Barcelona Tundukkan Albacete 3-0, Araujo Cetak Gol Kedua

Skor akhir 3-0 untuk kemenangan mutlak Barcelona atas Albacete di perempat final Copa del Rey dini hari tadi. Gol kedua dari Ronald Araujo menjadi sorotan utama, memastikan langkah Blaugrana ke semifi...

Barcelona Tundukkan Albacete 3-0, Araujo Cetak Gol Kedua

Skor akhir 3-0 untuk kemenangan mutlak Barcelona atas Albacete di perempat final Copa del Rey dini hari tadi. Gol kedua dari Ronald Araujo menjadi sorotan utama, memastikan langkah Blaugrana ke semifinal tanpa cela.

Babak Pertama: Dominasi Mutlak Langsung Terbayar

Di bawah guyuran hujan ringan Estadio Carlos Belmonte, Barcelona langsung mengambil inisiatif. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih membuat tim tamu begitu mendikte ritme sejak menit awal. Menit ke-12, umpan terobosan brilian dari Lamine Yamal berhasil diakhiri dengan sontekan dingin Robert Lewandowski dari dalam kotak penalti. Gol pertama itu lahir dari serangan kilat lewat sayap kanan, memperlihatkan ketajaman Yamal yang malam itu menjadi pembeda. Albacete mencoba merespons lewat pressing tinggi, namun penguasaan bola Barcelona yang mencapai 68% di 30 menit pertama membuat tuan rumah lebih banyak bertahan.

Statistik babak pertama berbicara jelas: shots on target 5-1 untuk Barcelona, dengan total percobaan mencapai 9 kali. Albacete hanya mampu menciptakan satu peluang emas lewat sundulan striker mereka yang masih melambung tipis di atas mistar gawang Wojciech Szczesny. Kartu kuning pertama pun jatuh kepada gelandang Albacete karena pelanggaran keras terhadap Pedri di menit 35. Barcelona menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis namun dominasi yang nyaris sempurna.

Babak Kedua: Sundulan Araujo dan Kunci Kemenangan

Memasuki babak kedua, Albacete sempat meningkatkan intensitas dan menciptakan beberapa momen berbahaya lewat bola mati. Namun, justru Barcelona yang menggandakan keunggulan lewat skema set piece yang terencana. Menit ke-67, sebuah sepak pojok dari Gavi disundul keras oleh Ronald Araujo yang lepas dari kawalan bek lawan. Bola meluncur deras ke pojok kiri bawah tanpa bisa dihalau kiper Albacete. Gol kedua bagi Barcelona dan bagi Araujo musim ini di ajang Copa del Rey, membuat bek tengah asal Uruguay itu langsung merayakannya dengan penuh emosi.

Tertinggal dua gol, Albacete terpaksa membuka pertahanan. Barcelona memanfaatkan ruang kosong ini dengan serangan balik cepat. Menit ke-82, Fermin Lopez yang baru masuk sebagai pemain pengganti mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan dari Ilkay Gundogan. Gol itu semakin memastikan tidak ada kejutan di laga ini. Total penguasaan bola berakhir di angka 63% untuk Barcelona, dengan jumlah tembakan tepat sasaran 8-2. Disiplin pertahanan Blaugrana juga patut dipuji, mencatatkan clean sheet kedua secara beruntun di ajang domestik. VAR sempat memeriksa gol Lopez untuk potensi offside, namun teknologi membenarkan keputusan wasit.

Analisis Taktikal: Prabowo Formasi 4-2-3-1 dan Dampak Pemain Kunci

Pelatih Barcelona, yang malam itu memakai formasi dasar 4-3-3 namun sering bertransisi ke 4-2-3-1 saat menyerang, berhasil mematikan kreativitas lini tengah Albacete. Kombinasi pressing dari dua gelandang tengah, Frenkie de Jong dan Pedri, sukses memutus aliran bola lawan. Araujo tidak hanya tangguh dalam duel udara dengan 5 kemenangan aerial duel, tetapi juga mencatatkan 3 intersep penting.

Sosok Lamine Yamal layak mendapat pujian khusus. Dari sembilan dribel yang ia lakukan, enam di antaranya berhasil, sementara assist untuk gol pertama menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling berbahaya di Eropa. Di sisi lain, Albacete yang bermain dengan formasi 5-4-1 defensif hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit. Kartu kuning kedua untuk tim tuan rumah terpaksa diberikan setelah pelanggaran keras pada menit 55 terhadap Alejandro Balde, yang untungnya tidak berujung cedera serius.

Dengan hasil ini, Barcelona melaju ke semifinal Copa del Rey dan akan menunggu hasil undian. Performa kolektif yang solid, ditambah kontribusi gol dari pemain belakang seperti Araujo, menjadi modal berharga bagi tim asal Catalan itu dalam mengejar treble musim ini. Sementara bagi Albacete, perlawanan heroik di babak pertama belum cukup untuk membendung kualitas individu dan kolektif Barcelona yang memang jelas lebih unggul.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User