada menit ke-38 ketika wasit meninjau potensi penalti untuk Belgia setelah Leandro Trossard terjatuh di kotak terlarang. Tayangan ulang VAR memperlihatkan kontak minimal dari Aymeric Laporte, dan keputusan akhir: tidak ada penalti. Keputusan itu memicu protes dari kubu Belgia, tetapi Spanyol tetap menjaga clean sheet hingga turun minum.

Babak Kedua: Kartu Merah dan Gol Penentu

Selepas jeda, Belgia meningkatkan intensitas. Tedesco memasukkan Jérémy Doku dan Lois Openda, mengubah formasi menjadi lebih ofensif. Namun, momentum mereka buyar pada menit ke-57 saat bek tengah Wout Faes menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Nico Williams yang sedang berlari kencang. Bermain dengan 10 orang, Belgia kesulitan keluar dari tekanan. Spanyol memanfaatkan keunggulan jumlah pemain: pada menit ke-67, umpan silang Álex Baena dari sisi kanan disundul Morata ke pojok kiri gawang. Gol itu menjadi gol kelima Morata di Piala Dunia 2026, menempatkannya dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara. Belgia baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui aksi individu De Bruyne yang melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti, menaklukkan Unai Simón yang sebelumnya melakukan tiga penyelamatan penting.

Analisis Taktik: Transisi Cepat dan Soliditas Pertahanan

Kunci kemenangan Spanyol terletak pada transisi bertahan ke menyerang yang dijalankan Rodri dan Pedri. Keduanya mencatat akurasi umpan 92% (Rodri) dan 89% (Pedri), dengan Rodri melepaskan 3 tekel sukses dan 2 intersep. Di sektor bek, Laporte dan Pau Cubarsí tampil tenang meski Belgia mengirimkan 19 umpan silang sepanjang laga. De la Fuente memuji kedisiplinan timnya.

“Kami menunjukkan karakter luar biasa. Para pemain menjalankan rencana dengan sempurna, terutama setelah kartu merah lawan. Saya bangga pada semua, dari penjaga gawang hingga striker,”
ucapnya dalam konferensi pers. Data menunjukkan Spanyol hanya membiarkan Belgia menciptakan 2 peluang besar, salah satunya berbuah gol.

Rekor dan Statistik Kunci

Selain penguasaan bola dan tembakan tepat sasaran, Spanyol mencatatkan total operan 612 kali dengan tingkat keberhasilan 88% — kontras dengan Belgia yang hanya 304 operan (76% sukses). Morata menjadi bintang dengan 2 gol dari 3 tembakan tepat sasaran, serta memenangi 5 dari 8 duel udara. Di kubu Belgia, De Bruyne menciptakan 2 peluang dan melepaskan 4 tembakan. Dengan hasil ini, Spanyol menjaga rekor tak terkalahkan dalam 12 laga terakhir di semua ajang, serta melaju ke semifinal untuk keempat kalinya dalam lima edisi Piala Dunia. Total gol Spanyol di turnamen ini kini mencapai 11 gol, hanya kebobolan 3. Adapun Belgia harus pulang dengan catatan positif: mereka mencapai perempat final untuk ketiga kali berturut-turut. De la Fuente menutup,

“Kami belum mencapai apa pun. Semifinal akan lebih berat, tetapi tim ini lapar dan siap.”

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User