Barcelona Bantai FC Seoul 7-3, Hansi Flick Soroti Lini Belakang

Skor akhir: FC Seoul 3-7 Barcelona. Hujan sepuluh gol mewarnai laga persahabatan pramusim di Seoul World Cup Stadium, Kamis (31/7/2025) malam waktu setempat, ketika Barcelona membungkam perlawanan sen...

Barcelona Bantai FC Seoul 7-3, Hansi Flick Soroti Lini Belakang

Skor akhir: FC Seoul 3-7 Barcelona. Hujan sepuluh gol mewarnai laga persahabatan pramusim di Seoul World Cup Stadium, Kamis (31/7/2025) malam waktu setempat, ketika Barcelona membungkam perlawanan sengit tuan rumah dalam rangkaian tur Asia mereka. Hansi Flick tampak sangat reaktif di tepi lapangan sepanjang 90 menit — sesekali mengangkat tangan memberi instruksi, sesekali menggeleng keras saat lini belakangnya kebobolan — sebelum akhirnya tersenyum lebar melihat ketajaman timnya. Statistik akhir mencatat penguasaan bola 64 persen berbanding 36 persen, dengan 21 tembakan dan 11 shots on target untuk Blaugrana melawan sembilan tembakan (empat tepat sasaran) milik FC Seoul.

Flick menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1: Joan García di bawah mistar; Jules Koundé, Pau Cubarsí, Andreas Christensen, dan Alejandro Balde mengawal lini belakang; Frenkie de Jong serta Pedri sebagai double pivot; dengan Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Raphinha menopang Robert Lewandowski di ujung tombak. Di kubu tuan rumah, seluruh mata tertuju pada Jesse Lingard, mantan gelandang Manchester United yang kini menjadi marquee player FC Seoul.

Babak Pertama: Drama Lima Gol

Menit ke-8, publik Seoul terdiam. Pergerakan Raphinha di sisi kiri diakhiri umpan silang mendatar yang disambar Lewandowski dari jarak dekat — 0-1 untuk Barcelona. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Menit ke-22, serangan balik cepat FC Seoul membelah pertahanan Barca yang terlalu naik, dan penyelesaian dingin di dalam kotak penalti membuat skor kembali imbang 1-1.

Menit ke-34, Lamine Yamal menunjukkan kelasnya. Menerima bola di sayap kanan, sang wonderkid melakukan cut inside khasnya sebelum melepaskan tembakan kaki kiri melengkung ke tiang jauh — 1-2. FC Seoul menolak menyerah: menit ke-41, kesalahan koordinasi lini belakang Barcelona kembali dihukum tuan rumah, 2-2. Namun tepat sebelum jeda, menit ke-45+1, Yamal mencetak gol keduanya lewat penyelesaian first-time menyambut umpan terobosan Pedri. Babak pertama ditutup 2-3 untuk keunggulan tim Catalan.

Babak Kedua: Ferran Torres Show

Flick melakukan rotasi besar-besaran usai jeda — ciri khas laga pramusim. Ferran Torres, Gavi, dan Fermín López masuk, dan perubahan itu langsung berdampak. Menit ke-50, Andreas Christensen menanduk sepak pojok Raphinha untuk membawa Barca menjauh 2-4. FC Seoul sempat memperkecil kedudukan menjadi 3-4 pada menit ke-60 lewat eksekusi bola mati, gol ketiga mereka yang membuat Flick tampak jelas tak puas di pinggir lapangan.

Namun setelah itu, laga sepenuhnya menjadi milik Barcelona. Menit ke-70, Ferran Torres mencetak gol pertamanya lewat penyelesaian klinis memanfaatkan umpan silang Balde. Dua belas menit berselang, menit ke-82, penyerang bernomor punggung 7 itu menggandakan pundi golnya melalui serangan balik kilat — 3-6. Pesta gol ditutup menit ke-88 ketika Fermín López melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper tuan rumah. Skor akhir 3-7.

Catatan Taktik: Produktivitas Oke, Transisi Bertahan PR

Secara taktik, Barcelona tampil sangat dominan dalam penguasaan — 64 persen ball possession dengan akurasi umpan menyentuh angka 90 persen. Lini tengah De Jong-Pedri mengontrol tempo sepenuhnya. Namun tiga gol yang bersarang ke gawang Joan García semuanya lahir dari situasi transisi dan bola mati, sesuatu yang menjadi perhatian serius Flick mengingat La Liga 2025/26 tinggal hitungan hari.

"Kami mencetak tujuh gol, dan itu menunjukkan kualitas serta kedalaman skuad ini," ujar Flick usai laga. "Tapi saya tidak senang dengan tiga gol yang kami terima. Dalam pertandingan seperti ini, kami ingin membangun ritme, dan para pemain menunjukkan energi luar biasa. Masih ada detail yang harus diperbaiki sebelum musim dimulai."

Kemenangan ini memperpanjang catatan sempurna Barcelona di tur Asia 2025 setelah sebelumnya menaklukkan Vissel Kobe 3-1 di Jepang. Lamine Yamal dan Ferran Torres sama-sama mengemas brace, sementara Lewandowski, Christensen, dan Fermín melengkapi daftar pencetak gol. Selanjutnya, skuad Flick akan menutup tur melawan Daegu FC sebelum kembali ke Spanyol.

Bagi lebih dari 60 ribu penonton yang memadati stadion, laga ini menjadi hiburan sempurna: sepuluh gol, aksi bintang-bintang kelas dunia, dan duel menghibur hingga menit akhir. Bagi Flick, lembaran pramusim ini jadi bahan evaluasi berharga — ketajaman sudah terbukti, kini tinggal membenahi pertahanan sebelum kompetisi sesungguhnya bergulir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User