Chelsea Juara Indonesia Super Cup 2026 usai Bantai AC Milan 3-0
Skor akhir 3-0! Chelsea resmi mengangkat trofi Indonesia Super Cup 2026 setelah membantai AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026) malam WIB. Dua gol Joao Pedro ditambah ...
Skor akhir 3-0! Chelsea resmi mengangkat trofi Indonesia Super Cup 2026 setelah membantai AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026) malam WIB. Dua gol Joao Pedro ditambah satu lesakan Moises Caicedo memastikan The Blues menutup rangkaian tur pramusim di Asia dengan cara paling manis: gelar perdana di era kepelatihan Xabi Alonso.
Di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati SUGBK, Chelsea tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Angka-angka berbicara tegas: penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen, 8 shots on target berbanding hanya 3, serta 547 operan sukses melawan 389. Rossoneri praktis tak pernah diberi ruang bernapas oleh pressing tinggi anak asuh Alonso.
Babak Pertama: Joao Pedro Buka Keran Gol The Blues
Xabi Alonso menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1, menempatkan Moises Caicedo dan Enzo Fernandez sebagai double pivot, sementara Cole Palmer beroperasi bebas di belakang striker tunggal Joao Pedro. Di kubu seberang, Milan membalas dengan skema 4-3-3 yang mengandalkan kecepatan para winger mereka di kedua sisi lapangan.
Menit ke-23, gol pembuka lahir. Berawal dari transisi cepat di lini tengah, Cole Palmer melepaskan umpan terobosan yang membelah dua bek Milan, dan Joao Pedro menyambutnya dengan penyelesaian kaki kanan ke sudut jauh gawang. 1-0 untuk Chelsea, assist pertama Palmer malam itu, dan SUGBK bergemuruh.
Milan sempat merespons lewat dua percobaan dari luar kotak penalti, tetapi kiper Chelsea tampil sigap mengamankan gawangnya. Hingga turun minum, skor 1-0 bertahan dengan catatan 5 shots on target Chelsea berbanding 1 milik Milan di paruh pertama.
Babak Kedua: Brace Joao Pedro, Caicedo Kunci Kemenangan
Interval tak mengubah arah angin. Menit ke-57, Joao Pedro menggandakan keunggulan sekaligus melengkapi brace-nya malam itu. Memanfaatkan umpan silang mendatar dari sisi kanan, striker asal Brasil itu menyontek bola dari jarak dekat tanpa bisa diantisipasi kiper Milan. 2-0, dan Rossoneri mulai terlihat kehilangan ide serangan.
Menit ke-71, giliran Moises Caicedo yang mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang bertahan itu maju membantu serangan, menerima bola muntah hasil sapuan bek Milan, lalu melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang menghujam pojok kiri gawang. 3-0 — skor akhir yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Sejumlah drama mewarnai sisa laga. Satu gol Milan dianulir karena offside setelah tinjauan VAR pada menit ke-79, sementara dua kartu kuning dikeluarkan untuk pelanggaran taktis di lini tengah. Chelsea sendiri sukses menjaga clean sheet berkat disiplinnya barisan pertahanan yang digalang duet bek tengah mereka sepanjang 90 menit.
Joao Pedro, Bintang Lapangan SUGBK
Dua gol, satu kemenangan, satu trofi — malam sempurna bagi Joao Pedro. Dari 4 tembakan, 3 mengarah ke gawang dan 2 berbuah gol. Pergerakannya tanpa bola terus-menerus menarik bek Milan keluar posisi, membuka ruang bagi Palmer dan para winger untuk berkreasi. Jika performa pramusim ini berlanjut, lini depan Chelsea musim depan akan jadi mimpi buruk bagi pertahanan mana pun di Eropa.
Trofi Perdana Era Xabi Alonso
Bagi Xabi Alonso, ini adalah gelar pertama sejak ia mengambil alih kursi kepelatihan Chelsea. Usai laga, pelatih asal Spanyol itu melontarkan pujian untuk atmosfer SUGBK yang disebutnya luar biasa sepanjang pertandingan. Ia menilai energi penonton Jakarta memberi motivasi tambahan bagi para pemainnya untuk tampil menyerang sejak menit awal hingga akhir laga.
Dengan trofi Indonesia Super Cup 2026 di tangan, Chelsea pulang ke London dengan modal kepercayaan diri penuh. Statistik pramusim yang meyakinkan, lini serang yang produktif, dan pertahanan yang solid — The Blues mengirim pesan jelas jelang bergulirnya musim baru: mereka siap bersaing di semua kompetisi.
Comments (0)