Bitcoin Anjlok di Bawah $63.000 Usai Serangan AS ke Iran, Komentar Trump Perkeruh Pasar
Harga Bitcoin kembali tertekan dan merosot di bawah level psikologis $63.000 pada perdagangan Jumat pagi waktu Asia, setelah laporan serangan baru militer Amerika Serikat terhadap target di Iran memicu gelombang aksi jual aset berisiko. Ketidakpastia
Harga Bitcoin kembali tertekan dan merosot di bawah level psikologis $63.000 pada perdagangan Jumat pagi waktu Asia, setelah laporan serangan baru militer Amerika Serikat terhadap target di Iran memicu gelombang aksi jual aset berisiko. Ketidakpastian semakin bertambah ketika Presiden AS Donald Trump melontarkan komentar yang menghidupkan kembali kekhawatiran gesekan dagang dengan China. Dua tekanan geopolitik ini membuat investor kripto dan pasar tradisional secara bersamaan beralih ke aset safe haven, menekan mata uang digital utama hingga level terendah dalam dua minggu terakhir.
"Serangan Militer AS dan Reaksi Pasar
Menurut laporan yang dirilis oleh CoinDesk pada 17 Juli 2026, serangan militer terbaru AS terhadap fasilitas yang diduga terkait program nuklir Iran terjadi pada malam sebelumnya waktu setempat. Meskipun rincian operasi masih sangat terbatas, berita ini langsung memantik kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah yang dapat mengganggu pasokan energi global dan memicu ketidakstabilan di kawasan. Sebagai respon langsung, harga minyak mentah melonjak lebih dari 3%, sementara indeks saham utama di Asia dan kontrak berjangka AS mencatat penurunan signifikan. Di pasar kripto, Bitcoin yang sempat bertahan di kisaran $64.500 langsung turun tajam menembus support $63.000, diperdagangkan di level $62.800 pada pukul 07.30 UTC.
Komentar Trump tentang China Tambah Beban
Belum mereda dari sentimen perang, pasar kembali dihantam pernyataan kontroversial mantan presiden yang kembali mencalonkan diri, Donald Trump, yang mengindikasikan kemungkinan penerapan tarif baru terhadap impor dari China. Dalam sebuah wawancara, Trump menyebut bahwa “China harus membayar lebih” atas praktik dagang yang dianggap tidak adil, pernyataan yang langsung diinterpretasikan sebagai sinyal kembalinya perang dagang era 2018–2020. Ketidakpastian hubungan AS-China ini menambah daftar risiko bagi investor, terutama karena China merupakan mitra dagang utama dan kebijakan proteksionis dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Kombinasi dua krisis geopolitik dalam waktu bersamaan membuat indeks ketakutan dan keserakahan (Fear & Greed Index) kripto merosot ke zona “Fear” di angka 34, dari sebelumnya netral di 52.
Dampak Menyeluruh pada Pasar Kripto
Penurunan Bitcoin ikut menyeret sebagian besar altcoin ke zona merah. Ethereum turun 5,2% ke level $3.100, sementara Solana dan Cardano masing-masing terkoreksi lebih dari 7%. Total kapitalisasi pasar kripto global menyusut sekitar 4,8% menjadi $2,18 triliun dalam waktu 24 jam. Data dari platform derivatif menunjukkan likuidasi posisi long senilai lebih dari $220 juta terjadi hanya dalam tempo singkat, menandakan bahwa banyak pedagang yang terjebak pada sisi bullish sebelum sentimen berubah drastis. Volume perdagangan di bursa terpusat justru melonjak 40%, menandakan aksi jual panik cukup meluas, tetapi juga menunjukkan bahwa sebagian investor memanfaatkan penurunan untuk akumulasi.
Analisis: Geopolitik dan Korelasi dengan Aset Berisiko
Peristiwa ini semakin menegaskan korelasi Bitcoin dengan aset berisiko dalam jangka pendek, terutama ketika sentimen makro dan geopolitik mendominasi. Selama beberapa tahun terakhir, narasi Bitcoin sebagai “emas digital” atau penyimpan nilai sering diuji pada momen ketegangan global, dan hasilnya masih inkonsisten. Pada krisis kali ini, Bitcoin justru bergerak searah dengan saham teknologi dan berlawanan dengan emas yang menguat 1,8%. Beberapa analis yang dikutip dalam laporan CoinDesk menilai bahwa tekanan saat ini bersifat temporer dan bisa menjadi peluang beli jika ketegangan tidak berlanjut menjadi konflik terbuka. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa jika situasi Iran memburuk atau Trump secara resmi mengumumkan kebijakan tarif baru, koreksi bisa berlanjut hingga menguji level $60.000.
Penutup
Di tengah gejolak yang dipicu faktor di luar fundamental kripto, pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada dan mencermati perkembangan geopolitik secara saksama. Sejarah menunjukkan bahwa reaksi spontan sering kali berlebihan dan terkoreksi setelah informasi lebih jelas tersedia. Meski begitu, diversifikasi dan manajemen risiko tetap menjadi kunci di masa yang penuh ketidakpastian ini. Informasi ini disusun berdasarkan laporan CoinDesk dan sumber publik lainnya, serta tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Keputusan trading sepenuhnya ada di tangan masing-masing investor dengan mempertimbangkan toleransi risiko pribadi.
Sumber: CoinDesk
Disclaimer: Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum berinvestasi dalam aset kripto. Harga aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi.
Comments (0)