Brace Jude Bellingham Bawa Inggris Lumat Norwegia di Perempat Final

Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dengan cara meyakinkan setelah menundukkan Norwegia 2-0 dalam laga yang digelar di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Sabtu (11/7) malam waktu setempat. Dua...

Brace Jude Bellingham Bawa Inggris Lumat Norwegia di Perempat Final

Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dengan cara meyakinkan setelah menundukkan Norwegia 2-0 dalam laga yang digelar di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Sabtu (11/7) malam waktu setempat. Dua gol Jude Bellingham menjadi pembeda dalam duel yang berlangsung intens sejak menit pertama. Skor akhir ini memastikan satu tempat di babak empat besar bagi The Three Lions, sekaligus mengakhiri perjalanan impresif tim asuhan Stale Solbakken yang tampil mengejutkan sepanjang turnamen.

Babak Pertama: Dominasi Tanpa Hasil

Sejak peluit awal dibunyikan, Inggris langsung mengambil inisiatif serangan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen di 45 menit pertama. Formasi 4-2-3-1 yang diusung Gareth Southgate menempatkan Bellingham sebagai gelandang serang di belakang Harry Kane, didukung Declan Rice dan Kobbie Mainoo sebagai poros ganda. Kombinasi ini menghasilkan 8 shots on target dari total 14 percobaan, namun kiper Norwegia Orjan Nyland tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan krusial.

Menit ke-17, tendangan melengkung Bukayo Saka dari sisi kanan hanya membentur tiang jauh setelah mengecoh Nyland. Dua menit berselang, sundulan Kane hasil umpan silang Trent Alexander-Arnold ditepis dengan brilian. Norwegia bukan tanpa ancaman - Erling Haaland nyaris membuka skor di menit ke-31 lewat serangan balik cepat, namun sepakan kaki kirinya masih bisa diblok John Stones. Tensi tinggi sempat terjadi ketika Martin Odegaard menerima kartu kuning di menit ke-38 akibat pelanggaran terhadap Rice. Hingga turun minum, kedua tim gagal memecah kebuntuan meski Inggris jelas lebih mendominasi jalannya pertandingan.

Magis Bellingham Memecah Kebuntuan

Drama sesungguhnya baru tercipta di babak kedua. Southgate melakukan penyesuaian taktis dengan mendorong Phil Foden lebih ke tengah, menciptakan overload di area sepertiga akhir. Hasilnya langsung terlihat. Menit ke-57, sebuah skema apik dari tendangan sudut pendek menghasilkan assist Foden yang mengarahkan bola ke kotak penalti. Bellingham yang lepas dari kawalan Leo Ostigard menyambar bola dengan voli kaki kanan yang menghujam deras ke pojok bawah gawang. 1-0 untuk Inggris, Hard Rock Stadium bergemuruh.

Norwegia mencoba merespons dengan memasukkan Alexander Sorloth di menit ke-65, bertransformasi ke formasi 4-4-2 dengan dua striker jangkung. Strategi ini sempat merepotkan lini belakang Inggris. Menit ke-72, umpan silang Julian Ryerson nyaris disundul Haaland, namun Jordan Pickford menunjukkan reflek kelas dunia dengan menepis bola dari bawah mistar. Momen ini menjadi titik balik psikologis. Inggris kembali mengontrol ritme dengan permainan possession-based yang sabar.

Puncaknya terjadi di menit ke-81. Serangan balik cepat yang diinisiasi intercept Rice di lini tengah berujung pada umpan terobosan Kane kepada Bellingham. Dengan dua sentuhan, gelandang Real Madrid itu melewati Nyland sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. 2-0, brace Bellingham memastikan kemenangan Inggris. Gol kedua ini sekaligus menegaskan statusnya sebagai pemain paling berpengaruh di laga ini dengan catatan 87% umpan akurat, 4 dribel sukses, dan 2 gol penentu.

Statistik Kunci dan Jalan Menuju Semifinal

Sepanjang 90 menit, Inggris mencatatkan total penguasaan bola 61 persen berbanding 39 persen milik Norwegia. Dari sisi efektivitas serangan, The Three Lions melepaskan 17 tembakan dengan 10 tepat sasaran, sementara Norwegia hanya mampu menciptakan 4 shots on target dari 9 percobaan. Clean sheet yang diraih Jordan Pickford merupakan yang keempat dalam lima pertandingan terakhir Inggris di turnamen ini, menegaskan solidnya koordinasi lini belakang yang digalang Stones dan Marc Guehi.

Kartu kuning yang diterima Odegaard dan assist Foden menjadi detail statistik yang melengkapi narasi pertandingan. Total pelanggaran kedua tim relatif rendah - masing-masing 10 dan 12 - menunjukkan duel yang berjalan fair meski tensi tinggi. VAR sempat meninjau potensi offside dalam proses gol pertama Bellingham, namun teknologi mengonfirmasi posisi pemain 22 tahun itu sah saat menerima bola.

Dampak rotasi Southgate juga patut dicatat. Keputusan memainkan Mainoo sejak menit awal sebagai partner Rice terbukti tepat. Duet ini memenangi 17 duel lini tengah dan efektif memutus aliran bola ke Odegaard yang hanya mencatatkan 45 sentuhan sepanjang laga. Di sisi lain, Solbakken mungkin akan menyesali taktik bertahan ultra-defensif yang terlalu pasif di 20 menit awal babak kedua, saat Inggris meningkatkan intensitas pressing tinggi dan akhirnya memecah kebuntuan.

Kemenangan ini mengantarkan Inggris menantang pemenang duel Brasil versus Uruguay di semifinal. Dengan performa Bellingham yang terus menanjak - kini telah mengoleksi 5 gol dan 3 assist di Piala Dunia 2026 - harapan untuk meraih trofi perdana sejak 1966 semakin membara. Sementara bagi Norwegia, kegagalan di perempat final tetap menjadi pencapaian terbaik sejak era keemasan tahun 1998, dengan Haaland dan Odegaard dipastikan akan kembali menjadi ancaman global di turnamen-turnamen mendatang.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User